Sabtu, 24 Juli 2021

IUMK Pengelola Tambang Di Klaten Di Harapkan Operasinya Tidak Menggunakan Alat Berat Karena Bisa Merusak Lingkungan

Angkasanews.id-
Kamis, 17 Desember 2020 | 14:39WIB
3 menit baca
Agus Suprapto KPL DPMPTSP Klaten
16859678893602362891

 

IUMK Pengelola Tambang Di Klaten ,Di harapkan Operasinya tidak Menggunakan Alat Berat Karena Bisa Merusak Lingkungan.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DPMPTSP Kabupaten Klaten Agus Suprapto mengatakan Izin usaha mikro kecil sektor pertambangan sesuatu yang baru ketika  para pelaku usaha tersebut mengakses lewat Online Single Submission atau OSS Sudah kita komunikasikan dengan PKPM.

Bahwa kemudahan perizinan berusaha  memang merupakan tugas dan bagian dari pemerintah namun khususnya di sektor pertambangan dari kajian pkpm itu harus tetap memenuhi beberapa persyaratan-persyaratan”tandas Kepala DPMPTSP Klaten Agus Suprapto usai Sosialisasi dan Pembinaan Izin Usaha Mikro Kecil IUMK Sektor Pertambangan di Pendopo Pemkab klaten Kamis(17/12/2020)

Setelah banyaknya IUMK lewat OSS yang diinput dibuat sendiri oleh pelaku usaha di evaluasi dan sekarang sudah dilakukan pemblokiran oleh lembaga oss. Artinya dari pelaku usaha ingin menambah lagi sudah tidak bisa karena sudah diblokir semuanya.

Di jelaskan alasan pemblokrian  khususnya izin usaha di sektor pertambangan itu tidak masuk di dalam PP Nomor 24 Tahun 2018  tentang OSS pasal 85”ungkapnya

Lebih lanjut Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DPMPTSP Klaten Agus Suprapto mengatakan PKPM memblokir untuk penerbitan micro kecil sektor pertambangan. Karena nanti minerba mineral dan batu bara  menjadi kewenangan pusat  dari kementrian Esdm. 

Di klaten total izin usaha Mikro Kecil Sektor Pertambangan ada 106 izin  pengusaha tambang seperti di Kecamatan Kemalang,Karangnongko dan Jatinom mereka sudah mempunyai izin sah. Sambil menunggu evaluasi, yang penting tadi sudah di koordinasikan silahkan melaksanakan kegiatan operasi tetapi dengan  standart ukurannya yang berbeda. Kalau IUMK  ya bagaimana melaksanakan kegiatan secara tradisional, sehingga jangan sampai merusak lingkungan. 

Dari beberapa pengawasan kita melihat  mereka ada yang menggunakan bego atau eskapator, lalu kita sampaikan jangan seperti itu karena merusak lingkungan ,Kalau izin mikro kecil ya mereka harus memahami dan mentaati aturan terkait dengan Undang-undang lingkungan.

Dengan Harapan ya menggunakan alat tradisional tidak sampai merusak lingkungan.  Sampai sekarang belum ada sanksi karena masih dilakukan pembinaan, pembinaan sambil berjalan kita menunggu Undang-Undang petunjuk teknis”ujarnya

Ia menambahkan Kalau lewat OSS tidak ada jangka waktu, selama mereka sudah memiliki izin usaha tidak ada perubahan ya izinnya terus berlanjut.

Maka dari itu nanti sesuai dengan kewenangannya akan dilakukan pengawasan dan pembinaan dari dinas lingkungan hidup terkait dengan lingkungan. Kalau dilihat dari DLHK penambangan itu melakukan kerusakan lingkungan terus menerus.

Maka DLHK bisa membuat rekomendasi kepada yang bersangkutan untuk diberhentikan atau diperingati juga bisa di cabut apabila ada rekomendasi teknis yang dapat dipertanggungjawabkan ya nanti ada tahapannya”imbuhnya

Sementara itu Pengelola  Tambang  di lokasi Desa Talun  Kecamatan Kemalang Daliyo  43 mengatakan  kalau dirinya menyikapi boleh boleh saja seperti itu, mungkin disitu ada sewa secara serta merta sendiri tetapi juga kerjasama dengan pihak yang punya alat berat.

