Selasa, 20 Oktober 2020

Penasihat Hukum Keluarga Korban Tabrak Lari Flyover Manahan Solo Tak Tahu Soal Temuan Pelat Nomor

Angkasanews.id-
Senin, 27 Juli 2020 | 02:57WIB
2 menit baca
Ruwatan di perlintasan sebidang bawah Flyover Manahan Solo, Rabu (1/7/2020) siang. (Solopos-Ichsan Kholif Rahman)
Ruwatan di perlintasan sebidang bawah Flyover Manahan Solo, Rabu (1/7/2020) siang. (Solopos-Ichsan Kholif Rahman)
16859678893602362891

Solopos.com, SOLO — Penasihat hukum keluarga korban tabrak lari di flyover Manahan, Solo, Arif Sahudi, mengaku dari awal tidak mengetahui adanya temuan pelat nomor dan bumper mobil di sekitar lokasi kejadian setahun lalu.

Kini setelah mengetahui adanya temuan itu, Arif mengatakan bakal kembali menggugat kasus tabrak lari yang mengakibatkan Retnoningtri, 54, warga Serengan, Solo, meninggal dunia. Apalagi temuan pelat nomor dan pecahan bumper itu kabarnya sudah diserahkan ke petugas terkait.

Sebelumnya diinformasikan, saat digelar ruwatan satu tahun peristiwa tabrak lari di flyover Manahan, Solo, Rabu (1/7/2020), ada warga sekitar yang mengaku menemukan pelat nomor dan pecahan bumper mobil sesaat seusai kejadian.

Arif ikut mendengar pengakuan salah satu warga yang langsung datang ke lokasi begitu tahu ada tabrak lari di flyover Manahan, Solo, 1 Juli 2019 lalu. Menurut Arif, ruwatan itu tidak sia-sia.

Ada hasil positif yakni terketuknya hati seseorang yang menyampaikan keterangan telah menemukan pelat nomor dan pecahan bumper mobil di sekitar lokasi kejadian.

“Kami akan berupaya hukum lagi, bisa juga mengirimkan surat ke Satlantas atau ke Pengadilan Negeri Solo bahwa ada saksi yang menemukan pelat dan pecahan bumper ke petugas,” papar dia saat dijumpai wartawan, Senin (6/7/2020).

Sebelumnya, Marthen Jelipele yang merupakan suami dari Retnoningtri, 54, korban meninggal dunia akibat tabrak lari itu menggelar ruwatan di perlintasan bawah flyover Manahan, Solo, Rabu (1/7/2020) siang.

Mendoakan Pelaku

Dalam upacara ruwatan itu para peserta ruwatan berdoa agar pelaku tabrak lari dapat segera terungkap. Ruwatan itu merupakan kegiatan budaya agar menjadi motivasi masyarakat bersama-sama mendoakan pelaku tabrak lari.

“Tindakan pelaku telah menimbulkan korban meninggal dunia. Kalau pelaku sadar dapat hadir ke keluarga untuk meminta maaf. Saya mewakili suami korban, saya sudah berusaha lewat jalur hukum tidak hanya sekali. Ada korban meninggal dunia tapi tidak ada pelaku. Semoga lewat jalur ini malah tembus dan alam membantu,” ujar Arif.

Ia menambahkan ruwatan itu juga sebagai cara agar keluarga tetap kuat sepeninggal Retnoningtri akibat tabrak lari di flyover Manahan, Solo. Ia menegaskan akan kembali menempuh jalur hukum yakni praperadilan setelah pandemi Covid-19 berlalu.

Marthen Jelipele, mengatakan sudah setahun berlalu kasus yang mengakibatkan Retnoningtri meninggal dunia tetapi belum ada titik terang. Ia menjelaskan selama ini hanya memperoleh keterangan bahwa rekaman itu tidak jelas.

Dia juga menyayangkan adanya pergantian Kanit Laka Satlantas Polresta Solo sehingga keterangan yang ia peroleh pun berbeda.

 

Sumber : https://www.solopos.com/

Peristiwa

Hukum & Kriminal

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading

Tulis Komentar Anda

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkini Lainnya

Bumdes Kemudo Makmur Prambanan Klaten Tetap Berjalan Lancar di tengah Pandemi Covid 19

Bumdes Kemudo Makmur Prambanan Klaten tetap berjalan lancar di tengah Pandemi Covid 19. Pengelolaan Badan…

Deklarasi Bersama,Komitmen Tolak Unjuk Rasa Anarkis Masyarakat Klaten

Deklarasi Bersama,Komitmen Tolak Unjuk Rasa Anarkis Masyarakat Klaten.. Polres Klaten dan berbagai elemen masyarakat Klaten…

Pemdes Kebonalas Manisrenggo Klaten Bangun Kantor Desa Baru Senilai Rp 700 Juta.

Pemerintah Desa Kebonalas Kecamatan Manisrenggo Klaten Bangun Kantor Desa baru dengan anggaran senilai RP 700…

Ribuan KK di Kecamatan Manisrenggo Klaten yang terdampak Covid 19 mendapat Bantuan Paket Sembako

Ribuan KK di Kecamatan Manisrenggo Klaten yang terdampak Covid 19 mendapat Bantuan Paket Sembako. KBRN,…

Budidaya Maggot Di Desa Joho Prambanan Klaten Akan Menggandeng Perguruan Tinggi.

Budidaya Maggot Di Desa Joho Prambanan Klaten Akan Menggandeng Perguruan Tinggi. Kepala Desa Joho Sulis…

Pengembang Siapkan Ratusan Rumah Untuk Warga Klaten Yang Terdampak Pembangunan Proyek Jalan Tol Jogja-Solo

Pengembang siapkan Ratusan Rumah untuk warga Klaten yang terdampak Pembangunan Proyek Jalan Tol Jogja-Solo. Unit…

Uji Coba PTM Di SMP N 1 Karangdowo Klaten Tahap Pertama Hingga Ke Empat Berjalan Lancar.

Uji Coba PTM Di SMP N 1 Karangdowo Klaten Tahap Pertama  Hingga Tahap Ke Empat …

Dampak Covid 19, PBB di Kecamatan Karangdowo Klaten baru Capai 75 %

Dampak Covid 19 PBB di Kecamatan Karangdowo Klaten Baru capai 75 %. Akibat Covid-19 pendapatan…

5 SMP N di Klaten Uji Coba PTM berjalan baik dan Lancar

5 SMP N di Klaten Uji Coba  PTM hari pertama  berjalan baik dan Lancar. Kepala…

Kesadaran Warga Kemalang Klaten Cukup Tinggi, PBB Bisa Capai 98 % Meskipun Covid 19

Kesadaran Warga Kemalang Klaten Cukup Tinggi, PBB bisa Capai 98 persen meskipun Covid 19.  …