Rabu, 27 Januari 2021

Covid-19 Klaten: Pedagang Pasar Patuh Protokol Kesehatan, Pembeli Ngeyel

Angkasanews.id-
Senin, 27 Juli 2020 | 03:17WIB
2 menit baca
Pedagang Pasar Karangan, Kecamatan Karanganom menanti pembeli di lapak jualan mereka, Senin (20/7/2020). (Solopos/Taufiq Sidik Prakoso)
Pedagang Pasar Karangan, Kecamatan Karanganom menanti pembeli di lapak jualan mereka, Senin (20/7/2020). (Solopos/Taufiq Sidik Prakoso)
16859678893602362891

Solopos.com, KLATEN — Di tengah pandemi Covid-19, para pedagang di pasar tradisional yang tersebar di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah rata-rata sudah mematuhi protokol kesehatan. Namun, sebagian pembeli justru masih ada yang ngeyel seperti tak memakai masker saat berbelanja ke pasar.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Disdagkop dan UKM) Klaten, Bambang Sigit Sinugroho, siapa pun yang tak mengenakan masker tak boleh masuk pasar.

“Tidak banyak juga hanya satu atau dua orang saja [tidak bermasker]. Kalau selama ini sudah kami minta mempertegas. Kalau datang ke pasar tanpa masker dilarang masuk,” tutur Bambang saat berbincang dengan Solopos.com, Senin (20/7/2020).

Disinggung kepatuhan protokol kesehatan dengan menjaga jarak, Bambang menuturkan selama ini lapak jualan pedagang sudah berjarak dengan sekat-sekat. Sementara, sejak ada pandemi Covid-19, kondisi pasar di Klaten relatif sepi sehingga jarang terjadi kondisi berdesakan di dalam pasar berdesakan.

“Selama ini kalau di dalam pasar tidak ada antrean. Uyuk-uyukan pembeli itu tidak ada,” ungkapnya.

Petugas penarikan retribusi Pasar Karangan, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten, Kardi, mengatakan hal senada. Saat pedagang pasar di Klaten sudah mematuhi protokol kesehatan demi mencegah persebaran Covid-19, sejumlah pembeli malah tak mengenakan masker.

“Kalau pedagang itu relatif sudah mematuhi. Yang cukup sulit itu di pembeli. Harapan saya itu pedagang dan pembeli sama-sama saling menyadari untuk saling menjaga supaya aman semua. Aktivitas pasar juga bisa berjalan seperti biasa,” kata Kardi.

Jual-Beli Online

Sementara itu, Disdagkop dan UKM Klaten masih menyiapkan fasilitas jual-beli komoditas secara online. Fasilitas itu berupa website yang memuat nama pedagang dan jenis barang dagangan termasuk harga dan nomor telepon yang bisa dihubungi konsumen.

Pembayaran bisa dilakukan secara tunai maupun nontunai.

Saat ini, rencana tersebut masih dalam proses pendataan pedagang. Rencana itu digulirkan di 40 pasar tradisional yang dikelola Pemkab Klaten. Jumlah total pedagang lebih dari 9.000 orang.

 

Sumber : https://www.solopos.com/

Peristiwa

Hukum & Kriminal

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading

Tulis Komentar Anda

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkini Lainnya

Polres Klaten Ungkap Sindikat Penipuan Jual Beli Kendaraan Online

Polres Klaten Ungkap Sindikat Penipuan Jual Beli Kendaraan Online. Aparat gabungan dari Polsek Jatinom dan…

Polres Klaten Ringkus Dua Tersangka Pencuri Laptop Dan Handphone

Polres Klaten Ringkus Dua Tersangka  Pencuri Laptop dan Handphone. WNF  (27), warga Desa Koripan, Kecamatan…

1.200 Kader Fatayat NU Klaten Siap Jadi Satgas Protokol Kesehatan Dalam Keluarga

1.200 Kader Fatayat NU Klaten Siap Jadi Satgas Protokol Kesehatan Dalam Keluarga. Menyikapi kondisi penambahan…

Pemkab Klaten Menetapkan Enam Prioritas Pembangunan 2022

Pemkab Klaten Menetapkan Enam Prioritas Pembangunan 2022, Pemerintah Kabupaten Klaten mulai ancang-ancang dalam prioritas pembangunan…

Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo Di Calonkan Sebagai Kapolri PCNU Klaten Mendukung

Komjen Pol Listyo Sigit Prabawo Di Calonkan Sebagai Kapolri PCNU Klaten Mendukung. Penunjukan Komjen Pol…

Meskipun Pandemi Covid 19 PAD Pasar Di Klaten Capai 100 Persen Lebih

  Meskipun Pandemi Covid PAD Pasar Di Klaten Capai 100 Persen Lebih. Target Pendapatan Asli…

Polres Klaten Memberikan Penghargaan Kepada 30 Anggotanya Yang Berprestasi

  Polres Klaten memberikan Penghargaan Kepada 30 Anggotanya Yang Berprestasi. Polres Klaten melaksanakan upacara pemberian…

Warga Desa Sidorejo Klaten Belum Mengungsi Meskipun Di KRB Tiga Merapi,Alasan Guguran Lava Pijar Mengarah Ke Barat

Warga Desa Sidorejo Klaten  Belum Mengungsi Meskipun Di KRB 3  Merapi karena Guguran lava Pijar…

Polres Klaten dan Unsur Terkait Gencar Operasi Yustisi Pendisiplinan Protokol Kesehatan Untuk Cegah Covid 19

Polres Klaten Dan Unsur Terkait Gencar Operasi Yustisi Pendisiplinan Protokol Kesehatan untuk Cegah Covid 19….

Muspika Edarkan Surat Bupati dan Sosialisasi PSBB Untuk Swalayan,Angkringan ,Warung Makan Guna Cegah Covid 19

Muspika, Edarkan Surat Bupati dan Sosialisasi PSBB Bagi Swalayan, Kafe, Warung, Angkringan Untuk Cegah Covid…