Dengan adanya sosilisasi ini sangat memuaskan dan sangat baik karena paling tidak mengarahkan kita sebagai pelaku usaha,  paling tidak kan menata menjadi lebih baik dalam kerja kita aman juga mantep untuk kerja. 

Ya memang Dari awal ada keraguan, tapi paling tidak kita ada sedikit pembelajaran-pembelajaran setelah ada informasi yang sekiranya kita mantep ya sudah kita pakai kerja dan kita juga taat karena juga pajak secara mengikuti peraturan yang ada.

Dengan harapan nanti setiap pengelola tambang pihak pemerintah untuk mempermudah perizinan di kemudian hari kalau memang diperlukan seperti SIUP  juga siap  dari pihak pemerintah juga mengarahkan  kami untuk menjadi penambang yang baik dan taat pada aturan pemerintah.

Harus ada kejelasan yang pasti, dan membuat kita selaku penambangan paling tidak bisa nyaman  berguna untuk masyarakat dan kita juga siap membantu sistem lingkungan. 

Ia menambahkan pihaknya usaha tambang baru sekitar satu bulan,Perhari bisa mengeluarkan barang tambang itu tergantung dari sistem pasirnya itu sendiri, kalau memang pas kebetulan bagus mungkin paling tidak per hari bisa mencapai 25, 30-40 rit selama  24 jam”pungkasnya (L>YN)

Peristiwa

Hukum & Kriminal

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading

Tulis Komentar Anda

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkini Lainnya

SMP N 2 Karangnongko di Lereng Merapi Gelar MPLS Secara Online Berjalan Lancar

SMP N 2 Karangnongko di Lereng Merapi Gelar MPLS Secara Online Berjalan Lancar Kepala Sekolah…

SMP N 2 Manisrenggo Klaten Gelar MPLS Secara Online

SMP Negeri 2 Manisrenggo Klaten Gelar MPLS Secara Online SMP N 2 Manisrenggo Klaten Jawa…

Kabar Gembira,Pemkab Klaten Membuka 154 Lowongan CPNS

Kabar Gembira, Pemkab Klaten Membuka 154 Lowongan CPNS. Ada kabar gembira bagi masyarakat Klaten, khususnya…

Tekan Covid 19,Polres Klaten Gelar Operasi Yustisi Prokes dan Patroli Penertiban Warung

Tekan Covid 19,Polres Klaten Gelar Operasi Yustisi Prokes dan Patroli Penertiban Warung Saat ini PPKM…

Pemcam Manisrenggo Klaten Lengkapi Sarana dan Prasarana Tempat Isolasi Terpusat Pasien Covid 19

Pemcam Manisrenggo Klaten Lengkapi Sarana dan Prasarana tempat Isolasi Terpusat pasien Covid 19   KBRN;Klaten…

Cegah Kasus Covid 19,Candi Borobudur Ditutup Sementara

Cegah Kasus Covid 19, Candi Borobudur Ditutup Sementara PT  Taman  Wisata  Candi  Borobudur,  Prambanan  & …

Aparat Gabungan di Klaten Tutup Warung dan Tempat Usaha Yang Buka di Atas Pukul 21.00 Wib

Aparat Gabungan di Klaten Tutup Warung dan Tempat Usaha yang Buka di Atas pukul 21.00…

Kasus Covid 19 di Klaten Menggila Musda KAHMI Dipersingkat

Kasus Covid 19 di Klaten Menggila, Musda KAHMI Dipersingkat Karena Kabupaten Klaten kini sedang zona…

TNI dan Rakyat Gotong Royong Pengecoran Jalan Desa

TNI dan Rakyat Gotong Royong  Pengecoran Jalan Desa TNI dan rakyat yang tergabung dalam TMMD…

Ribuan Warga Jadi Sasaran ,Serbuan Vaksinasi di Klaten

Ribuan Warga Jadi Sasaran ‘Serbuan Vaksinasi’ di Klaten Polres Klaten bersama Kodim dan Pemkab Klaten…