Jumat, 23 April 2021

Bahan Masker Jenis Scuba Terlalu Tipis, Warga diharapkan Menggunakan Masker Standar   

Angkasanews.id-
Jumat, 18 September 2020 | 13:29WIB
2 menit baca
ftoooo
16859678893602362891

Bahan Masker  jenis Scuba  terlalu tipis,Warga di harapkan menggunakan Masker Standar   

Menyarankan masyarakat agar tidak menggunakan masker berjenis scuba dan buff karena tipis dan satu lapis. Sehingga masker tersebut tidak bisa menyaring partikel virus.

“Masker scuba atau buff hanya satu lapis  dan terlalu tipis sehingga kemungkinan untuk tembus tidak bisa menyaring lebih besar,” tandas Camat Manisrenggo Klaten Rahardjo Budi Setiyono  disela-sela Operasi Masker gabungan Satuan Tugas Satgas Penanganan Covid 19 Kecamatan Manisrenggo Klaten dan Kecamatan Kalasan Sleman di Perbatasan jalan raya Kabupaten Sleman dan Klaten Jumat (18/9/20).

Operasi Masker gabungan Satuan Tugas Satgas Penanganan Covid 19 Kecamatan Manisrenggo Klaten dan Kecamatan Kalasan Sleman di Perbatasan jalan raya Kabupaten Sleman dan Klaten

Di katakan bahan  masker berjenis scuba menurutnya tipis maka dari itu  pemerintah tidak menyarankan penggunaan masker scuba maupun buff di tempat-tempat umum di masa pandemi covid 19.

Di jelaskan masker kain yang bagus untuk digunakan masyarakat yakni  masker kain berbahan katun dan tiga lapis. Karena  masker kain tiga lapis memiliki kemampuan filtrasi atau penyaringan partikel virus yang lebih baik dibandingkan masker scuba atau buff.

Ia berharap masyarakat menggunakan masker yang baik dan berkualitas untuk melindungi area hidung, mulut, dan dagu” ungkapnya.

Sementara itu Camat Kalasan Sleman Siti Anggraeni Susilo Prapti mengatakan Operasi gabungan antara kecamatan Kalasan dan Manisrenggo  dengan harapan  ke depannya warga di Kalasan maupun di Manisrenggo ini mentaati protokol kesehatan, karena kita berdampingan berbatasan  agar masyarakat tetap aman. Jadi di Mansirenggo tidak ada kasus,  di Kalasan juga tidak ada karena ketaatan masyarakat terhadap protokol kesehatan.

Ia menambahkan Kesadaran masyarakat memakai masker  ada yang sadar,  tetapi masih ada juga yang mengabaikan penggunaan masker. Kadang-kadang pergi kemana tidak memakai masker, padahal masker adalah pelindung pertama.

Kami disetiap event dan di setiap tempat sudah berusaha untuk edukasi kepada masyarakat pentingnya menggunakan masker. Jadi di pasar pasar yang ada di Kecamatan Kalasan di jalan jalan kemudian di saat saya melakukan tugas kegiatan di padukuhan pasti saya sampaikan arti pentingnya memakai masker” pungkasnya. (YN).

Peristiwa

Hukum & Kriminal

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading

Tulis Komentar Anda

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkini Lainnya

BPBD Klaten Gelar Pembekalan Dan Susun Skenario Mitigasi Gempa Bumi

BPBD Klaten Gelar Pembekalan & Susun Skenario Mitigasi Gempa Bumi. : Bertempat di Pendopo Pemkab, Badan…

Imam Sholat Taraweh Positif Covid,Masjid Sementara di Tutup

Imam Sholat Taraweh Positif Covid , Masjid Sementara di Tutup Seorang Imam Shalat Tarawih di Masjid…

Polres Klaten Bagikan Takjil dan Masker Gratis Kepada Masyarakat

Polres Klaten Bagikan Takjil dan Masker Gratis Kepada Masyarakat. Polres Klaten membagikan 950 takjil gratis…

Aparat Gabungan Klaten Gelar Operasi Yustisi Untuk Menekan Kasus Covid

Aparat Gabungan di Klaten Gelar Operasi Yustisia Untuk Menekan Kasus Covid. Personel gabungan dari Polres…

Polres Klaten Miliki Gedung Pelayanan Terppadu Berbasis IT

Polres Klaten Miliki Gedung Pelayanan Terpadu Berbasis IT Polres Klaten kini miliki sebuah bangunan yang…

Kapolda Jateng Mengapresiasi Gedung Layanan Terpadu Berbasis IT Polres Klaten

Kapolda Jateng Mengapresiasi  Gedung Layanan Terpadu Berbasis IT Polres Klaten Kapolda Jateng Irjen Pol Drs…

Tahun 2022 Klaten Memprioritaskan Pembangunan Ekonomi

Tahun 2022 Klaten Memprioritaskan  Pembangunan Ekonomi Bupati Klaten Hj. Sri Mulyani membuka Rapat Koordinasi Dan…

Penerimaan BST Warga Terdampak Covid 19 di 3 Desa di Prambanan Klaten

Penerimaan BST Warga Terdampak Covid di 3 Desa di Prambanan Klaten Sebanyak 371 KK Warga…

BST di Desa Taji Klaten Menurun,Warga Mempertanyakan Kades

BST di Desa Taji Klaten Menurun,Warga Mempertanyakan Kades. KBRN, Klaten :Sebanyak 178  KK  Warga Desa…

Warga Taskombang Klaten Nikmati Air Bersih Program Pamsimas

Warga Taskombang Klaten  Menikmati Air Bersih Program Pamsimas. Kepala Desa Taskombang Kecamatan Manisrenggo Klaten Aris…