Jumat, 23 April 2021

Presiden Jokowi: Penegakan Hukum terkait Karhutla Harus Tegas!

Angkasanews.id-
Senin, 27 Juli 2020 | 03:02WIB
2 menit baca
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Bisnis.com)
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Bisnis.com)
16859678893602362891

Solopos.com, JAKARTA — Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan penegakan hukum terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) harus dilakukan secara tegas tanpa kompromi, karena mayoritas karhutla disebabkan ulah manusia.

Penyelesaian masalah karhutla itu ditegaskan Presiden Jokowi dalam Rapat Terbatas Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (23/6/2020).

“Kita tahu 99 persen kebakaran hutan karena ulah manusia, baik disengaja atau karena kelalaian. Oleh sebab itu penegakan hukum harus tegas dan tanpa kompromi untuk menyelesaikan masalah ini,” ucap Presiden.

Jokowi menegaskan dirinya sudah berulang kali menyampaikan agar jajarannya tidak menunggu api karhutla membesar baru melakukan upaya pemadaman.

“Berkali-kali saya sampaikan jangan sampai api [karhutla] sudah membesar baru kita padamkan, sekecil mungkin api baru mulai segera harus kita cepat tanggap,” tandas Presiden Jokowi.

Jokowi menyatakan sudah meminta para gubernur, bupati, walikota, pangdam, dandim, danrem, kapolda, dan kapolres untuk betul-betul cepat dan tanggap mengenai pencegahan dan penanganan karhutla.

“Kita masih punya persiapan pendek 1 bulan untuk mengingatkan ini,” kata Presiden Jokowi. Ia mengingatkan kembali langkah pertama yang harus dilakukan yakni pentingnya manajemen lapangan yang harus terkonsolidasi dan terkoordinasi dengan baik.

Menurut Jokowi, area-area yang rawan hot spot dan update informasi terkait karhutla sangat penting sekali.

“Manfaatkan teknologi untuk meningkatkan monitoring dan pengawasan dengan sistem dashboard,” katanya.

Situasi di Lapangan

Ia melihat langsung di Polda Riau yang menurut dia sudah sangat baik dalam menerapkan pengawasan sistem dashboard yang bisa menggambarkan situasi di lapangan secara rinci dan detail.

Hal itu juga kata dia, harus didukung dengan infrastruktur pengawasan sampai di tingkat bawah melalui Babinsa, Babinkamtibmas, hingga kepala desa.

Langkah kedua yakni memadamkan api selekas-lekasnya dan tidak menunggu sampai api menjadi besar.

Langkah ketiga terkait penegakan hukum karhutla, Presiden menekankan agar hal itu dilaksanakan secara tegas dan tanpa kompromi.

Kemudian langkah keempat yakni untuk mencegah kebakaran di lahan gambut Presiden meminta penataan ekosistem gambut dilakukan secara konsisten.

 

Sumber : https://www.solopos.com/

Peristiwa

Hukum & Kriminal

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading

Tulis Komentar Anda

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkini Lainnya

BPBD Klaten Gelar Pembekalan Dan Susun Skenario Mitigasi Gempa Bumi

BPBD Klaten Gelar Pembekalan & Susun Skenario Mitigasi Gempa Bumi. : Bertempat di Pendopo Pemkab, Badan…

Imam Sholat Taraweh Positif Covid,Masjid Sementara di Tutup

Imam Sholat Taraweh Positif Covid , Masjid Sementara di Tutup Seorang Imam Shalat Tarawih di Masjid…

Polres Klaten Bagikan Takjil dan Masker Gratis Kepada Masyarakat

Polres Klaten Bagikan Takjil dan Masker Gratis Kepada Masyarakat. Polres Klaten membagikan 950 takjil gratis…

Aparat Gabungan Klaten Gelar Operasi Yustisi Untuk Menekan Kasus Covid

Aparat Gabungan di Klaten Gelar Operasi Yustisia Untuk Menekan Kasus Covid. Personel gabungan dari Polres…

Polres Klaten Miliki Gedung Pelayanan Terppadu Berbasis IT

Polres Klaten Miliki Gedung Pelayanan Terpadu Berbasis IT Polres Klaten kini miliki sebuah bangunan yang…

Kapolda Jateng Mengapresiasi Gedung Layanan Terpadu Berbasis IT Polres Klaten

Kapolda Jateng Mengapresiasi  Gedung Layanan Terpadu Berbasis IT Polres Klaten Kapolda Jateng Irjen Pol Drs…

Tahun 2022 Klaten Memprioritaskan Pembangunan Ekonomi

Tahun 2022 Klaten Memprioritaskan  Pembangunan Ekonomi Bupati Klaten Hj. Sri Mulyani membuka Rapat Koordinasi Dan…

Penerimaan BST Warga Terdampak Covid 19 di 3 Desa di Prambanan Klaten

Penerimaan BST Warga Terdampak Covid di 3 Desa di Prambanan Klaten Sebanyak 371 KK Warga…

BST di Desa Taji Klaten Menurun,Warga Mempertanyakan Kades

BST di Desa Taji Klaten Menurun,Warga Mempertanyakan Kades. KBRN, Klaten :Sebanyak 178  KK  Warga Desa…

Warga Taskombang Klaten Nikmati Air Bersih Program Pamsimas

Warga Taskombang Klaten  Menikmati Air Bersih Program Pamsimas. Kepala Desa Taskombang Kecamatan Manisrenggo Klaten Aris…