Sabtu, 24 Oktober 2020

Anak-Anak Solo Dilarang Ngemal, Nekat Melanggar Bakal Dihukum

Angkasanews.id-
Senin, 27 Juli 2020 | 03:06WIB
2 menit baca
 Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo (Solopos/Dok)
Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo (Solopos/Dok)
16859678893602362891

Solopos.com, SOLO — Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, mengaku razia anak usia sekolah yang bermain di mal, taman kota, maupun tempat-tempat keramaian lainnya bakal efektif mulai Senin (8/6/2020) mendatang.

Aturan teknis terkait hal itu masih disusun dan bakal diterbitkan pada hari itu. “Perwali ini boleh dibilang persiapan kenormalan baru. Mengatur semuanya mulai dari pendidikan, perdagangan, pariwisata, kebudayaan, dan lain-lain,” kata dia, kepada wartawan, Jumat (5/6/2020).

Rudy, sapaan akrabnya, mengatakan salah satu yang paling krusial dalam Perwali tersebut adalah mengatur aktivitas anak usia sekolah. Berdasarkan masukan IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) dan IDI (Ikatan Dokter Indonesia), anak sekolah baru bisa bertatap muka pada Desember.

Selain itu, mereka juga merekomendasikan agar balita dan anak usia sekolah tidak pergi ke mal, toserba, tempat wisata, tempat bermain, dan taman kota. Kemudian, larangan berkerumun dan tidak berjabat tangan, serta mengawasi anak saat bermain dengan anak lainnya.

“Supaya bisa berjalan dengan baik, hal itu dituangkan dalam Perwali yang nanti akan diterbitkan dan disosialisasikan mulai 8 Juni 2020. Larangan inipun sudah bekerjasama dengan TNI/Polri dan Satpol PP. Mereka akan patroli, sehingga kalau nanti ada yang melanggar Perwali itu tentunya ada sanksi,” kata dia.

Sanksi

Sanksi tersebut antara lain meminta orangtua membuat surat pernyataan atau jaminan agar anak tidak mengulangi perbuatannya lagi. Sementara yang kedapatan nongkrong di mal akan langsung dibawa ke Kantor Satpol PP untuk mendapatkan pembinaan.

“Tidak ada sanksi denda karena kalau ada denda, aturannya harus lewat Peraturan Daerah (Perda). Hanya sanksi administrasi dan sanksi sosial, tapi kami berharap masyarakat patuh,” ucap Rudy.

Ihwal banyaknya anak yang mulai bersepeda keliling Kota Solo kemudian bertemu dan berkumpul di satu tempat, ia mengaku bakal meminta petugas untuk langsung membubarkan. Rudy mengizinkan anak-anak untuk bersepeda namun tidak bergerombol dan wajib memakai masker.

“Kalau nekat bergerombol, ya, akan ditertibkan, dibubarkan,” tandasnya.

 

Sumber : https://www.solopos.com/

Peristiwa

Hukum & Kriminal

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading

Tulis Komentar Anda

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkini Lainnya

PLN Peduli, YBM PT PLN Klaten Salurkan 250 Paket berupa Uang senilai RP 50 juta di Lima Panti Asuhan Yatim di Klaten

PLN Peduli,YBM PT PLN Klaten salurkan 250 paket senilai Rp 50 juta di lima Panti…

Makam Seluas 657 Meter Persegi di Kas Desa Taskombang Manisrenggo Klaten Bakal Di Terjang Jalan Tol Jogja-Solo

Makam Seluas 657 Meter Persegi  di Kas  Desa Taskombang Manisrenggo Klaten Bakal Di Terjang Jalan…

Ratusan KPM PKH di Desa Taskombang Kecamatan Manisrenggo Klaten Terima Bantuan Beras.

Ratusan KPM PKH di Desa Taskombang Kecamatan Manisrenggo Klaten Terima  Bantuan Beras.  Bantuan Sosial Beras…

12 Kaum Difabel Intlektual Desa Kemudo Prambanan Klaten Mendapat Bantuan 24 Ekor Kambing

Sebanyak 12 Kaum Difabel Intlektual Desa Kemudo Prambanan Klaten mendapat bantuan  24 ekor Kambing. Camat…

Bumdes Kemudo Makmur Prambanan Klaten Tetap Berjalan Lancar di tengah Pandemi Covid 19

Bumdes Kemudo Makmur Prambanan Klaten tetap berjalan lancar di tengah Pandemi Covid 19. Pengelolaan Badan…

Deklarasi Bersama,Komitmen Tolak Unjuk Rasa Anarkis Masyarakat Klaten

Deklarasi Bersama,Komitmen Tolak Unjuk Rasa Anarkis Masyarakat Klaten.. Polres Klaten dan berbagai elemen masyarakat Klaten…

Pemdes Kebonalas Manisrenggo Klaten Bangun Kantor Desa Baru Senilai Rp 700 Juta.

Pemerintah Desa Kebonalas Kecamatan Manisrenggo Klaten Bangun Kantor Desa baru dengan anggaran senilai RP 700…

Ribuan KK di Kecamatan Manisrenggo Klaten yang terdampak Covid 19 mendapat Bantuan Paket Sembako

Ribuan KK di Kecamatan Manisrenggo Klaten yang terdampak Covid 19 mendapat Bantuan Paket Sembako. KBRN,…

Budidaya Maggot Di Desa Joho Prambanan Klaten Akan Menggandeng Perguruan Tinggi.

Budidaya Maggot Di Desa Joho Prambanan Klaten Akan Menggandeng Perguruan Tinggi. Kepala Desa Joho Sulis…

Pengembang Siapkan Ratusan Rumah Untuk Warga Klaten Yang Terdampak Pembangunan Proyek Jalan Tol Jogja-Solo

Pengembang siapkan Ratusan Rumah untuk warga Klaten yang terdampak Pembangunan Proyek Jalan Tol Jogja-Solo. Unit…