Jumat, 23 April 2021

Terbentuknya 20 KWT Bermanfaat Bagi Ibu Rumah Tangga di Masa Pandemi Covid 19

Angkasanews.id-
Jumat, 28 Agustus 2020 | 14:44WIB
2 menit baca
kelompok tani
16859678893602362891

Desa Joho, Kecamatan Prambanan, Klaten Membentuk 20 Kelompok Wanita Tani (KWT)

Penyuluh Pertanian Lapangan PPL Desa Joho Suhargo mengatakan, Pembentukan KWT itu dilakukan pada 2018 lalu. Masing-masing KWT membuat pekarangan kelompok memanfaatkan pekarangan rumah warga yang tak termanfaatkan. Dari pekarangan itu, para ibu-ibu yang tergabung dalam KWT menanami aneka sayuran dan saat ini ada 20 KWT”tandasnya Jumat (28/8/2020).

Dijelaskan pada  awalnya ada satu kelompok ibu-ibu yang ingin berlatih bercocok tanam.  ibu-ibu itu dilatih  dari PPL Kecamatan Pramabanan  untuk  bercocok tanam sayur secara organik untuk memperbaiki gizi keluarga agar mengonsumsi sayuran organik”.

Dari pelatihan itu terbentuk satu KWT. Setelah satu tahun berjalan, KWT berkembang ke setiap RT hingga terbentuk 20 KWT. “Awalnya itu dari 30 ibu-ibu menjadi satu KWT sekarang menjadi 20 KWT,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua Paguyuban KWT Joho, Dewi Yulis Tanto mengatakan  jumlah KWT di desa Joho terus berkembang pada 2019 silam. Untuk modal awal pengembangan itu, ibu-ibu di setiap RT patungan.

Di setiap RT Ibu Ibu  membuat lahan kelompok. Lahan tersebut  memanfaatkan pekarangan warga yang tak termanfaatkan. Selain menjadi lahan untuk pengembangan sayuran kelompok, lahan tersebut menjadi lokasi berkumpul dan berbagi ilmu cara budi daya sayuran secara organik”Jelasnya.

Sedangkan Masing-masing kelompok terdiri dari 30-40 orang tergantung jumlah ibu-ibu yang ada di setiap RT dan  setiap anggota KWT menanam sayuran di pekarangan rumah masing-masing seperti terong,Bayam,cabai ,Kubis dan lainya bisa untuk kebutuhan sehari harinya tidak berbelanja kepasar 

Terkait terbentuk KWT Di Desa Joho setiap bulannya bisa mendapatkan keuntungan  Rp250.000-300.000 per KWT untuk kas.

Di sisi lain Bupati Klaten, Sri Mulyani, mengatakan  pengembangan rumah pangan lestari melalui KWT di Joho sangat mengapresiasi karena menjadi hikmah dibalik pandemi Covid-19 karena Ibu-ibu yang kreatif  bisa memanfaatkan lahan  pekarangan mereka untuk menanam sayur sehingga tidak perlu keluar rumah. Ini juga menghemat pengeluaran keluarga. Ibu-ibu tidak lagi meminta uang tambahan ke suami untuk membeli sayuran keluarga,” tandas Bupati Klaten Sri Mulyani pada kegiatan  gerakan  Berkebun di lahan Pekarangan di Desa Joho Prambanan Klaten Jumat(28/8/20) sore.

Sementara Itu Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan DPKPP Klaten Widiyanti mengatakan  pemanfaatan pekarangan memiliki peranan yg penting dalam mensupport menyokong ketahanan pangan keluarga sehingga pada saat awal pandemi covid 19 yakni ibu rumah tangga tidak keluar rumah,dengan adanya pekarangan bisa mencukupi dan ini menjadi bukti bahwa pemanfaatan pekarangan selain bisa untuk mencukup kebutuhan pangan keluarga ternyata juga bisa menambah pendapatan keluarga.

Kami mendapatkan laporan bahwa untuk memberi uang saku anaknya tidak perlu meminta suaminya. ada juga yg untuk mencukupi kebutuhan hidupnya bisa terpenuhi  dari pekarangan yang sedang digarap” ungkapnya. (YN) 

Peristiwa

Hukum & Kriminal

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading

Tulis Komentar Anda

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkini Lainnya

BPBD Klaten Gelar Pembekalan Dan Susun Skenario Mitigasi Gempa Bumi

BPBD Klaten Gelar Pembekalan & Susun Skenario Mitigasi Gempa Bumi. : Bertempat di Pendopo Pemkab, Badan…

Imam Sholat Taraweh Positif Covid,Masjid Sementara di Tutup

Imam Sholat Taraweh Positif Covid , Masjid Sementara di Tutup Seorang Imam Shalat Tarawih di Masjid…

Polres Klaten Bagikan Takjil dan Masker Gratis Kepada Masyarakat

Polres Klaten Bagikan Takjil dan Masker Gratis Kepada Masyarakat. Polres Klaten membagikan 950 takjil gratis…

Aparat Gabungan Klaten Gelar Operasi Yustisi Untuk Menekan Kasus Covid

Aparat Gabungan di Klaten Gelar Operasi Yustisia Untuk Menekan Kasus Covid. Personel gabungan dari Polres…

Polres Klaten Miliki Gedung Pelayanan Terppadu Berbasis IT

Polres Klaten Miliki Gedung Pelayanan Terpadu Berbasis IT Polres Klaten kini miliki sebuah bangunan yang…

Kapolda Jateng Mengapresiasi Gedung Layanan Terpadu Berbasis IT Polres Klaten

Kapolda Jateng Mengapresiasi  Gedung Layanan Terpadu Berbasis IT Polres Klaten Kapolda Jateng Irjen Pol Drs…

Tahun 2022 Klaten Memprioritaskan Pembangunan Ekonomi

Tahun 2022 Klaten Memprioritaskan  Pembangunan Ekonomi Bupati Klaten Hj. Sri Mulyani membuka Rapat Koordinasi Dan…

Penerimaan BST Warga Terdampak Covid 19 di 3 Desa di Prambanan Klaten

Penerimaan BST Warga Terdampak Covid di 3 Desa di Prambanan Klaten Sebanyak 371 KK Warga…

BST di Desa Taji Klaten Menurun,Warga Mempertanyakan Kades

BST di Desa Taji Klaten Menurun,Warga Mempertanyakan Kades. KBRN, Klaten :Sebanyak 178  KK  Warga Desa…

Warga Taskombang Klaten Nikmati Air Bersih Program Pamsimas

Warga Taskombang Klaten  Menikmati Air Bersih Program Pamsimas. Kepala Desa Taskombang Kecamatan Manisrenggo Klaten Aris…