Jumat, 23 April 2021

Lalat Maggot Menjadi Alternatif Untuk Kelola Sampah Di Klaten, Hingga Saat Ini Budidaya Lalat Maggot Di Klaten Terus Berkembang Sinifigkan.

Angkasanews.id-
Rabu, 12 Agustus 2020 | 12:54WIB
3 menit baca
Budidaya Lalat Maggot di Desa Merbung, Klaten Selatan
Budidaya Lalat Maggot di Desa Merbung, Klaten Selatan
16859678893602362891

Lalat Maggot Menjadi Alternatif Untuk Kelola Sampah Di Klaten, Hingga Saat Ini Budidaya Lalat Maggot Di Klaten Terus Berkembang Sinifigkan.

Permasalahan  sampah hingga saat ini masih belum terpecahkan, dimana sampah tersebut bisa selalu terurai setiap harinya.

Kepala Bidang Pengendalian Dampak Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DLHK Klaten Dwi Maryono mengatakan, ada 5 kelompok pembudidaya lalat maggot BSF besar-besar  yang mampu mengurai sampah organik di Kabupaten Klaten.

Dwi Maryono Selaku Kepala Bidang Pengendalian Dampak Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DLHK Klaten

Pemkab Klaten akan memberikan anggaran sebesar Rp  556 juta rupiah bagi budidaya lalat maggot khusus kelompok besar yakni untuk pengadaan alat pemilah sampah di pasar, kendaraan untuk mengambil sampah makanan Maggot, maupun alat pencacah sampah” tandas Kabid Pengendalian Dampak Lingkungan DLHK Klaten Dwi Maryono kepada wartawan  di sela-sela pertemuan budidaya Lalat maggot di sebuah rumah makan di Klaten Rabu (12/8/20).

Di katakan budidaya lalat maggot jenis BSF sangat menjanjikan terutama bagi pengelolaan sampah yang saat ini masih belum terpecahkan bahkan menjadi permasalah baru dimana sampah tersebut bisa selalu terurai setiap harinya. Pemkab Klaten selalu mensuport kepada warganya yang telah mengembangkan budidaya lalat Maggot sebagai pahlawan bagi sampah organik di kabupaten Klaten.

Dijelaskan aspek penting dalam budidaya lalat maggot ini pada sektor sampah organik sehingga dapat meringankan beban dari beberapa sektor, ada sektor yang diuntungkan dari pembudidayanya sendiri dan warga yang setiap hari membuang sampah” ungkapnya.

Ia berharap pembudidayaan lalat maggot terus berkembang, anggotanya lebih banyak, pencapaiannya besar sehingga pengurangan sampah melalui budidaya maggot ini bisa signifikan, dengan biopon misalnya untuk skala kecil satu orang bisa mengurangi sampah organik 2 kwintal perhari.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DLHK Klaten Srihadi mengatakan, pengembangan budidaya lalat maggot di Klaten terus berkembang sinifigkan, yang semulanya ada sekitar 50 pembudidaya lalat Maggot saat ini sudah mencapai 115 pembudidaya lalat maggot di berbagai kecamatan di Klaten seperti di Kecamatan Prambanan, Klaten Selatan, Jatinom, Ceper, Pedan” Ujarnya.

Di sisi lain salah satu budidaya lalat Maggot jenis BSF asal Desa Merbung Kecamatan Klaten Selatan Daryanto mengatakan, sangat mendukung atas atensi yang diberikan dari pemerintah kabupaten Klaten kepada pembudidaya lalat maggot BSF yang  nantinya pembudidaya maggot akan lebih mudah jika mengambil sampah.

Ia menambahkan makanan untuk lalat maggot per harinya bisa mencapai 1 kwintal sampah untuk 20 kotak dan setiap harinya sudah bisa jual lalat maggot 15 kilogram untuk pakan lele dan ayam, dengan penghasilan perhari sekitar RP  70 ribu ya lumayan” pungkasnya. (YN).

Peristiwa

Hukum & Kriminal

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading

Tulis Komentar Anda

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkini Lainnya

BPBD Klaten Gelar Pembekalan Dan Susun Skenario Mitigasi Gempa Bumi

BPBD Klaten Gelar Pembekalan & Susun Skenario Mitigasi Gempa Bumi. : Bertempat di Pendopo Pemkab, Badan…

Imam Sholat Taraweh Positif Covid,Masjid Sementara di Tutup

Imam Sholat Taraweh Positif Covid , Masjid Sementara di Tutup Seorang Imam Shalat Tarawih di Masjid…

Polres Klaten Bagikan Takjil dan Masker Gratis Kepada Masyarakat

Polres Klaten Bagikan Takjil dan Masker Gratis Kepada Masyarakat. Polres Klaten membagikan 950 takjil gratis…

Aparat Gabungan Klaten Gelar Operasi Yustisi Untuk Menekan Kasus Covid

Aparat Gabungan di Klaten Gelar Operasi Yustisia Untuk Menekan Kasus Covid. Personel gabungan dari Polres…

Polres Klaten Miliki Gedung Pelayanan Terppadu Berbasis IT

Polres Klaten Miliki Gedung Pelayanan Terpadu Berbasis IT Polres Klaten kini miliki sebuah bangunan yang…

Kapolda Jateng Mengapresiasi Gedung Layanan Terpadu Berbasis IT Polres Klaten

Kapolda Jateng Mengapresiasi  Gedung Layanan Terpadu Berbasis IT Polres Klaten Kapolda Jateng Irjen Pol Drs…

Tahun 2022 Klaten Memprioritaskan Pembangunan Ekonomi

Tahun 2022 Klaten Memprioritaskan  Pembangunan Ekonomi Bupati Klaten Hj. Sri Mulyani membuka Rapat Koordinasi Dan…

Penerimaan BST Warga Terdampak Covid 19 di 3 Desa di Prambanan Klaten

Penerimaan BST Warga Terdampak Covid di 3 Desa di Prambanan Klaten Sebanyak 371 KK Warga…

BST di Desa Taji Klaten Menurun,Warga Mempertanyakan Kades

BST di Desa Taji Klaten Menurun,Warga Mempertanyakan Kades. KBRN, Klaten :Sebanyak 178  KK  Warga Desa…

Warga Taskombang Klaten Nikmati Air Bersih Program Pamsimas

Warga Taskombang Klaten  Menikmati Air Bersih Program Pamsimas. Kepala Desa Taskombang Kecamatan Manisrenggo Klaten Aris…