Selasa, 27 Oktober 2020

3 Kali Kalah, Begini Perjalanan Gugatan Hukum Kasus Tabrak Lari Flyover Manahan Solo

Angkasanews.id-
Senin, 27 Juli 2020 | 03:01WIB
2 menit baca
 H-1 Lebaran 2020, lalu lintas di Flyover Manahan Solo terpantau ramai lancar (Solopos.com/Muhammad Ferri Setiawan).
H-1 Lebaran 2020, lalu lintas di Flyover Manahan Solo terpantau ramai lancar (Solopos.com/Muhammad Ferri Setiawan).
16859678893602362891

Solopos.com, SOLO — Lembaga Pengawasan dan Pengawalan Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI) berencana menggugat lagi ke pengadilan terkait kasus tabrak lari di flyover Manahan Solo.

LP3HI merupakan penasihat hukum keluarga Retnoningtri, korban meninggal dalam tabrak lari di flyover tersebut, 1 Juli 2019 lalu.

LP3HI berencana menggugat Polresta Solo lewat praperadilan meskipun tiga kali gugatan sebelumnya selalu kalah. Namun gugatan itu tertunda karena adanya pandemi Covid-19.

Penasihat hukum keluarga korban, Arif Sahudi, saat dijumpai wartawan, Rabu (1/7/2020), mengatakan telah menyampaikan penundaan tersebut kepada Marthen Jelipele.

Marthen merupakan suami korban kasus tabrak lari di flyover Manahan Solo. “Kalau pandemi virus corona ini sudah reda, pasti akan kami lakukan lagi,” ujar Arif Sahudi.

Sebelumnya, LP3HI Kota Solo menggugat Polresta Solo dengan tuntutan segera mengungkap pelaku tabrak lari yang menewaskan Retnoningtri. LP3HI juga menabur bunga simbol keprihatinannya di sebelah barat Flyover Manahan pada Senin (12/8/2019).

Gugatan pertama terkait kasus tabrak lari di flyover Manahan itu dipimpin hakim Pandu Budiono. Hakim memutuskan menolak seluruh gugatan LP3HI terkait penghentian penyidikan oleh kepolisian.

Tiga Alat Bukti

Awal September 2019, LP3HI kembali menggugat Polresta Solo. Tuntutannya agar polisi meningkatkan status penyelidikan ke penyidikan karena telah memiliki tiga alat bukti yang cukup.

Namun, hakim tunggal Supomo memutuskan menolak gugatan LP3HI dengan pertimbangan nebis in idem. Artinya perkara yang sama pernah digugat dalam praperadilan.

Akhir Oktober 2019, giliran Marthen Jelipele, suami korban kasus tabrak lari di flyover Manahan, Solo, itu menggugat Polresta Solo bersama Perkumpulan Bantuan Hukum Peduli Keadilan (Peka).

Marthen kecewa sudah lebih dari empat bulan, pelaku tabrak lari tak kunjung tertangkap. Namun, praperadilan ketiga Polresta Solo kembali memenangi gugatan.

Hakim tunggal Sunaryanto menganggap penggugat tidak masuk dalam kualifikasi pihak berkepentingan.

Sementara itu, Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Afrian Satya Permadi mewakili Kapolresta Solo Kombes Pol Andy Rifai menyebut gugatan itu adalah hak masyarakat.

Saat persidangan penyidik siap menyampaikan perkembangan kasus itu. “Tidak apa-apa, itu hak. Nanti kami sampaikan perkembangannya,” ujar dia.

 

Sumber : https://www.solopos.com/

Peristiwa

Hukum & Kriminal

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading

Tulis Komentar Anda

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkini Lainnya

SMP N 2 Manisrenggo Klaten Siap Uji Coba PTM,Jika Ditunjuk Disdik

SMP N 2 Manisrenggo Klaten Siap Uji Coba PTM,Jika Di tunjuk Disdik. SMP Negeri 2…

Humas Polres Klaten Bagikan Nasi Kotak Peringati Hari Jadi Ke 69

Humas Polres Klaten Bagikan Nasi Kotak Peringati Hari Jadi Ke 69 Jajaran Subbag Humas Polres…

Bawaslu Klaten Menilai Pengawasan Partisipasi Masyarakat Dalam Pilkada Masih Rendah

Bawaslu Klaten menilai Pengawasan Partisipasi Masyarakat dalam Pilkada masih Rendah.. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten…

Puluhan Pemuda Gotong Royong buat Akses Jalan Di Tengah Perkampungan

Puluhan Pemuda gotong Royong  buat Akses jalan di Tengah perkampungan, Puluhan Pemuda warga  Dusun Pucung…

PLN Peduli, YBM PT PLN Klaten Salurkan 250 Paket berupa Uang senilai RP 50 juta di Lima Panti Asuhan Yatim di Klaten

PLN Peduli,YBM PT PLN Klaten salurkan 250 paket senilai Rp 50 juta di lima Panti…

Makam Seluas 657 Meter Persegi di Kas Desa Taskombang Manisrenggo Klaten Bakal Di Terjang Jalan Tol Jogja-Solo

Makam Seluas 657 Meter Persegi  di Kas  Desa Taskombang Manisrenggo Klaten Bakal Di Terjang Jalan…

Ratusan KPM PKH di Desa Taskombang Kecamatan Manisrenggo Klaten Terima Bantuan Beras.

Ratusan KPM PKH di Desa Taskombang Kecamatan Manisrenggo Klaten Terima  Bantuan Beras.  Bantuan Sosial Beras…

12 Kaum Difabel Intlektual Desa Kemudo Prambanan Klaten Mendapat Bantuan 24 Ekor Kambing

Sebanyak 12 Kaum Difabel Intlektual Desa Kemudo Prambanan Klaten mendapat bantuan  24 ekor Kambing. Camat…

Bumdes Kemudo Makmur Prambanan Klaten Tetap Berjalan Lancar di tengah Pandemi Covid 19

Bumdes Kemudo Makmur Prambanan Klaten tetap berjalan lancar di tengah Pandemi Covid 19. Pengelolaan Badan…

Deklarasi Bersama,Komitmen Tolak Unjuk Rasa Anarkis Masyarakat Klaten

Deklarasi Bersama,Komitmen Tolak Unjuk Rasa Anarkis Masyarakat Klaten.. Polres Klaten dan berbagai elemen masyarakat Klaten…