Jumat, 23 April 2021

Dongkrak Penjualan Bisnis Properti, Begini Solusinya

Angkasanews.id-
Senin, 27 Juli 2020 | 01:56WIB
2 menit baca
propeti
16859678893602362891

Solopos.com, JAKARTA — Tidak bisa dimungkiri, virus corona membuat para pengusaha properti harus putar otak untuk memasarkan produk mereka.

Commercial and Business Development Director AKR Land, Alvin Andronicus, mengatakan penjualan secara umum masih ada pasarnya. Tetapi perlu pengenalan produk yang ditawarkan secara personal melalui web meeting seperti Zoom maupun via media sosial.

“Pengenalan juga harus yang simpel berupa video touring seperti program digital 360°,” ujarnya kepada Bisnis.com, Senin (06/7/2020).

Protokol Kesehatan

Bagi kalangan pengembang, situasi seperti ini bukan berarti harus berdiam diri. Karena justru akan membuat kondisi perusahaan semakin terpukul. Sekurangnya, branding produk yang diikuti dengan berbagai promo menarik tetap diluncurkan dengan lebih fokus pada pasar besar yang paling membutuhkan.

Selain itu, berkunjung ke galeri pemasaran dengan mengikuti aturan protokol kesehatan dapat juga dilakukan saat situasi seperti ini.

Menurutnya, harga diskon dan pemudahan pembayaran menjadi faktor penting calon pembeli. Developer juga harus memastikan bahwa angsuran dapat dijangkau dengan baik.

“Extra gimmick maupun seperti fully furnish unitnya akan sangat membantu penjualan terutama yang ready to stay. Kami pun memberi down payment yang ringan serta angsuran yang cukup panjang,” ucapnya.

Alvin menuturkan saat ini kendala yang dialami oleh calon pembeli adalah soal pembayaran. Karena banyaknya calon pembeli yang terkena dampak Covid-19. Namun, sebagai pengguna calon pembeli ini tetap membutuhkan hunian.

Hal ini menyebabkan negosiasi harga menjadi cukup alot agar dapat bertahan dengan harga jual atau memberikan diskon besar.

“Ini dilakukan agar tetap bisa menjual unit tersebut dan dapat membantu cash inflow selama beberapa bulan ini penjualan. Kami terus optimalisasi tim serta promo yang cukup gencar tetap dilakukan,” lanjut Alvin.

Sementara itu, Direktur PT Ciputra Development Tbk. (CTRA), Harun Hajadi, berpendapat bahwa saat ini dengan adanya pandemi, konsumen pasti menunda pembeliannya karena bukan kebutuhan utama, apalagi pada saat seperti sekarang.

“Konsumen big ticket items pasti menunda pembeliannya. Yang ada adalah demand yang tertunda dan sebagai akibatnya, nanti akan ada pent up demand,” katanya.

Menurutnya, strategi tiap-tiap developer pasti ada. Permintaan yang ada sekarang mayoritas adalah end user sebab memang membutuhkan rumah saat ini.

 

Sumber : https://www.solopos.com

Peristiwa

Hukum & Kriminal

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading

Tulis Komentar Anda

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkini Lainnya

BPBD Klaten Gelar Pembekalan Dan Susun Skenario Mitigasi Gempa Bumi

BPBD Klaten Gelar Pembekalan & Susun Skenario Mitigasi Gempa Bumi. : Bertempat di Pendopo Pemkab, Badan…

Imam Sholat Taraweh Positif Covid,Masjid Sementara di Tutup

Imam Sholat Taraweh Positif Covid , Masjid Sementara di Tutup Seorang Imam Shalat Tarawih di Masjid…

Polres Klaten Bagikan Takjil dan Masker Gratis Kepada Masyarakat

Polres Klaten Bagikan Takjil dan Masker Gratis Kepada Masyarakat. Polres Klaten membagikan 950 takjil gratis…

Aparat Gabungan Klaten Gelar Operasi Yustisi Untuk Menekan Kasus Covid

Aparat Gabungan di Klaten Gelar Operasi Yustisia Untuk Menekan Kasus Covid. Personel gabungan dari Polres…

Polres Klaten Miliki Gedung Pelayanan Terppadu Berbasis IT

Polres Klaten Miliki Gedung Pelayanan Terpadu Berbasis IT Polres Klaten kini miliki sebuah bangunan yang…

Kapolda Jateng Mengapresiasi Gedung Layanan Terpadu Berbasis IT Polres Klaten

Kapolda Jateng Mengapresiasi  Gedung Layanan Terpadu Berbasis IT Polres Klaten Kapolda Jateng Irjen Pol Drs…

Tahun 2022 Klaten Memprioritaskan Pembangunan Ekonomi

Tahun 2022 Klaten Memprioritaskan  Pembangunan Ekonomi Bupati Klaten Hj. Sri Mulyani membuka Rapat Koordinasi Dan…

Penerimaan BST Warga Terdampak Covid 19 di 3 Desa di Prambanan Klaten

Penerimaan BST Warga Terdampak Covid di 3 Desa di Prambanan Klaten Sebanyak 371 KK Warga…

BST di Desa Taji Klaten Menurun,Warga Mempertanyakan Kades

BST di Desa Taji Klaten Menurun,Warga Mempertanyakan Kades. KBRN, Klaten :Sebanyak 178  KK  Warga Desa…

Warga Taskombang Klaten Nikmati Air Bersih Program Pamsimas

Warga Taskombang Klaten  Menikmati Air Bersih Program Pamsimas. Kepala Desa Taskombang Kecamatan Manisrenggo Klaten Aris…