Jumat, 23 April 2021

IUMK Pengelola Tambang Di Klaten Di Harapkan Operasinya Tidak Menggunakan Alat Berat Karena Bisa Merusak Lingkungan

Angkasanews.id-
Kamis, 17 Desember 2020 | 14:39WIB
3 menit baca
Agus Suprapto KPL DPMPTSP Klaten
16859678893602362891

 

IUMK Pengelola Tambang Di Klaten ,Di harapkan Operasinya tidak Menggunakan Alat Berat Karena Bisa Merusak Lingkungan.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DPMPTSP Kabupaten Klaten Agus Suprapto mengatakan Izin usaha mikro kecil sektor pertambangan sesuatu yang baru ketika  para pelaku usaha tersebut mengakses lewat Online Single Submission atau OSS Sudah kita komunikasikan dengan PKPM.

Bahwa kemudahan perizinan berusaha  memang merupakan tugas dan bagian dari pemerintah namun khususnya di sektor pertambangan dari kajian pkpm itu harus tetap memenuhi beberapa persyaratan-persyaratan”tandas Kepala DPMPTSP Klaten Agus Suprapto usai Sosialisasi dan Pembinaan Izin Usaha Mikro Kecil IUMK Sektor Pertambangan di Pendopo Pemkab klaten Kamis(17/12/2020)

Setelah banyaknya IUMK lewat OSS yang diinput dibuat sendiri oleh pelaku usaha di evaluasi dan sekarang sudah dilakukan pemblokiran oleh lembaga oss. Artinya dari pelaku usaha ingin menambah lagi sudah tidak bisa karena sudah diblokir semuanya.

Di jelaskan alasan pemblokrian  khususnya izin usaha di sektor pertambangan itu tidak masuk di dalam PP Nomor 24 Tahun 2018  tentang OSS pasal 85”ungkapnya

Lebih lanjut Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DPMPTSP Klaten Agus Suprapto mengatakan PKPM memblokir untuk penerbitan micro kecil sektor pertambangan. Karena nanti minerba mineral dan batu bara  menjadi kewenangan pusat  dari kementrian Esdm. 

Di klaten total izin usaha Mikro Kecil Sektor Pertambangan ada 106 izin  pengusaha tambang seperti di Kecamatan Kemalang,Karangnongko dan Jatinom mereka sudah mempunyai izin sah. Sambil menunggu evaluasi, yang penting tadi sudah di koordinasikan silahkan melaksanakan kegiatan operasi tetapi dengan  standart ukurannya yang berbeda. Kalau IUMK  ya bagaimana melaksanakan kegiatan secara tradisional, sehingga jangan sampai merusak lingkungan. 

Dari beberapa pengawasan kita melihat  mereka ada yang menggunakan bego atau eskapator, lalu kita sampaikan jangan seperti itu karena merusak lingkungan ,Kalau izin mikro kecil ya mereka harus memahami dan mentaati aturan terkait dengan Undang-undang lingkungan.

Dengan Harapan ya menggunakan alat tradisional tidak sampai merusak lingkungan.  Sampai sekarang belum ada sanksi karena masih dilakukan pembinaan, pembinaan sambil berjalan kita menunggu Undang-Undang petunjuk teknis”ujarnya

Ia menambahkan Kalau lewat OSS tidak ada jangka waktu, selama mereka sudah memiliki izin usaha tidak ada perubahan ya izinnya terus berlanjut.

Maka dari itu nanti sesuai dengan kewenangannya akan dilakukan pengawasan dan pembinaan dari dinas lingkungan hidup terkait dengan lingkungan. Kalau dilihat dari DLHK penambangan itu melakukan kerusakan lingkungan terus menerus.

Maka DLHK bisa membuat rekomendasi kepada yang bersangkutan untuk diberhentikan atau diperingati juga bisa di cabut apabila ada rekomendasi teknis yang dapat dipertanggungjawabkan ya nanti ada tahapannya”imbuhnya

Sementara itu Pengelola  Tambang  di lokasi Desa Talun  Kecamatan Kemalang Daliyo  43 mengatakan  kalau dirinya menyikapi boleh boleh saja seperti itu, mungkin disitu ada sewa secara serta merta sendiri tetapi juga kerjasama dengan pihak yang punya alat berat.

