Sabtu, 24 Juli 2021

Rapid Test Mahal, Ombudsman Jateng Sebut Jadi Komoditas Bisnis

Angkasanews.id-
Senin, 27 Juli 2020 | 02:00WIB
2 menit baca
 Ilustrasi hasil rapid test. (Freepik)
Ilustrasi hasil rapid test. (Freepik)
16859678893602362891

Solopos.com, SEMARANG — Ombudsman Jawa Tengah (Jateng) menilai rapid test saat ini sudah menjadi komoditas bisnis. Hal ini menyusul ditemukannya banyak rapid test di sejumlah rumah sakit di Semarang, Jateng, yang dibanderol dengan harga mahal.

Kepala Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Jateng, Siti Farida, mengatakan rapid test idealnya digratiskan karena dianggap pemerintah sebagai salah satu upaya memutus rantai penularan Covid-19.

“Kalau rapid test bisa untuk memotong mata rantai penularan Covid-19, maka ketika ada potensi kerumunan di pasar dan mal harusnya dilakukan rapid test massal. Tapi, ternyata sekarang kan substansi layanannya sudah bergeser. Sekarang cuma jadi komoditas dagang, di mana ada peluang usaha dan peluang dagang maka tiba-tiba dimunculkan rapid test,” ujar Farida kepada wartawan di kantornya, Semarang, Rabu (8/7/2020).

Ia mengaku rapid test mandiri di Semarang selama ini hanya sebatas dilakukan di beberapa tempat tanpa patokan aturan yang jelas. Padahal di halte bus, pelabuhan, terminal dan stasiun juga memiliki tingkat kerumunan warga yang tinggi dan membutuhkan rapid test.

“Tapi kalau sekarang kan udah beda. Urgensi rapid test sudah bergeser untuk melengkapi syarat berpergian melalui pesawat terbang maupun kereta api. Harusnya negara menggratiskan atau mensubsidi layanan rapid test,” tuturnya.

Farida juga mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng, dalam hal ini Dinas Kesehatan untuk mengungkap ketersediaan rapid test kit ke publik.

SE Kemenkes

Sementara itu, Asisten Bidang Komunikasi Strategis Ombudsman Jateng, Belinda Wasistiyana Dewanty, mengaku tarif rapid test mulai menurun. Penurunan terjadi di sejumlah tempat pasca-terbitnya surat edaran Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Ia mencontohkan rapid test yang sebelumnya di banderol Rp290.000 di bandara, kini turun Rp150.000. “Nah, yang awalnya kita menemukan biaya rapid sangat mahal sekitar Rp260.000-Rp450.000, hari ini turun jadi Rp150.000,” ujarnya.

Meski demikian, beberapa rumah sakit masih menerapkan biaya rapid test tinggi antara Rp250.000-Rp500.000. “Ada perbedaan tarif yang sangat tajam. Ini kan jadi arahnya sudah ke bisnis. Maka harus diseragamkan,” ujarnya.

 

Sumber : https://www.solopos.com

Peristiwa

Hukum & Kriminal

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading

Tulis Komentar Anda

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkini Lainnya

SMP N 2 Karangnongko di Lereng Merapi Gelar MPLS Secara Online Berjalan Lancar

SMP N 2 Karangnongko di Lereng Merapi Gelar MPLS Secara Online Berjalan Lancar Kepala Sekolah…

SMP N 2 Manisrenggo Klaten Gelar MPLS Secara Online

SMP Negeri 2 Manisrenggo Klaten Gelar MPLS Secara Online SMP N 2 Manisrenggo Klaten Jawa…

Kabar Gembira,Pemkab Klaten Membuka 154 Lowongan CPNS

Kabar Gembira, Pemkab Klaten Membuka 154 Lowongan CPNS. Ada kabar gembira bagi masyarakat Klaten, khususnya…

Tekan Covid 19,Polres Klaten Gelar Operasi Yustisi Prokes dan Patroli Penertiban Warung

Tekan Covid 19,Polres Klaten Gelar Operasi Yustisi Prokes dan Patroli Penertiban Warung Saat ini PPKM…

Pemcam Manisrenggo Klaten Lengkapi Sarana dan Prasarana Tempat Isolasi Terpusat Pasien Covid 19

Pemcam Manisrenggo Klaten Lengkapi Sarana dan Prasarana tempat Isolasi Terpusat pasien Covid 19   KBRN;Klaten…

Cegah Kasus Covid 19,Candi Borobudur Ditutup Sementara

Cegah Kasus Covid 19, Candi Borobudur Ditutup Sementara PT  Taman  Wisata  Candi  Borobudur,  Prambanan  & …

Aparat Gabungan di Klaten Tutup Warung dan Tempat Usaha Yang Buka di Atas Pukul 21.00 Wib

Aparat Gabungan di Klaten Tutup Warung dan Tempat Usaha yang Buka di Atas pukul 21.00…

Kasus Covid 19 di Klaten Menggila Musda KAHMI Dipersingkat

Kasus Covid 19 di Klaten Menggila, Musda KAHMI Dipersingkat Karena Kabupaten Klaten kini sedang zona…

TNI dan Rakyat Gotong Royong Pengecoran Jalan Desa

TNI dan Rakyat Gotong Royong  Pengecoran Jalan Desa TNI dan rakyat yang tergabung dalam TMMD…

Ribuan Warga Jadi Sasaran ,Serbuan Vaksinasi di Klaten

Ribuan Warga Jadi Sasaran ‘Serbuan Vaksinasi’ di Klaten Polres Klaten bersama Kodim dan Pemkab Klaten…