Selasa, 20 Oktober 2020

Bisnis Ternak Iguana Menjanjikan, Pria Madiun Pun Rela Resign dari Kerjaan

Angkasanews.id-
Senin, 27 Juli 2020 | 01:54WIB
2 menit baca
 Kristiana Rosa alias Ocha bermain-main dengan iguana di belakang rumahnya, Jl. Wira Bumi No. 63, Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Kamis (16/7/2020). (Abdul Jalil/Madiunpos.com)
Kristiana Rosa alias Ocha bermain-main dengan iguana di belakang rumahnya, Jl. Wira Bumi No. 63, Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Kamis (16/7/2020). (Abdul Jalil/Madiunpos.com)
16859678893602362891

Solopos.com, MADIUN — Ternak iguana kini bukan hanya menjadi sekedar hobi bagi pasangan muda asal Madiun, Kristiana Rosa dan Setia Dama Putra Pamungkas. Justru kini beternak iguana menjadi sumber pendapatan utama keluarga muda ini.

Sejak dua tahun lalu, keluarga Madiun ini berfokus untuk ternak iguana. Bahkan, Setia Dama Putra Pamungkas atau Imung, 31, sampai keluar dari pekerjaannya untuk membantu sang istri mengurus para indukan iguana.

Kristiana Rosa atau yang akrab disapa Ocha menceritakan suaminya sampai keluar dari pekerjaan setelah melihat potensi besar dalam bisnis hewan iguana ini. Ternyata langkah yang diambil suaminya benar, dalam satu tahun pertama indukan iguananya berhasil bertelur sampai 140 butir. Sedangkan yang berhasil menetas ada 110 butir.

Tak disangka-sangka, iguana anakan itu ternyata banyak yang meminati. Terutama mereka yang baru belajar memelihara reptil. Biasanya mereka memilih iguana karena lebih mudah dipelihara dan harganya cukup terjangkau.

“Sekarang yang merawat semua iguana ini ya kami berdua. Kegiatan setiap hari ya membersihkan kandang dan memandikan para iguana ini,” jelas dia saat ditemui di rumahnya di Jl. Wiro Bumi No. 63, Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun.

Dia menuturkan pada saat pandemi Covid-19 ini justru penjualan iguana anakan sangat tinggi. Hal ini karena banyak orang yang selama masa pandemi bekerja maupun belajar di rumah. Sehingga mereka mencari kesibukan lain untuk memelihara hewan.

“Saat pandemi ini banyak yang mencari iguana untuk dijadikan hewan peliharaan. Selama pandemi ini, satu bulan bisa menjual sampai 10 ekor. Pembelinya ada yang dari Jakarta sampai Surabaya,” ujarnya.

Untuk merawat para iguana ini memang tidak sulit. Hanya perlu diberi makanan seperti buah-buahan dan sayuran. Tidak hanya itu, sesekali iguana ini juga memerlukan vitamin. “Satu hari biasanya membutuhkan pepaya tiga buah dan kecambah 2 kg. Ini untuk puluhan iguana di sini,” kata dia.

Pakan dan Vitamin

Ocha menuturkan untuk satu bulan biasanya menghabiskan Rp600.000 untuk kebutuhan pakan dan vitamin. Tetapi, kalau saat sedang hamil justru kebutuhan pangannya meningkat menjadi Rp1 juta per bulan.

“Kalau hamil, para iguana ini kebutuhan pangannya semakin banyak. Jadi untuk membeli makanan pun harus lebih banyak,” kata ibu satu anak ini.

Ocha menuturkan iguana ini sebenarnya bukan hewan yang liar dan suka menggigit. Sehingga iguana ini juga ramah bagi anaknya. Namun, iguana ini tidak bisa sembarangan diberikan kepada anak.

“Memang tidak menggigit, tapi cakarnya itu bisa melukai kulit. Saya sudah sering kena cakar saat memegangnya. Ini sampai merah-merah. Iguana ini relatif tidak berbahaya,” kata dia.

 

Sumber : https://www.solopos.com

Peristiwa

Hukum & Kriminal

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading

Tulis Komentar Anda

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkini Lainnya

Bumdes Kemudo Makmur Prambanan Klaten Tetap Berjalan Lancar di tengah Pandemi Covid 19

Bumdes Kemudo Makmur Prambanan Klaten tetap berjalan lancar di tengah Pandemi Covid 19. Pengelolaan Badan…

Deklarasi Bersama,Komitmen Tolak Unjuk Rasa Anarkis Masyarakat Klaten

Deklarasi Bersama,Komitmen Tolak Unjuk Rasa Anarkis Masyarakat Klaten.. Polres Klaten dan berbagai elemen masyarakat Klaten…

Pemdes Kebonalas Manisrenggo Klaten Bangun Kantor Desa Baru Senilai Rp 700 Juta.

Pemerintah Desa Kebonalas Kecamatan Manisrenggo Klaten Bangun Kantor Desa baru dengan anggaran senilai RP 700…

Ribuan KK di Kecamatan Manisrenggo Klaten yang terdampak Covid 19 mendapat Bantuan Paket Sembako

Ribuan KK di Kecamatan Manisrenggo Klaten yang terdampak Covid 19 mendapat Bantuan Paket Sembako. KBRN,…

Budidaya Maggot Di Desa Joho Prambanan Klaten Akan Menggandeng Perguruan Tinggi.

Budidaya Maggot Di Desa Joho Prambanan Klaten Akan Menggandeng Perguruan Tinggi. Kepala Desa Joho Sulis…

Pengembang Siapkan Ratusan Rumah Untuk Warga Klaten Yang Terdampak Pembangunan Proyek Jalan Tol Jogja-Solo

Pengembang siapkan Ratusan Rumah untuk warga Klaten yang terdampak Pembangunan Proyek Jalan Tol Jogja-Solo. Unit…

Uji Coba PTM Di SMP N 1 Karangdowo Klaten Tahap Pertama Hingga Ke Empat Berjalan Lancar.

Uji Coba PTM Di SMP N 1 Karangdowo Klaten Tahap Pertama  Hingga Tahap Ke Empat …

Dampak Covid 19, PBB di Kecamatan Karangdowo Klaten baru Capai 75 %

Dampak Covid 19 PBB di Kecamatan Karangdowo Klaten Baru capai 75 %. Akibat Covid-19 pendapatan…

5 SMP N di Klaten Uji Coba PTM berjalan baik dan Lancar

5 SMP N di Klaten Uji Coba  PTM hari pertama  berjalan baik dan Lancar. Kepala…

Kesadaran Warga Kemalang Klaten Cukup Tinggi, PBB Bisa Capai 98 % Meskipun Covid 19

Kesadaran Warga Kemalang Klaten Cukup Tinggi, PBB bisa Capai 98 persen meskipun Covid 19.  …