Kamis, 21 Januari 2021

Anak-Anak Solo Dilarang Ngemal, Nekat Melanggar Bakal Dihukum

Angkasanews.id-
Senin, 27 Juli 2020 | 03:06WIB
2 menit baca
 Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo (Solopos/Dok)
Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo (Solopos/Dok)
16859678893602362891

Solopos.com, SOLO — Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, mengaku razia anak usia sekolah yang bermain di mal, taman kota, maupun tempat-tempat keramaian lainnya bakal efektif mulai Senin (8/6/2020) mendatang.

Aturan teknis terkait hal itu masih disusun dan bakal diterbitkan pada hari itu. “Perwali ini boleh dibilang persiapan kenormalan baru. Mengatur semuanya mulai dari pendidikan, perdagangan, pariwisata, kebudayaan, dan lain-lain,” kata dia, kepada wartawan, Jumat (5/6/2020).

Rudy, sapaan akrabnya, mengatakan salah satu yang paling krusial dalam Perwali tersebut adalah mengatur aktivitas anak usia sekolah. Berdasarkan masukan IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) dan IDI (Ikatan Dokter Indonesia), anak sekolah baru bisa bertatap muka pada Desember.

Selain itu, mereka juga merekomendasikan agar balita dan anak usia sekolah tidak pergi ke mal, toserba, tempat wisata, tempat bermain, dan taman kota. Kemudian, larangan berkerumun dan tidak berjabat tangan, serta mengawasi anak saat bermain dengan anak lainnya.

“Supaya bisa berjalan dengan baik, hal itu dituangkan dalam Perwali yang nanti akan diterbitkan dan disosialisasikan mulai 8 Juni 2020. Larangan inipun sudah bekerjasama dengan TNI/Polri dan Satpol PP. Mereka akan patroli, sehingga kalau nanti ada yang melanggar Perwali itu tentunya ada sanksi,” kata dia.

Sanksi

Sanksi tersebut antara lain meminta orangtua membuat surat pernyataan atau jaminan agar anak tidak mengulangi perbuatannya lagi. Sementara yang kedapatan nongkrong di mal akan langsung dibawa ke Kantor Satpol PP untuk mendapatkan pembinaan.

“Tidak ada sanksi denda karena kalau ada denda, aturannya harus lewat Peraturan Daerah (Perda). Hanya sanksi administrasi dan sanksi sosial, tapi kami berharap masyarakat patuh,” ucap Rudy.

Ihwal banyaknya anak yang mulai bersepeda keliling Kota Solo kemudian bertemu dan berkumpul di satu tempat, ia mengaku bakal meminta petugas untuk langsung membubarkan. Rudy mengizinkan anak-anak untuk bersepeda namun tidak bergerombol dan wajib memakai masker.

“Kalau nekat bergerombol, ya, akan ditertibkan, dibubarkan,” tandasnya.

 

Sumber : https://www.solopos.com/

Peristiwa

Hukum & Kriminal

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading

Tulis Komentar Anda

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkini Lainnya

Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo Di Calonkan Sebagai Kapolri PCNU Klaten Mendukung

Komjen Pol Listyo Sigit Prabawo Di Calonkan Sebagai Kapolri PCNU Klaten Mendukung. Penunjukan Komjen Pol…

Meskipun Pandemi Covid 19 PAD Pasar Di Klaten Capai 100 Persen Lebih

  Meskipun Pandemi Covid PAD Pasar Di Klaten Capai 100 Persen Lebih. Target Pendapatan Asli…

Polres Klaten Memberikan Penghargaan Kepada 30 Anggotanya Yang Berprestasi

  Polres Klaten memberikan Penghargaan Kepada 30 Anggotanya Yang Berprestasi. Polres Klaten melaksanakan upacara pemberian…

Warga Desa Sidorejo Klaten Belum Mengungsi Meskipun Di KRB Tiga Merapi,Alasan Guguran Lava Pijar Mengarah Ke Barat

Warga Desa Sidorejo Klaten  Belum Mengungsi Meskipun Di KRB 3  Merapi karena Guguran lava Pijar…

Polres Klaten dan Unsur Terkait Gencar Operasi Yustisi Pendisiplinan Protokol Kesehatan Untuk Cegah Covid 19

Polres Klaten Dan Unsur Terkait Gencar Operasi Yustisi Pendisiplinan Protokol Kesehatan untuk Cegah Covid 19….

Muspika Edarkan Surat Bupati dan Sosialisasi PSBB Untuk Swalayan,Angkringan ,Warung Makan Guna Cegah Covid 19

Muspika, Edarkan Surat Bupati dan Sosialisasi PSBB Bagi Swalayan, Kafe, Warung, Angkringan Untuk Cegah Covid…

Untuk Cegah Covid 19, Swalayan, Angkringan Operasionalnya Di Batasi Hanya Sampai Pukul 19.00 WIB

Untuk Mencegah Covid 19, Swalayan, Angkringan, Warung Makan Operasionalnya di Batasi Hanya Sampai Pukul 19.00.Wib….

Pemdes Tamanmartani Sleman Siap Layani Secara Prima Kepada Masyarakat Dengan Jemput Bola

Pemdes Tamanmartani Sleman Siap Layani secara Prima Kepada Masyarakat Dengan Jemput Bola. Pemerintah Desa Taman…

Anggaran 4,6 Milyar Untuk Bangun Wisata Kuliner Rowo Jombor

Anggaran 4,6 Milyar Untuk Bangun Wisata Kuliner Rowo Jombor. Pembangunan wisata kuliner yang terletak di…

Untuk Meningkatkan Kemampuan Polres Klaten Gelar Latihan Menembak.

Untuk Meningkatkan Kemampuan Polres Klaten Gelar Latihan Menembak. Polres Klaten menggelar latihan menembak bagi anggotanya…