Selasa, 20 Oktober 2020

Lalat Maggot Menjadi Alternatif Untuk Kelola Sampah Di Klaten, Hingga Saat Ini Budidaya Lalat Maggot Di Klaten Terus Berkembang Sinifigkan.

Angkasanews.id-
Rabu, 12 Agustus 2020 | 12:54WIB
3 menit baca
Budidaya Lalat Maggot di Desa Merbung, Klaten Selatan
Budidaya Lalat Maggot di Desa Merbung, Klaten Selatan
16859678893602362891

Lalat Maggot Menjadi Alternatif Untuk Kelola Sampah Di Klaten, Hingga Saat Ini Budidaya Lalat Maggot Di Klaten Terus Berkembang Sinifigkan.

Permasalahan  sampah hingga saat ini masih belum terpecahkan, dimana sampah tersebut bisa selalu terurai setiap harinya.

Kepala Bidang Pengendalian Dampak Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DLHK Klaten Dwi Maryono mengatakan, ada 5 kelompok pembudidaya lalat maggot BSF besar-besar  yang mampu mengurai sampah organik di Kabupaten Klaten.

Dwi Maryono Selaku Kepala Bidang Pengendalian Dampak Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DLHK Klaten

Pemkab Klaten akan memberikan anggaran sebesar Rp  556 juta rupiah bagi budidaya lalat maggot khusus kelompok besar yakni untuk pengadaan alat pemilah sampah di pasar, kendaraan untuk mengambil sampah makanan Maggot, maupun alat pencacah sampah” tandas Kabid Pengendalian Dampak Lingkungan DLHK Klaten Dwi Maryono kepada wartawan  di sela-sela pertemuan budidaya Lalat maggot di sebuah rumah makan di Klaten Rabu (12/8/20).

Di katakan budidaya lalat maggot jenis BSF sangat menjanjikan terutama bagi pengelolaan sampah yang saat ini masih belum terpecahkan bahkan menjadi permasalah baru dimana sampah tersebut bisa selalu terurai setiap harinya. Pemkab Klaten selalu mensuport kepada warganya yang telah mengembangkan budidaya lalat Maggot sebagai pahlawan bagi sampah organik di kabupaten Klaten.

Dijelaskan aspek penting dalam budidaya lalat maggot ini pada sektor sampah organik sehingga dapat meringankan beban dari beberapa sektor, ada sektor yang diuntungkan dari pembudidayanya sendiri dan warga yang setiap hari membuang sampah” ungkapnya.

Ia berharap pembudidayaan lalat maggot terus berkembang, anggotanya lebih banyak, pencapaiannya besar sehingga pengurangan sampah melalui budidaya maggot ini bisa signifikan, dengan biopon misalnya untuk skala kecil satu orang bisa mengurangi sampah organik 2 kwintal perhari.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DLHK Klaten Srihadi mengatakan, pengembangan budidaya lalat maggot di Klaten terus berkembang sinifigkan, yang semulanya ada sekitar 50 pembudidaya lalat Maggot saat ini sudah mencapai 115 pembudidaya lalat maggot di berbagai kecamatan di Klaten seperti di Kecamatan Prambanan, Klaten Selatan, Jatinom, Ceper, Pedan” Ujarnya.

Di sisi lain salah satu budidaya lalat Maggot jenis BSF asal Desa Merbung Kecamatan Klaten Selatan Daryanto mengatakan, sangat mendukung atas atensi yang diberikan dari pemerintah kabupaten Klaten kepada pembudidaya lalat maggot BSF yang  nantinya pembudidaya maggot akan lebih mudah jika mengambil sampah.

Ia menambahkan makanan untuk lalat maggot per harinya bisa mencapai 1 kwintal sampah untuk 20 kotak dan setiap harinya sudah bisa jual lalat maggot 15 kilogram untuk pakan lele dan ayam, dengan penghasilan perhari sekitar RP  70 ribu ya lumayan” pungkasnya. (YN).

Peristiwa

Hukum & Kriminal

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading

Tulis Komentar Anda

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkini Lainnya

Bumdes Kemudo Makmur Prambanan Klaten Tetap Berjalan Lancar di tengah Pandemi Covid 19

Bumdes Kemudo Makmur Prambanan Klaten tetap berjalan lancar di tengah Pandemi Covid 19. Pengelolaan Badan…

Deklarasi Bersama,Komitmen Tolak Unjuk Rasa Anarkis Masyarakat Klaten

Deklarasi Bersama,Komitmen Tolak Unjuk Rasa Anarkis Masyarakat Klaten.. Polres Klaten dan berbagai elemen masyarakat Klaten…

Pemdes Kebonalas Manisrenggo Klaten Bangun Kantor Desa Baru Senilai Rp 700 Juta.

Pemerintah Desa Kebonalas Kecamatan Manisrenggo Klaten Bangun Kantor Desa baru dengan anggaran senilai RP 700…

Ribuan KK di Kecamatan Manisrenggo Klaten yang terdampak Covid 19 mendapat Bantuan Paket Sembako

Ribuan KK di Kecamatan Manisrenggo Klaten yang terdampak Covid 19 mendapat Bantuan Paket Sembako. KBRN,…

Budidaya Maggot Di Desa Joho Prambanan Klaten Akan Menggandeng Perguruan Tinggi.

Budidaya Maggot Di Desa Joho Prambanan Klaten Akan Menggandeng Perguruan Tinggi. Kepala Desa Joho Sulis…

Pengembang Siapkan Ratusan Rumah Untuk Warga Klaten Yang Terdampak Pembangunan Proyek Jalan Tol Jogja-Solo

Pengembang siapkan Ratusan Rumah untuk warga Klaten yang terdampak Pembangunan Proyek Jalan Tol Jogja-Solo. Unit…

Uji Coba PTM Di SMP N 1 Karangdowo Klaten Tahap Pertama Hingga Ke Empat Berjalan Lancar.

Uji Coba PTM Di SMP N 1 Karangdowo Klaten Tahap Pertama  Hingga Tahap Ke Empat …

Dampak Covid 19, PBB di Kecamatan Karangdowo Klaten baru Capai 75 %

Dampak Covid 19 PBB di Kecamatan Karangdowo Klaten Baru capai 75 %. Akibat Covid-19 pendapatan…

5 SMP N di Klaten Uji Coba PTM berjalan baik dan Lancar

5 SMP N di Klaten Uji Coba  PTM hari pertama  berjalan baik dan Lancar. Kepala…

Kesadaran Warga Kemalang Klaten Cukup Tinggi, PBB Bisa Capai 98 % Meskipun Covid 19

Kesadaran Warga Kemalang Klaten Cukup Tinggi, PBB bisa Capai 98 persen meskipun Covid 19.  …