Minggu, 9 Mei 2021

Padi Varietas Srinuk Harapan Bagi Petani Klaten Karena Hasilnya Menjanjikan

Angkasanews.id-
Jumat, 30 April 2021 | 15:05WIB
2 menit baca
panen
16859678893602362891

Padi Varietas ‘Srinuk’ Harapan Bagi Petani di Klaten.Karena Hasilnya Menjanjikan

Kabupaten Klaten sebagai salah satu wilayah lumbung beras di Provinsi Jawa Tengah makin menunjukkan eksistensinya. Selain jenis beras Rojolele yang menjadi unggulan, varietas jenis baru persembahan Bupati Klaten yaitu Srinuk. kini telah dikembangkan petani di wilayah Delanggu dan telah membuahkan hasil. 

Hal ini terlihat saat Bupati Klaten Hj. Sri Mulyani Jumat (30/04/21) berkesempatan melaksanakan Panen Raya Padi Srinuk di areal persawahan Desa Bowan Delanggu, didampingi Wakapolres, Plt Asisten II Setda, Kepala DPKPP, serta unsur Forkompimcam Delanggu.

Padi jenis Srinuk yang dipanen kali ini merupakan hasil tanam dari Kelompok Tani Krida Tani Desa Bowan. 

“Padi varietas Srinuk ini telah ditanam di wilayah Kecamatan Delanggu di areal sawah seluas 20 hektar dengan hasil produksi 7 ton per hektar gabah kering panen,” tandas  Koordinator PPl Kecamatan Delanggu Sugiyo di hadapan Bupati.

Lebih lanjut Sugiyo mengatakan , padi jenis Srinuk nantinya akan dikembangkan di beberapa desa dengan menggunakan pupuk organik. Pada bulan Mei Srinuk akan dikembangkan di Desa Jetis di areal lahan seluas 12 hektar dan desa Delanggu 6 hektar, dengan minimal areal tanam 5 hektar untuk desa lain.

Menurut salah satu anggota tani yang juga pengusaha penggilingan padi desa setempat, Srihadi, padi jenis srinuk memiliki beberapa keunggulan dibanding yang lain. 

“Padi Srinuk hasilnya lebih banyak bisa sekitar 7 ton dan memiliki rasa lebih pulen dan wangi,” ungkap Srihadi.

Terkait harga ia menjelaskan, untuk jenis Padi Srinuk bisa dijual Rp8800 per kilogram di atas Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp8300 per kilogram.

Ia  berharap, dengan harga beras bisa lebih tinggi, akan menarik minat generasi muda terhadap pertanian khususnya komoditas padi, meskipun nantinya dalam pengerjaan tidak mengandalkan pupuk bersubsidi.

Srihadi juga menjelaskan ketertarikan petani dengan padi Srinuk ini, karena dilihat dari fisik jelas berbeda dengan varietas lain yang sudah ada. Dirinya optimis dalam waktu dekat akan banyak petani menggunakan variteas padi Srinuk karena sudah terbukti memiliki banyak kelebihan dibanding jenis lain, yaitu rasa lebih pulen dan wangi serta perawatan mudah seperti padi jenis lain. 

Bupati dalam penjelasannya dihadapan petani menyampaikan bagamana ketertarikan petani terhadap varietas padi Srinuk ini, bila memang animonya tinggi maka tidak menutup kemungkinan untuk ditingkatkan penggunaannya dikalangan petani agar bisa berkembang. 

“Yang penting hasilnya sudah dilihat petani, untuk itu petani harus tertarik dulu, bila sudah tertarik maka bisa berkembang,” ujar  Bupati.

Di akhir acara, Srihadi mewakili petani lainnya menyampaikan harapannya kepada Bupati, agar program Srinuk bisa berjalan baik dan banyak diminati petani, serta harga jual memadai. Sehingga dengan harga jual memadai petani bisa membuktikan bahwa tanpa subsidi pupuk pun petani tetap bisa berkembang.”pungkasnya (Rilis .YM )
Editor ;Yon Mujiyono

 

Peristiwa

Hukum & Kriminal

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading

Tulis Komentar Anda

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkini Lainnya

Harga Sapi di Pasar Hewan Prambanan Klaten Naik Rp 1 Juta Per Ekor

Harga sapi di Pasar Hewan Prambanan Klaten Naik Rp 1 Juta Per Ekor. KBRN ;Klaten…

74 PKM di Desa Nangsri Klaten Terima BLT Dana Desa

74 KPM di Desa Nangsri Klaten Terima  BLT Dana Desa . Sebanyak 74 KK Warga…

Polsek Jogonalan Klaten Tangkap Pria Bawa Pistol Rakitan

Polsek Jogonalan Klaten Tangkap Pria Bawa Pistol Rakitan ajaran Polsek Jogonalan, Polres Klaten berhasil membekuk…

Penilaian Indek Tata Kelola Kepolosian Berbasis IT

Penilaian Indek Tata Kelola Kepolisian Berbasis IT Polres Klaten melaksanakan kegiatan penilaian Indeks Tata Kelola…

Ayah Bermoral Bejat Perkosa Anak Tirinya Bersama 2 Temannya

Ayah Bermoral Bejat Perkosa Anak Tirinya Bersama 2 Temanya. Polres Klaten menangkap 3 pria bejat…

Sebanyak 20 Makanan dan Minuman Produk UMKM Klaten Yang Tembus di Toko Modern Segera di Lounching

Sebanyak  20 makanan dan minuman  Produksi UMKM Klaten yang tembus di toko modern Segera di…

ASN Klaten Nekat Mudik Kena Sanksi Tegas,Karena di Larang

ASN Klaten Nekat Mudik Kena Sanksi Tegas,Karena di Larang Wakil Bupati Klaten Yoga Hardaya mengatakan…

Personil Gabungan Klaten Terus Perketat Pengendara Dari Luar di Perbatasan Jateng-DIY

Top of FormBottom of FormPersonil Gabungan Klaten Terus Perketat  Pengendara Dari Luar di Perbatasan Jateng-DIY….

Desa Kemudo Klaten Miliki Toko Desa Kamajaya Mart,Untuk Tampung Produk UMKM

Desa Kemudo Klaten Miliki  Toko Desa ‘Kamajaya Mart’Untuk Tampung Produk UMKM. Guna menampung hasil-hasil produk…

Pemkab Klaten Memperketat Mudik Lebaran 2021 dan Tempat Wisata

Pemkab Klaten Memperketat Mudik Lebaran 2021 Dan Tempat Wisata . Pemkab Klaten menyikapi kegiatan mudik…