Kamis, 29 Oktober 2020

Covid-19 Klaten: Pedagang Pasar Patuh Protokol Kesehatan, Pembeli Ngeyel

Angkasanews.id-
Senin, 27 Juli 2020 | 03:17WIB
2 menit baca
Pedagang Pasar Karangan, Kecamatan Karanganom menanti pembeli di lapak jualan mereka, Senin (20/7/2020). (Solopos/Taufiq Sidik Prakoso)
Pedagang Pasar Karangan, Kecamatan Karanganom menanti pembeli di lapak jualan mereka, Senin (20/7/2020). (Solopos/Taufiq Sidik Prakoso)
16859678893602362891

Solopos.com, KLATEN — Di tengah pandemi Covid-19, para pedagang di pasar tradisional yang tersebar di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah rata-rata sudah mematuhi protokol kesehatan. Namun, sebagian pembeli justru masih ada yang ngeyel seperti tak memakai masker saat berbelanja ke pasar.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Disdagkop dan UKM) Klaten, Bambang Sigit Sinugroho, siapa pun yang tak mengenakan masker tak boleh masuk pasar.

“Tidak banyak juga hanya satu atau dua orang saja [tidak bermasker]. Kalau selama ini sudah kami minta mempertegas. Kalau datang ke pasar tanpa masker dilarang masuk,” tutur Bambang saat berbincang dengan Solopos.com, Senin (20/7/2020).

Disinggung kepatuhan protokol kesehatan dengan menjaga jarak, Bambang menuturkan selama ini lapak jualan pedagang sudah berjarak dengan sekat-sekat. Sementara, sejak ada pandemi Covid-19, kondisi pasar di Klaten relatif sepi sehingga jarang terjadi kondisi berdesakan di dalam pasar berdesakan.

“Selama ini kalau di dalam pasar tidak ada antrean. Uyuk-uyukan pembeli itu tidak ada,” ungkapnya.

Petugas penarikan retribusi Pasar Karangan, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten, Kardi, mengatakan hal senada. Saat pedagang pasar di Klaten sudah mematuhi protokol kesehatan demi mencegah persebaran Covid-19, sejumlah pembeli malah tak mengenakan masker.

“Kalau pedagang itu relatif sudah mematuhi. Yang cukup sulit itu di pembeli. Harapan saya itu pedagang dan pembeli sama-sama saling menyadari untuk saling menjaga supaya aman semua. Aktivitas pasar juga bisa berjalan seperti biasa,” kata Kardi.

Jual-Beli Online

Sementara itu, Disdagkop dan UKM Klaten masih menyiapkan fasilitas jual-beli komoditas secara online. Fasilitas itu berupa website yang memuat nama pedagang dan jenis barang dagangan termasuk harga dan nomor telepon yang bisa dihubungi konsumen.

Pembayaran bisa dilakukan secara tunai maupun nontunai.

Saat ini, rencana tersebut masih dalam proses pendataan pedagang. Rencana itu digulirkan di 40 pasar tradisional yang dikelola Pemkab Klaten. Jumlah total pedagang lebih dari 9.000 orang.

 

Sumber : https://www.solopos.com/

Peristiwa

Hukum & Kriminal

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading

Tulis Komentar Anda

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkini Lainnya

SMP N 2 Manisrenggo Klaten Siap Uji Coba PTM,Jika Ditunjuk Disdik

SMP N 2 Manisrenggo Klaten Siap Uji Coba PTM,Jika Di tunjuk Disdik. SMP Negeri 2…

Humas Polres Klaten Bagikan Nasi Kotak Peringati Hari Jadi Ke 69

Humas Polres Klaten Bagikan Nasi Kotak Peringati Hari Jadi Ke 69 Jajaran Subbag Humas Polres…

Bawaslu Klaten Menilai Pengawasan Partisipasi Masyarakat Dalam Pilkada Masih Rendah

Bawaslu Klaten menilai Pengawasan Partisipasi Masyarakat dalam Pilkada masih Rendah.. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten…

Puluhan Pemuda Gotong Royong buat Akses Jalan Di Tengah Perkampungan

Puluhan Pemuda gotong Royong  buat Akses jalan di Tengah perkampungan, Puluhan Pemuda warga  Dusun Pucung…

PLN Peduli, YBM PT PLN Klaten Salurkan 250 Paket berupa Uang senilai RP 50 juta di Lima Panti Asuhan Yatim di Klaten

PLN Peduli,YBM PT PLN Klaten salurkan 250 paket senilai Rp 50 juta di lima Panti…

Makam Seluas 657 Meter Persegi di Kas Desa Taskombang Manisrenggo Klaten Bakal Di Terjang Jalan Tol Jogja-Solo

Makam Seluas 657 Meter Persegi  di Kas  Desa Taskombang Manisrenggo Klaten Bakal Di Terjang Jalan…

Ratusan KPM PKH di Desa Taskombang Kecamatan Manisrenggo Klaten Terima Bantuan Beras.

Ratusan KPM PKH di Desa Taskombang Kecamatan Manisrenggo Klaten Terima  Bantuan Beras.  Bantuan Sosial Beras…

12 Kaum Difabel Intlektual Desa Kemudo Prambanan Klaten Mendapat Bantuan 24 Ekor Kambing

Sebanyak 12 Kaum Difabel Intlektual Desa Kemudo Prambanan Klaten mendapat bantuan  24 ekor Kambing. Camat…

Bumdes Kemudo Makmur Prambanan Klaten Tetap Berjalan Lancar di tengah Pandemi Covid 19

Bumdes Kemudo Makmur Prambanan Klaten tetap berjalan lancar di tengah Pandemi Covid 19. Pengelolaan Badan…

Deklarasi Bersama,Komitmen Tolak Unjuk Rasa Anarkis Masyarakat Klaten

Deklarasi Bersama,Komitmen Tolak Unjuk Rasa Anarkis Masyarakat Klaten.. Polres Klaten dan berbagai elemen masyarakat Klaten…