Dengan adanya sosilisasi ini sangat memuaskan dan sangat baik karena paling tidak mengarahkan kita sebagai pelaku usaha,  paling tidak kan menata menjadi lebih baik dalam kerja kita aman juga mantep untuk kerja. 

Ya memang Dari awal ada keraguan, tapi paling tidak kita ada sedikit pembelajaran-pembelajaran setelah ada informasi yang sekiranya kita mantep ya sudah kita pakai kerja dan kita juga taat karena juga pajak secara mengikuti peraturan yang ada.

Dengan harapan nanti setiap pengelola tambang pihak pemerintah untuk mempermudah perizinan di kemudian hari kalau memang diperlukan seperti SIUP  juga siap  dari pihak pemerintah juga mengarahkan  kami untuk menjadi penambang yang baik dan taat pada aturan pemerintah.

Harus ada kejelasan yang pasti, dan membuat kita selaku penambangan paling tidak bisa nyaman  berguna untuk masyarakat dan kita juga siap membantu sistem lingkungan. 

Ia menambahkan pihaknya usaha tambang baru sekitar satu bulan,Perhari bisa mengeluarkan barang tambang itu tergantung dari sistem pasirnya itu sendiri, kalau memang pas kebetulan bagus mungkin paling tidak per hari bisa mencapai 25, 30-40 rit selama  24 jam”pungkasnya (L>YN)

Peristiwa

Hukum & Kriminal

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading

Tulis Komentar Anda

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkini Lainnya

BPBD Klaten Gelar Pembekalan Dan Susun Skenario Mitigasi Gempa Bumi

BPBD Klaten Gelar Pembekalan & Susun Skenario Mitigasi Gempa Bumi. : Bertempat di Pendopo Pemkab, Badan…

Imam Sholat Taraweh Positif Covid,Masjid Sementara di Tutup

Imam Sholat Taraweh Positif Covid , Masjid Sementara di Tutup Seorang Imam Shalat Tarawih di Masjid…

Polres Klaten Bagikan Takjil dan Masker Gratis Kepada Masyarakat

Polres Klaten Bagikan Takjil dan Masker Gratis Kepada Masyarakat. Polres Klaten membagikan 950 takjil gratis…

Aparat Gabungan Klaten Gelar Operasi Yustisi Untuk Menekan Kasus Covid

Aparat Gabungan di Klaten Gelar Operasi Yustisia Untuk Menekan Kasus Covid. Personel gabungan dari Polres…

Polres Klaten Miliki Gedung Pelayanan Terppadu Berbasis IT

Polres Klaten Miliki Gedung Pelayanan Terpadu Berbasis IT Polres Klaten kini miliki sebuah bangunan yang…

Kapolda Jateng Mengapresiasi Gedung Layanan Terpadu Berbasis IT Polres Klaten

Kapolda Jateng Mengapresiasi  Gedung Layanan Terpadu Berbasis IT Polres Klaten Kapolda Jateng Irjen Pol Drs…

Tahun 2022 Klaten Memprioritaskan Pembangunan Ekonomi

Tahun 2022 Klaten Memprioritaskan  Pembangunan Ekonomi Bupati Klaten Hj. Sri Mulyani membuka Rapat Koordinasi Dan…

Penerimaan BST Warga Terdampak Covid 19 di 3 Desa di Prambanan Klaten

Penerimaan BST Warga Terdampak Covid di 3 Desa di Prambanan Klaten Sebanyak 371 KK Warga…

BST di Desa Taji Klaten Menurun,Warga Mempertanyakan Kades

BST di Desa Taji Klaten Menurun,Warga Mempertanyakan Kades. KBRN, Klaten :Sebanyak 178  KK  Warga Desa…

Warga Taskombang Klaten Nikmati Air Bersih Program Pamsimas

Warga Taskombang Klaten  Menikmati Air Bersih Program Pamsimas. Kepala Desa Taskombang Kecamatan Manisrenggo Klaten Aris…