Sabtu, 24 Juli 2021

Anak-Anak Solo Dilarang Ngemal, Nekat Melanggar Bakal Dihukum

Angkasanews.id-
Senin, 27 Juli 2020 | 03:06WIB
2 menit baca
 Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo (Solopos/Dok)
Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo (Solopos/Dok)
16859678893602362891

Solopos.com, SOLO — Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, mengaku razia anak usia sekolah yang bermain di mal, taman kota, maupun tempat-tempat keramaian lainnya bakal efektif mulai Senin (8/6/2020) mendatang.

Aturan teknis terkait hal itu masih disusun dan bakal diterbitkan pada hari itu. “Perwali ini boleh dibilang persiapan kenormalan baru. Mengatur semuanya mulai dari pendidikan, perdagangan, pariwisata, kebudayaan, dan lain-lain,” kata dia, kepada wartawan, Jumat (5/6/2020).

Rudy, sapaan akrabnya, mengatakan salah satu yang paling krusial dalam Perwali tersebut adalah mengatur aktivitas anak usia sekolah. Berdasarkan masukan IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) dan IDI (Ikatan Dokter Indonesia), anak sekolah baru bisa bertatap muka pada Desember.

Selain itu, mereka juga merekomendasikan agar balita dan anak usia sekolah tidak pergi ke mal, toserba, tempat wisata, tempat bermain, dan taman kota. Kemudian, larangan berkerumun dan tidak berjabat tangan, serta mengawasi anak saat bermain dengan anak lainnya.

“Supaya bisa berjalan dengan baik, hal itu dituangkan dalam Perwali yang nanti akan diterbitkan dan disosialisasikan mulai 8 Juni 2020. Larangan inipun sudah bekerjasama dengan TNI/Polri dan Satpol PP. Mereka akan patroli, sehingga kalau nanti ada yang melanggar Perwali itu tentunya ada sanksi,” kata dia.

Sanksi

Sanksi tersebut antara lain meminta orangtua membuat surat pernyataan atau jaminan agar anak tidak mengulangi perbuatannya lagi. Sementara yang kedapatan nongkrong di mal akan langsung dibawa ke Kantor Satpol PP untuk mendapatkan pembinaan.

“Tidak ada sanksi denda karena kalau ada denda, aturannya harus lewat Peraturan Daerah (Perda). Hanya sanksi administrasi dan sanksi sosial, tapi kami berharap masyarakat patuh,” ucap Rudy.

Ihwal banyaknya anak yang mulai bersepeda keliling Kota Solo kemudian bertemu dan berkumpul di satu tempat, ia mengaku bakal meminta petugas untuk langsung membubarkan. Rudy mengizinkan anak-anak untuk bersepeda namun tidak bergerombol dan wajib memakai masker.

“Kalau nekat bergerombol, ya, akan ditertibkan, dibubarkan,” tandasnya.

 

Sumber : https://www.solopos.com/

Peristiwa

Hukum & Kriminal

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading

Tulis Komentar Anda

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkini Lainnya

SMP N 2 Karangnongko di Lereng Merapi Gelar MPLS Secara Online Berjalan Lancar

SMP N 2 Karangnongko di Lereng Merapi Gelar MPLS Secara Online Berjalan Lancar Kepala Sekolah…

SMP N 2 Manisrenggo Klaten Gelar MPLS Secara Online

SMP Negeri 2 Manisrenggo Klaten Gelar MPLS Secara Online SMP N 2 Manisrenggo Klaten Jawa…

Kabar Gembira,Pemkab Klaten Membuka 154 Lowongan CPNS

Kabar Gembira, Pemkab Klaten Membuka 154 Lowongan CPNS. Ada kabar gembira bagi masyarakat Klaten, khususnya…

Tekan Covid 19,Polres Klaten Gelar Operasi Yustisi Prokes dan Patroli Penertiban Warung

Tekan Covid 19,Polres Klaten Gelar Operasi Yustisi Prokes dan Patroli Penertiban Warung Saat ini PPKM…

Pemcam Manisrenggo Klaten Lengkapi Sarana dan Prasarana Tempat Isolasi Terpusat Pasien Covid 19

Pemcam Manisrenggo Klaten Lengkapi Sarana dan Prasarana tempat Isolasi Terpusat pasien Covid 19   KBRN;Klaten…

Cegah Kasus Covid 19,Candi Borobudur Ditutup Sementara

Cegah Kasus Covid 19, Candi Borobudur Ditutup Sementara PT  Taman  Wisata  Candi  Borobudur,  Prambanan  & …

Aparat Gabungan di Klaten Tutup Warung dan Tempat Usaha Yang Buka di Atas Pukul 21.00 Wib

Aparat Gabungan di Klaten Tutup Warung dan Tempat Usaha yang Buka di Atas pukul 21.00…

Kasus Covid 19 di Klaten Menggila Musda KAHMI Dipersingkat

Kasus Covid 19 di Klaten Menggila, Musda KAHMI Dipersingkat Karena Kabupaten Klaten kini sedang zona…

TNI dan Rakyat Gotong Royong Pengecoran Jalan Desa

TNI dan Rakyat Gotong Royong  Pengecoran Jalan Desa TNI dan rakyat yang tergabung dalam TMMD…

Ribuan Warga Jadi Sasaran ,Serbuan Vaksinasi di Klaten

Ribuan Warga Jadi Sasaran ‘Serbuan Vaksinasi’ di Klaten Polres Klaten bersama Kodim dan Pemkab Klaten…