Sabtu, 24 Oktober 2020

Kuasa Hukum Pemodal Festival Musik FH Unisri Solo Tuding Ketua Panitia Sebarkan Hoaks

Angkasanews.id-
Senin, 27 Juli 2020 | 03:04WIB
2 menit baca
Ilustrasi penipuan. (Solopos/Whisnupaksa)
Ilustrasi penipuan. (Solopos/Whisnupaksa)
16859678893602362891

Solopos.com, SOLO — Kuasa hukum pemodal festival musik FH Unisri Solo, Farid Hasbi, menyebut ketua panitia acara bertajuk Lawfest Journey Volume 3, RTWP, menyebarkan hoaks alias informasi tidak benar.

Terkait itu, pekan depan Farid bakal melaporkan kembali RTWP ke Mapolresta Solo. Hoaks alias informasi tidak benar yang dimaksud Farid yakni pernyataan RTWP yang menyebut panitia tidak pernah menerima uang dari kliennya.

“Pekan depan kami akan laporkan pernyataan RTWP yang tanpa didasari fakta dan logika hukum yang benar. Apa yang disampaikan itu pernyataan hoaks, meresahkan, dan mengandung unsur fitnah,” papar Farid Hasbi kepada Solopos.com Minggu (21/6/2020) malam.

Farid mengatakan akan melaporkan ketua panitia festival musik FH Unisri Solo dengan dugaan tindak pidana fitnah dan pencemaran nama baik pemodal sesuai KUHP dan UU ITE.

Ia mengklaim punya bukti-bukti kuat sebagai pemodal festival musik itu. Menurutnya, kliennya, Safrudin Kurniawan dan Kaleb Aditya Bimantara, telah mengeluarkan uang senilai total Rp353,8 juta untuk membiayai event pada tahun lalu itu.

Namun, setelah event itu selesai ketua panitia acara, RTWP, tidak pernah melaporkan pertanggungjawaban dan pengembalian uang sepeser pun atas penggunaan dana pemodal.

“Klien kami telah membiayai event itu dan event sudah berjalan sesuai yang dikehendaki panitia. Seluruh poin perjanjian kerja sama awal antara RTWP sebagai ketua panitia dan para pemodal sudah terlaksana dengan baik. Tapi faktanya panitia belum mengembalikan uang para pemodal,” imbuh Farid.

Sementara itu, Farid menyebut secara fakta dan bukti data pengeluaran pemodal festival musik FH Unisri Solo itu sangat lengkap. Bukti itu sudah diserahkan kepada RTWP sebagai Ketua Panitia saat mediasi pada Agustus 2019 lalu.

Penghitungan Ulang

Ia menambahkan saat itu penghitungan ulang oleh otoritas fakultas ternyata sudah benar. Namun, ketua panitia, panitia, serta otoritas fakultas terkesan saling melempar tanggung jawab.

Ia turut menanggapi pernyataan kuasa hukum RTWP agar saat memberi pernyataan menggunakan dasar kode etik secara profesional, cerdas, dan benar.

Menurutnya, pernyataan dengan menyebut tentang sebuah subjek dan objek yang mengandung unsur palsu atau pemalsuan tanpa fakta dan logika hukum benar dapat dikategorikan sebagai pernyataan hoaks.

Hal itu dapat berimplikasi pada suatu sebab dan akibat hukum atas perkara lain. “Kami sarankan agar memberi pendapat hukum maupun pencerahan pada pemberi kuasa. Tidak dengan asal-asalan atau tanpa menggunakan prosedur mekanisme hukum yang benar,” imbuh Farid.

Sebelumnya, pemodal panitia festival musik FH Unisri Solo telah melaporkan RTWP ke Polresta Solo atas tuduhan penggelapan dana senilai Rp353 juta. Kuasa hukum RTWP, Marthen H Toelle, kemudian membantah kliennya melakukan penipuan atau penggelapan dana tersebut.

Pada Kamis (11/6/2020), kuasa hukum RTWP kemudian melaporkan balik dua pemodal acara tersebut berinisial SK dan KAB ke Satreskrim Polresta Solo. Kedua pemodal dilaporkan atas atas dugaan pemalsuan surat perjanjian utang piutang dan laporan palsu.

Kini, pemodal berencana melaporkan kembali ketua panitia festival RTWP ke Polresta Solo atas tuduhan pencemaran nama baik.

 

Sumber : https://www.solopos.com/

Peristiwa

Hukum & Kriminal

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading

Tulis Komentar Anda

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkini Lainnya

PLN Peduli, YBM PT PLN Klaten Salurkan 250 Paket berupa Uang senilai RP 50 juta di Lima Panti Asuhan Yatim di Klaten

PLN Peduli,YBM PT PLN Klaten salurkan 250 paket senilai Rp 50 juta di lima Panti…

Makam Seluas 657 Meter Persegi di Kas Desa Taskombang Manisrenggo Klaten Bakal Di Terjang Jalan Tol Jogja-Solo

Makam Seluas 657 Meter Persegi  di Kas  Desa Taskombang Manisrenggo Klaten Bakal Di Terjang Jalan…

Ratusan KPM PKH di Desa Taskombang Kecamatan Manisrenggo Klaten Terima Bantuan Beras.

Ratusan KPM PKH di Desa Taskombang Kecamatan Manisrenggo Klaten Terima  Bantuan Beras.  Bantuan Sosial Beras…

12 Kaum Difabel Intlektual Desa Kemudo Prambanan Klaten Mendapat Bantuan 24 Ekor Kambing

Sebanyak 12 Kaum Difabel Intlektual Desa Kemudo Prambanan Klaten mendapat bantuan  24 ekor Kambing. Camat…

Bumdes Kemudo Makmur Prambanan Klaten Tetap Berjalan Lancar di tengah Pandemi Covid 19

Bumdes Kemudo Makmur Prambanan Klaten tetap berjalan lancar di tengah Pandemi Covid 19. Pengelolaan Badan…

Deklarasi Bersama,Komitmen Tolak Unjuk Rasa Anarkis Masyarakat Klaten

Deklarasi Bersama,Komitmen Tolak Unjuk Rasa Anarkis Masyarakat Klaten.. Polres Klaten dan berbagai elemen masyarakat Klaten…

Pemdes Kebonalas Manisrenggo Klaten Bangun Kantor Desa Baru Senilai Rp 700 Juta.

Pemerintah Desa Kebonalas Kecamatan Manisrenggo Klaten Bangun Kantor Desa baru dengan anggaran senilai RP 700…

Ribuan KK di Kecamatan Manisrenggo Klaten yang terdampak Covid 19 mendapat Bantuan Paket Sembako

Ribuan KK di Kecamatan Manisrenggo Klaten yang terdampak Covid 19 mendapat Bantuan Paket Sembako. KBRN,…

Budidaya Maggot Di Desa Joho Prambanan Klaten Akan Menggandeng Perguruan Tinggi.

Budidaya Maggot Di Desa Joho Prambanan Klaten Akan Menggandeng Perguruan Tinggi. Kepala Desa Joho Sulis…

Pengembang Siapkan Ratusan Rumah Untuk Warga Klaten Yang Terdampak Pembangunan Proyek Jalan Tol Jogja-Solo

Pengembang siapkan Ratusan Rumah untuk warga Klaten yang terdampak Pembangunan Proyek Jalan Tol Jogja-Solo. Unit…