Jumat, 23 April 2021

Protokol Kesehatan Pilkada 2020, KPU Atur Jam untuk Pemilih

Angkasanews.id-
Senin, 27 Juli 2020 | 03:15WIB
1 menit baca
Ketua KPU Arief Budiman (tengah) didamping koimisioner KPU Ilham Saputra (kiri), Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Dirjen P2P) Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto (kanan) dan Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito (kedua kanan) berbincang dengan petugas KPPS saat meninjau simulasi pemungutan suara pemilihan serentak 2020 di Jakarta, Rabu (22/7/2020). (Antara Foto/Nova Wahyudi/pras).
Ketua KPU Arief Budiman (tengah) didamping koimisioner KPU Ilham Saputra (kiri), Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Dirjen P2P) Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto (kanan) dan Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito (kedua kanan) berbincang dengan petugas KPPS saat meninjau simulasi pemungutan suara pemilihan serentak 2020 di Jakarta, Rabu (22/7/2020). (Antara Foto/Nova Wahyudi/pras).
16859678893602362891

Solopos.com, JAKARTA – Ada sejumlah perbedaan dalam proses pencoblosan di tempat pemungutan suara (TPS) pada saat pilkada 2020 nanti. Salah satunya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengatur skema pembagian jam untuk pemilih di masing-masing TPS.

Ketua KPU, Arief Budiman, menyampaikan waktu pelaksanaan pemungutan suara di TPS masih sama. Waktu tersebut dari pukul 07.00-13.00 waktu setempat.

Namun, yang berbeda kali ini adalah jumlah pemilihnya yang kini dibatasi.

“Pemilih itu kan awalnya 800, maksimal 800, nah kami buat dalam aturan KPU [sekarang] maksimal 500, maksimal ya. Jadi bisa saja 450, 400, pokoknya tidak boleh melebihi 500,” kata Arief di Kantor KPU, Jakarta, Rabu (22/7/2020).

Mengingat pilkada 2020 ini dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19, kata dia, KPU mencoba mengatur skema agar tidak terjadi penumpukan pemilih di TPS.

Sehingga, dalam proses pemungutan suara ini KPU mencoba untuk meminimalisasi penularan Covid-19 di masyarakat.

“Sekarang kami  imbau agar datang di jam tertentu. Jadi misalnya, pemilih nomor sekian silakan datang di jam sekian ya. Walaupun tetap kami  layani antara jam 7 sampai 1 siang [13.00 WIB], tapi kami imbau Anda datang jam sekian supaya tidak terjadi penumpukan pemilih,” kata Arief.

Pelaksanaan simulasi pemungutan suara pilkada 2020 tetap digelar meski salah seorang tenaga ahli KPU terkonfirmasi Covid-19.

Arief mengatakan telah melakukan tindakan cepat seperti menyemprotkan disinfektan, penutupan sementara ruang kerja yang bersangkutan, hingga menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

“Pelaksanaan simulasi tetap dilakukan dengann protokol kesehatan yang ketat, sebagaimana yang telah kita tetapkan,” kata Arief dalam jumpa persnya di Kantor KPU  yang dilakukan secara virtual, Selasa (21/7/2020).

 

Sumber : https://www.solopos.com/

Peristiwa

Hukum & Kriminal

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading

Tulis Komentar Anda

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkini Lainnya

BPBD Klaten Gelar Pembekalan Dan Susun Skenario Mitigasi Gempa Bumi

BPBD Klaten Gelar Pembekalan & Susun Skenario Mitigasi Gempa Bumi. : Bertempat di Pendopo Pemkab, Badan…

Imam Sholat Taraweh Positif Covid,Masjid Sementara di Tutup

Imam Sholat Taraweh Positif Covid , Masjid Sementara di Tutup Seorang Imam Shalat Tarawih di Masjid…

Polres Klaten Bagikan Takjil dan Masker Gratis Kepada Masyarakat

Polres Klaten Bagikan Takjil dan Masker Gratis Kepada Masyarakat. Polres Klaten membagikan 950 takjil gratis…

Aparat Gabungan Klaten Gelar Operasi Yustisi Untuk Menekan Kasus Covid

Aparat Gabungan di Klaten Gelar Operasi Yustisia Untuk Menekan Kasus Covid. Personel gabungan dari Polres…

Polres Klaten Miliki Gedung Pelayanan Terppadu Berbasis IT

Polres Klaten Miliki Gedung Pelayanan Terpadu Berbasis IT Polres Klaten kini miliki sebuah bangunan yang…

Kapolda Jateng Mengapresiasi Gedung Layanan Terpadu Berbasis IT Polres Klaten

Kapolda Jateng Mengapresiasi  Gedung Layanan Terpadu Berbasis IT Polres Klaten Kapolda Jateng Irjen Pol Drs…

Tahun 2022 Klaten Memprioritaskan Pembangunan Ekonomi

Tahun 2022 Klaten Memprioritaskan  Pembangunan Ekonomi Bupati Klaten Hj. Sri Mulyani membuka Rapat Koordinasi Dan…

Penerimaan BST Warga Terdampak Covid 19 di 3 Desa di Prambanan Klaten

Penerimaan BST Warga Terdampak Covid di 3 Desa di Prambanan Klaten Sebanyak 371 KK Warga…

BST di Desa Taji Klaten Menurun,Warga Mempertanyakan Kades

BST di Desa Taji Klaten Menurun,Warga Mempertanyakan Kades. KBRN, Klaten :Sebanyak 178  KK  Warga Desa…

Warga Taskombang Klaten Nikmati Air Bersih Program Pamsimas

Warga Taskombang Klaten  Menikmati Air Bersih Program Pamsimas. Kepala Desa Taskombang Kecamatan Manisrenggo Klaten Aris…