Jumat, 22 Januari 2021

Lalat Maggot Menjadi Alternatif Untuk Kelola Sampah Di Klaten, Hingga Saat Ini Budidaya Lalat Maggot Di Klaten Terus Berkembang Sinifigkan.

Angkasanews.id-
Rabu, 12 Agustus 2020 | 12:54WIB
3 menit baca
Budidaya Lalat Maggot di Desa Merbung, Klaten Selatan
Budidaya Lalat Maggot di Desa Merbung, Klaten Selatan
16859678893602362891

Lalat Maggot Menjadi Alternatif Untuk Kelola Sampah Di Klaten, Hingga Saat Ini Budidaya Lalat Maggot Di Klaten Terus Berkembang Sinifigkan.

Permasalahan  sampah hingga saat ini masih belum terpecahkan, dimana sampah tersebut bisa selalu terurai setiap harinya.

Kepala Bidang Pengendalian Dampak Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DLHK Klaten Dwi Maryono mengatakan, ada 5 kelompok pembudidaya lalat maggot BSF besar-besar  yang mampu mengurai sampah organik di Kabupaten Klaten.

Dwi Maryono Selaku Kepala Bidang Pengendalian Dampak Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DLHK Klaten

Pemkab Klaten akan memberikan anggaran sebesar Rp  556 juta rupiah bagi budidaya lalat maggot khusus kelompok besar yakni untuk pengadaan alat pemilah sampah di pasar, kendaraan untuk mengambil sampah makanan Maggot, maupun alat pencacah sampah” tandas Kabid Pengendalian Dampak Lingkungan DLHK Klaten Dwi Maryono kepada wartawan  di sela-sela pertemuan budidaya Lalat maggot di sebuah rumah makan di Klaten Rabu (12/8/20).

Di katakan budidaya lalat maggot jenis BSF sangat menjanjikan terutama bagi pengelolaan sampah yang saat ini masih belum terpecahkan bahkan menjadi permasalah baru dimana sampah tersebut bisa selalu terurai setiap harinya. Pemkab Klaten selalu mensuport kepada warganya yang telah mengembangkan budidaya lalat Maggot sebagai pahlawan bagi sampah organik di kabupaten Klaten.

Dijelaskan aspek penting dalam budidaya lalat maggot ini pada sektor sampah organik sehingga dapat meringankan beban dari beberapa sektor, ada sektor yang diuntungkan dari pembudidayanya sendiri dan warga yang setiap hari membuang sampah” ungkapnya.

Ia berharap pembudidayaan lalat maggot terus berkembang, anggotanya lebih banyak, pencapaiannya besar sehingga pengurangan sampah melalui budidaya maggot ini bisa signifikan, dengan biopon misalnya untuk skala kecil satu orang bisa mengurangi sampah organik 2 kwintal perhari.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DLHK Klaten Srihadi mengatakan, pengembangan budidaya lalat maggot di Klaten terus berkembang sinifigkan, yang semulanya ada sekitar 50 pembudidaya lalat Maggot saat ini sudah mencapai 115 pembudidaya lalat maggot di berbagai kecamatan di Klaten seperti di Kecamatan Prambanan, Klaten Selatan, Jatinom, Ceper, Pedan” Ujarnya.

Di sisi lain salah satu budidaya lalat Maggot jenis BSF asal Desa Merbung Kecamatan Klaten Selatan Daryanto mengatakan, sangat mendukung atas atensi yang diberikan dari pemerintah kabupaten Klaten kepada pembudidaya lalat maggot BSF yang  nantinya pembudidaya maggot akan lebih mudah jika mengambil sampah.

Ia menambahkan makanan untuk lalat maggot per harinya bisa mencapai 1 kwintal sampah untuk 20 kotak dan setiap harinya sudah bisa jual lalat maggot 15 kilogram untuk pakan lele dan ayam, dengan penghasilan perhari sekitar RP  70 ribu ya lumayan” pungkasnya. (YN).

Peristiwa

Hukum & Kriminal

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading

Tulis Komentar Anda

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkini Lainnya

Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo Di Calonkan Sebagai Kapolri PCNU Klaten Mendukung

Komjen Pol Listyo Sigit Prabawo Di Calonkan Sebagai Kapolri PCNU Klaten Mendukung. Penunjukan Komjen Pol…

Meskipun Pandemi Covid 19 PAD Pasar Di Klaten Capai 100 Persen Lebih

  Meskipun Pandemi Covid PAD Pasar Di Klaten Capai 100 Persen Lebih. Target Pendapatan Asli…

Polres Klaten Memberikan Penghargaan Kepada 30 Anggotanya Yang Berprestasi

  Polres Klaten memberikan Penghargaan Kepada 30 Anggotanya Yang Berprestasi. Polres Klaten melaksanakan upacara pemberian…

Warga Desa Sidorejo Klaten Belum Mengungsi Meskipun Di KRB Tiga Merapi,Alasan Guguran Lava Pijar Mengarah Ke Barat

Warga Desa Sidorejo Klaten  Belum Mengungsi Meskipun Di KRB 3  Merapi karena Guguran lava Pijar…

Polres Klaten dan Unsur Terkait Gencar Operasi Yustisi Pendisiplinan Protokol Kesehatan Untuk Cegah Covid 19

Polres Klaten Dan Unsur Terkait Gencar Operasi Yustisi Pendisiplinan Protokol Kesehatan untuk Cegah Covid 19….

Muspika Edarkan Surat Bupati dan Sosialisasi PSBB Untuk Swalayan,Angkringan ,Warung Makan Guna Cegah Covid 19

Muspika, Edarkan Surat Bupati dan Sosialisasi PSBB Bagi Swalayan, Kafe, Warung, Angkringan Untuk Cegah Covid…

Untuk Cegah Covid 19, Swalayan, Angkringan Operasionalnya Di Batasi Hanya Sampai Pukul 19.00 WIB

Untuk Mencegah Covid 19, Swalayan, Angkringan, Warung Makan Operasionalnya di Batasi Hanya Sampai Pukul 19.00.Wib….

Pemdes Tamanmartani Sleman Siap Layani Secara Prima Kepada Masyarakat Dengan Jemput Bola

Pemdes Tamanmartani Sleman Siap Layani secara Prima Kepada Masyarakat Dengan Jemput Bola. Pemerintah Desa Taman…

Anggaran 4,6 Milyar Untuk Bangun Wisata Kuliner Rowo Jombor

Anggaran 4,6 Milyar Untuk Bangun Wisata Kuliner Rowo Jombor. Pembangunan wisata kuliner yang terletak di…

Untuk Meningkatkan Kemampuan Polres Klaten Gelar Latihan Menembak.

Untuk Meningkatkan Kemampuan Polres Klaten Gelar Latihan Menembak. Polres Klaten menggelar latihan menembak bagi anggotanya…