Selasa, 20 Oktober 2020

Dongkrak Penjualan Bisnis Properti, Begini Solusinya

Angkasanews.id-
Senin, 27 Juli 2020 | 01:56WIB
2 menit baca
propeti
16859678893602362891

Solopos.com, JAKARTA — Tidak bisa dimungkiri, virus corona membuat para pengusaha properti harus putar otak untuk memasarkan produk mereka.

Commercial and Business Development Director AKR Land, Alvin Andronicus, mengatakan penjualan secara umum masih ada pasarnya. Tetapi perlu pengenalan produk yang ditawarkan secara personal melalui web meeting seperti Zoom maupun via media sosial.

“Pengenalan juga harus yang simpel berupa video touring seperti program digital 360°,” ujarnya kepada Bisnis.com, Senin (06/7/2020).

Protokol Kesehatan

Bagi kalangan pengembang, situasi seperti ini bukan berarti harus berdiam diri. Karena justru akan membuat kondisi perusahaan semakin terpukul. Sekurangnya, branding produk yang diikuti dengan berbagai promo menarik tetap diluncurkan dengan lebih fokus pada pasar besar yang paling membutuhkan.

Selain itu, berkunjung ke galeri pemasaran dengan mengikuti aturan protokol kesehatan dapat juga dilakukan saat situasi seperti ini.

Menurutnya, harga diskon dan pemudahan pembayaran menjadi faktor penting calon pembeli. Developer juga harus memastikan bahwa angsuran dapat dijangkau dengan baik.

“Extra gimmick maupun seperti fully furnish unitnya akan sangat membantu penjualan terutama yang ready to stay. Kami pun memberi down payment yang ringan serta angsuran yang cukup panjang,” ucapnya.

Alvin menuturkan saat ini kendala yang dialami oleh calon pembeli adalah soal pembayaran. Karena banyaknya calon pembeli yang terkena dampak Covid-19. Namun, sebagai pengguna calon pembeli ini tetap membutuhkan hunian.

Hal ini menyebabkan negosiasi harga menjadi cukup alot agar dapat bertahan dengan harga jual atau memberikan diskon besar.

“Ini dilakukan agar tetap bisa menjual unit tersebut dan dapat membantu cash inflow selama beberapa bulan ini penjualan. Kami terus optimalisasi tim serta promo yang cukup gencar tetap dilakukan,” lanjut Alvin.

Sementara itu, Direktur PT Ciputra Development Tbk. (CTRA), Harun Hajadi, berpendapat bahwa saat ini dengan adanya pandemi, konsumen pasti menunda pembeliannya karena bukan kebutuhan utama, apalagi pada saat seperti sekarang.

“Konsumen big ticket items pasti menunda pembeliannya. Yang ada adalah demand yang tertunda dan sebagai akibatnya, nanti akan ada pent up demand,” katanya.

Menurutnya, strategi tiap-tiap developer pasti ada. Permintaan yang ada sekarang mayoritas adalah end user sebab memang membutuhkan rumah saat ini.

 

Sumber : https://www.solopos.com

Peristiwa

Hukum & Kriminal

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading

Tulis Komentar Anda

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkini Lainnya

Bumdes Kemudo Makmur Prambanan Klaten Tetap Berjalan Lancar di tengah Pandemi Covid 19

Bumdes Kemudo Makmur Prambanan Klaten tetap berjalan lancar di tengah Pandemi Covid 19. Pengelolaan Badan…

Deklarasi Bersama,Komitmen Tolak Unjuk Rasa Anarkis Masyarakat Klaten

Deklarasi Bersama,Komitmen Tolak Unjuk Rasa Anarkis Masyarakat Klaten.. Polres Klaten dan berbagai elemen masyarakat Klaten…

Pemdes Kebonalas Manisrenggo Klaten Bangun Kantor Desa Baru Senilai Rp 700 Juta.

Pemerintah Desa Kebonalas Kecamatan Manisrenggo Klaten Bangun Kantor Desa baru dengan anggaran senilai RP 700…

Ribuan KK di Kecamatan Manisrenggo Klaten yang terdampak Covid 19 mendapat Bantuan Paket Sembako

Ribuan KK di Kecamatan Manisrenggo Klaten yang terdampak Covid 19 mendapat Bantuan Paket Sembako. KBRN,…

Budidaya Maggot Di Desa Joho Prambanan Klaten Akan Menggandeng Perguruan Tinggi.

Budidaya Maggot Di Desa Joho Prambanan Klaten Akan Menggandeng Perguruan Tinggi. Kepala Desa Joho Sulis…

Pengembang Siapkan Ratusan Rumah Untuk Warga Klaten Yang Terdampak Pembangunan Proyek Jalan Tol Jogja-Solo

Pengembang siapkan Ratusan Rumah untuk warga Klaten yang terdampak Pembangunan Proyek Jalan Tol Jogja-Solo. Unit…

Uji Coba PTM Di SMP N 1 Karangdowo Klaten Tahap Pertama Hingga Ke Empat Berjalan Lancar.

Uji Coba PTM Di SMP N 1 Karangdowo Klaten Tahap Pertama  Hingga Tahap Ke Empat …

Dampak Covid 19, PBB di Kecamatan Karangdowo Klaten baru Capai 75 %

Dampak Covid 19 PBB di Kecamatan Karangdowo Klaten Baru capai 75 %. Akibat Covid-19 pendapatan…

5 SMP N di Klaten Uji Coba PTM berjalan baik dan Lancar

5 SMP N di Klaten Uji Coba  PTM hari pertama  berjalan baik dan Lancar. Kepala…

Kesadaran Warga Kemalang Klaten Cukup Tinggi, PBB Bisa Capai 98 % Meskipun Covid 19

Kesadaran Warga Kemalang Klaten Cukup Tinggi, PBB bisa Capai 98 persen meskipun Covid 19.  …