Jumat, 18 Juni 2021

Polres Klaten Tetapkan 5 Tersangka Warga Magelang ,Kasus Ledakan Balon Udara di Delanggu Klaten

Angkasanews.id-
Selasa, 18 Mei 2021 | 12:15WIB
3 menit baca
lima tska
16859678893602362891

Polres Klaten Tetapkan 5 Warga Magelang Jadi Tersangka ,Kasus ledakan Balon Udara di Delanggu Klaten.

Satreskrim Polres Klaten berhasil menangkap Lima pelaku pembuat balon udara dengan petasan yang meledak di Dukuh Krapyak, Desa Sabrang, Kecamatan Delanggu, Senin (17/5/2021).

Dari pengakuan pelaku penerbangan balon udara ini meskipun hanya untuk kesenangan saat merayakan hari raya, karena dinilai membahayakan maka dari itu  kasus tersebut selanjutnya diproses sesuai  hukum yang berlaku.

Dijelaskan dari  TKP pihak polres Klaten  mempelajari semua temuan,  berdasarkan balon udara, mercon, dan temuan lain menghubungkan kami dengan para tersangka yang berada di Magelang,” tandas  Kapolres Klaten, AKBP. Edy Suranta Sitepu kepada wartawan di Mapolres setempat, pada Selasa (18/5/2021).

Di katakan Setelah mendapatkan laporan adanya balon udara yang jatuh, saat itu juga, kata Kapolres, Tim Resmob Polres Klaten langsung ke Magelang dan berkoordinasi dengan Polres Magelang. Semua temuan dari lokasi balon udara yang meledak di Delanggu, Klaten, sama atau identik dengan penjelasan para tersangka.

“Temuan tersebut  seperti mercon, kain, bambu, plastik, Lakban maupun lainnya dan  juga temuan sisa barang bukti di rumah tersangka berupa bubuk mesiu yang kemudian  diteliti Labfor. Dalam Penelitian tersebut  untuk memastikan apakah bubuk mesiu sama antara yang ditemukan di rumah tersangka dengan di TKP”,ungkapnya

Lebih lanjut Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu mengatakan terkait  pembuatan dan penerbangan balon tersebut , masing-masing tersangka berbagi peran. Yakni Salah satu tersangka berinisial Ag berperan mengumpulkan kertas pembungkus petasan. Tersangka berinisial Ap membikin kerangka balon udara dari bambu, Nurul Taufik berperan membuat pengapian dari kain sebagai sumbu untuk menerbangkan balon udara. Muhammad Mukti bertugas membuat selongsong dengan paralon untuk mercon. Kemudian Nasruhan perakit balon menggunakan plastik dan lakban.

Kelima tersangka sebelumnya sudah membuat balon udara yang sama pada Sabtu (15/5/2021). Saat itu, balon udara terbang hingga ketinggian 150 meter. Ketika mercon paling besar meletus di udara, balonnya jatuh. Pada Senin ( 17/5/2021 ) balon diterbangkan pukul 07.00 WIB. Kemungkinan karena sumbu terputus sehingga saat terbang mercon besar tidak meledak. Tersangka menunggu selama sejam sampai tidak terlihat akhirnya mereka bubar,”Jelas  Kapolres

Atas kejadian Balon udara yang membawa petasan jatuh serta meledak di Dukuh Krapyak, Desa Sabrang, Kecamatan Delanggu, Klaten,  kelima tersangka dijerat Pasal 1 ayat (1) juncto Pasal 1 ayat (3) UU Darurat tentang Senjata Tajam dan Bahan Peledak. Ancaman hukumannya mati atau penjara seumur hidup atau hukuman penjara sementara paling lama 20 tahun subsider Pasal 188 ayat (1) KUHP.

Kini pihak Kepolisian masih terus mendalami kejadian balon meledak di Delanggu, Klaten, tersebut. Kemungkinan masih ada tersangka lain dari kejadian tersebut dan Kepolisian masih mencari  penjual bahan mercon..

