Jumat, 23 April 2021

Kaji 20 Cagar Budaya, Pemkab Karanganyar Bakal Ajukan Anggaran Rp80 Juta

Angkasanews.id-
Senin, 27 Juli 2020 | 02:40WIB
2 menit baca
 Tugu Ngipik di Karangpandan menjadi salah satu diantara 12 Benda Cagar Budaya (BCB) di Karanganyar. (Solopos/Candra Mantovani)
16859678893602362891

Solopos.com, KARANGANYAR – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karanganyar berencana untuk mengajukan anggaran guna penetapan dan pengkajian 20 objek cagar budaya di Karanganyar. Hal ini lantaran ke-20 objek tersebut dianggap sudah mendesak untuk segera dilakukan tindak lanjut.

Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karanganyar, Sawaldi, mengatakan jika saat ini proses pengkajian yang bekerjasama dengan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Sragen dan juga penetapan benda cagar budaya (BCB) masih terkendala dana.

Hal ini lantaran dana yang sebelumnya ada dialihkan untuk penanganan pandemi Covid-19. Rencananya, pihaknya akan mengajukan kembali anggaran pengkajian dan penetapan BCB di anggaran perubahan selanjutnya.

“Untuk saat ini kami masih mengerjakan apa yang kami bisa lakukan dulu. Salah satunya ya merespon laporan warga kalau ada temuan yang diduga punya nilai sejarah akan langsung kami datangi untuk diperiksa. Untuk kajian dengan tim ahli sementara kami menunggu anggaran perubahan dulu,” jelas dia kepada Solopos.com Selasa (23/6/2020).

Ada 20 BCB

Rencananya, ada sebanyak 20 objek yang akan diajukan untuk dikaji dan ditetapkan sebagai BCB. Salah satunya adalah Menara Kostin yang ada di Dusun Sentono, Tawangsari, Kerjo, Karanganyar. Menara tersebut diyakini sisa bangunan era kolonial Belanda yang berfungsi sebagai pabrik pewarna berbahan dasar daun tom.

“Kami prioritaskan dulu untuk yang sudah urgent dikaji dan ditetapkan. Totalnya 20 untuk tahun ini. Tapi kami masih menunggu anggaran dulu untuk melakukannya,” imbuh Sawaldi.

Sawaldi menjelaskan, hitungan kasar yang dipetakan untuk pengkajian dan penetapan 20 BCB yang akan diajukan di anggaran perubahan sekitar Rp80 juta. Meskipun begitu, menurutnya angka tersebut belum fix dan akan kembali dikalkulasi sebelum benar-benar diajukan.

“Anggaran untuk berbagai hal seperti kerjasama dengan TACB Sragen dan operasional lainnya. Pekan depan masih kami kalkulasi lagi untuk nominal anggaran yang benar-benar kami butuhkan ada berapa,” kata dia.

 

Sumber : https://www.solopos.com

Peristiwa

Hukum & Kriminal

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading

Tulis Komentar Anda

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkini Lainnya

BPBD Klaten Gelar Pembekalan Dan Susun Skenario Mitigasi Gempa Bumi

BPBD Klaten Gelar Pembekalan & Susun Skenario Mitigasi Gempa Bumi. : Bertempat di Pendopo Pemkab, Badan…

Imam Sholat Taraweh Positif Covid,Masjid Sementara di Tutup

Imam Sholat Taraweh Positif Covid , Masjid Sementara di Tutup Seorang Imam Shalat Tarawih di Masjid…

Polres Klaten Bagikan Takjil dan Masker Gratis Kepada Masyarakat

Polres Klaten Bagikan Takjil dan Masker Gratis Kepada Masyarakat. Polres Klaten membagikan 950 takjil gratis…

Aparat Gabungan Klaten Gelar Operasi Yustisi Untuk Menekan Kasus Covid

Aparat Gabungan di Klaten Gelar Operasi Yustisia Untuk Menekan Kasus Covid. Personel gabungan dari Polres…

Polres Klaten Miliki Gedung Pelayanan Terppadu Berbasis IT

Polres Klaten Miliki Gedung Pelayanan Terpadu Berbasis IT Polres Klaten kini miliki sebuah bangunan yang…

Kapolda Jateng Mengapresiasi Gedung Layanan Terpadu Berbasis IT Polres Klaten

Kapolda Jateng Mengapresiasi  Gedung Layanan Terpadu Berbasis IT Polres Klaten Kapolda Jateng Irjen Pol Drs…

Tahun 2022 Klaten Memprioritaskan Pembangunan Ekonomi

Tahun 2022 Klaten Memprioritaskan  Pembangunan Ekonomi Bupati Klaten Hj. Sri Mulyani membuka Rapat Koordinasi Dan…

Penerimaan BST Warga Terdampak Covid 19 di 3 Desa di Prambanan Klaten

Penerimaan BST Warga Terdampak Covid di 3 Desa di Prambanan Klaten Sebanyak 371 KK Warga…

BST di Desa Taji Klaten Menurun,Warga Mempertanyakan Kades

BST di Desa Taji Klaten Menurun,Warga Mempertanyakan Kades. KBRN, Klaten :Sebanyak 178  KK  Warga Desa…

Warga Taskombang Klaten Nikmati Air Bersih Program Pamsimas

Warga Taskombang Klaten  Menikmati Air Bersih Program Pamsimas. Kepala Desa Taskombang Kecamatan Manisrenggo Klaten Aris…