 

Sementara itu  Aditya, Perwakilan dari Kementrian Perhubungan udara yang hadir juga mengatakan bahwa penerbangan balon udara yang tidak terkendali tersebut sangat membahayakan penerbangan bila sampai memasuki jalur jalur lintasan pesawat udara,

Di katakan selain membahayakan pesawat udara juga membahayakan bagi masyarakat seperti yang terjadi di Klaten yang akhirnya balon tersebut jatuh yang bisa menimbulkan kerugian harta benda.

Ia memghimbau kepada masyarakat dapat lebih memperhatikan faktor keselamatan dalam menerbangkan balon udara,Masyarakat harus mematuhi syarat syarat penerbangan balon udara dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 40 Tahun 2018,

Kami tidak melarang untuk penerbangan balon namun harus memenuhi ketentuan yang di persyaratkan dengan tujuan yakni untuk menjamin keselamatan bersama.

Sedangkan beberapa syarat yang harus di penuhi yakni antara lain balon udara hanya ketinggian 150 meter dan tidak boleh diterbangkan bebas tanpa tali juga harus memiliki warna yang mencolok”katanya

Di sisi lain Tersangka AG mengatakan pembuatan balon udara membawa petasan di maksudkan untuk memeriahkan Lebaran dan sudah ke dua kalinya menerbangkan balon udara tersebut.

Kami tidak menyangka kejadian seperti ini untuk membuat satu balon udara dengan biaya sekitar Rp 1,5 Juta ,kata Ag’pungkasnya (L.YM )

 

Peristiwa

Hukum & Kriminal

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading

Tulis Komentar Anda

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkini Lainnya

Petani Desa Kokosan Klaten Panen Demfram Bawang Merah ,Hasilnya Bagus

Petani Desa Kokosan Klaten Panen Demfram Bawang Merah ,Hasilnya Bagus. PLT Kepala Dinas Pertanian dan…

Gubernur Jateng Kunjungi Lokasi Isolasi Mandiri di Desa Tijayan Klaten

Gubernur Jateng Kunjungi Lokasi Isolasi Mandiri di Desa Tijayan Klaten. Gubernur Jawa tengah ganjar pranowo…

Harga Sapi di Pasar Hewan Prambanan Klaten Naik Rp 2 Juta Per ekor

Harga Sapi di Pasar Hewan Prambanan Klaten Naik Rp 2 Juta Per ekor.   Meskipun…

Pemcam Manisrenggo Klaten Siapkan Isolasi Terpusat Pasien Covid 19

Pemcam Manisrenggo Klaten Siapkan Tempat Isolasi Terpusat Pasien Covid 19. Karena Kecamatan Manisrenggo Klaten masuk…

TMMD Dan KBMKB Manfaat Bagi Masyarakat Untuk Percepatan Pembangunan

TMMD dan KBMKB Manfaat Bagi Masyarakat Untuk Percepatan Pembangunan. Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD)…

Untuk Meningkatkan Ekonomi Warga Dan PAD ,Pemdes Pereng Klaten Kembangkan Wisata Galpentjil Heritage

Untuk Meningkatkan  Perekonian Warga dan PAD ,Pemdes Pereng Klaten Kembangkan Wisata Galpentjil Heritage Kepala Desa…

Delapan Desa di Kecamatan Prambanan Klaten Salurkan BLT DD Tahap 4

8 Desa di Kecamatan Prambanan Klaten Salurkan BLT Dana Desa DD Tahap 4 Delapan Desa…

Camping Ground Taman Wisata Candi Sojiwan di Desa Kebondalem Kidul Klaten,Bisa menikmati Keindahan Candi Sojiwan di Malam Hari

Camping Ground Taman Wisata Candi Sojiwan di Desa Kebondalem Kidul Klaten ,Wisata Bisa Menikmati Keindahan…

Motor Dinas Polisi Polres Klaten di sulap Menjadi Perpustaan Keliling

  Motor Dinas Anggota Polisi Polres Klaten di Sulap Menjadi Perpustakaan Keliling Seorang polisi yang…

Polres Klaten Berikan Penghargaan Kepada Enam Anggotanya

Polres Klaten Berikan Penghargaan Kepada Enam Anggotanya Polres Klaten menggelar upacara pemberian penghargaan kepada anggotanya…