Selasa, 20 Oktober 2020

Mendikbud: Pendidikan Jarak Jauh Bisa Berlanjut Setelah Pandemi

Angkasanews.id-
Senin, 27 Juli 2020 | 03:52WIB
1 menit baca
Nadiem Makarim (tengah) meninggalkan Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019). (Antara - Wahyu Putro A)
Nadiem Makarim (tengah) meninggalkan Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019). (Antara - Wahyu Putro A)
16859678893602362891

Solopos.com, JAKARTA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengatakan pendidikan jarak jauh (PJJ) bisa diterapkan secara permanen usai pandemi Covid-19.

“PJJ nantinya akan menjadi permanen, tidak hanya pada saat pandemi COVID-19 saja,” ujar Nadiem dalam rapat kerja dengan Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Jakarta, Kamis.

Dia menjelaskan pemanfaatan teknologi akan menjadi hal yang mendasar dalam pembelajaran. Penerapannya pun tidak hanya PJJ, tetapi juga dengan model hibrid. Pemanfaatan teknologi memberikan kesempatan bagi sekolah untuk melakukan berbagai macam kegiatan belajar.

Nadiem mengatakan pandemi Covid-19 telah memberikan kesempatan pada dunia pendidikan untuk melakukan berbagai macam efisiensi dan teknologi. Meski pada penerapannya saat ini masih mengalami banyak kekurangan, seperti kecakapan guru hingga infrastruktur, seperti ketersediaan internet dan listrik.

Beradaptasi dengan Pendidikan Jarak Jauh

Meskipun demikian, lanjut dia, baik guru maupun orang tua dapat beradaptasi dan bereksperimen memanfaatkan teknologi untuk kegiatan belajar.

Saat ini, Kemendikbud melakukan perumusan kurikulum hingga asesmen PJJ. Kurikulum itu disusun dengan mempertimbangkan penyederhanaan belajar dan fokus kepada aspek literasi, numerasi, dan pendidikan berkarakter.

Tim dari Kemendikbud, yakni Balitbang, sedang mempersiapkan kurikulum itu. Selain kurikulum PJJ, lanjut dia, Kemendikbud juga menyiapkan modul pembelajaran. Dengan modul tersebut, siswa dapat belajar di rumah secara mandiri.

Modul itu juga membantu guru melakukan PJJ. Kemendikbud juga menyusun modul untuk para orang tua dalam mendampingi anaknya belajar.

 

Sumber : https://www.solopos.com

Peristiwa

Hukum & Kriminal

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading

Tulis Komentar Anda

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkini Lainnya

Bumdes Kemudo Makmur Prambanan Klaten Tetap Berjalan Lancar di tengah Pandemi Covid 19

Bumdes Kemudo Makmur Prambanan Klaten tetap berjalan lancar di tengah Pandemi Covid 19. Pengelolaan Badan…

Deklarasi Bersama,Komitmen Tolak Unjuk Rasa Anarkis Masyarakat Klaten

Deklarasi Bersama,Komitmen Tolak Unjuk Rasa Anarkis Masyarakat Klaten.. Polres Klaten dan berbagai elemen masyarakat Klaten…

Pemdes Kebonalas Manisrenggo Klaten Bangun Kantor Desa Baru Senilai Rp 700 Juta.

Pemerintah Desa Kebonalas Kecamatan Manisrenggo Klaten Bangun Kantor Desa baru dengan anggaran senilai RP 700…

Ribuan KK di Kecamatan Manisrenggo Klaten yang terdampak Covid 19 mendapat Bantuan Paket Sembako

Ribuan KK di Kecamatan Manisrenggo Klaten yang terdampak Covid 19 mendapat Bantuan Paket Sembako. KBRN,…

Budidaya Maggot Di Desa Joho Prambanan Klaten Akan Menggandeng Perguruan Tinggi.

Budidaya Maggot Di Desa Joho Prambanan Klaten Akan Menggandeng Perguruan Tinggi. Kepala Desa Joho Sulis…

Pengembang Siapkan Ratusan Rumah Untuk Warga Klaten Yang Terdampak Pembangunan Proyek Jalan Tol Jogja-Solo

Pengembang siapkan Ratusan Rumah untuk warga Klaten yang terdampak Pembangunan Proyek Jalan Tol Jogja-Solo. Unit…

Uji Coba PTM Di SMP N 1 Karangdowo Klaten Tahap Pertama Hingga Ke Empat Berjalan Lancar.

Uji Coba PTM Di SMP N 1 Karangdowo Klaten Tahap Pertama  Hingga Tahap Ke Empat …

Dampak Covid 19, PBB di Kecamatan Karangdowo Klaten baru Capai 75 %

Dampak Covid 19 PBB di Kecamatan Karangdowo Klaten Baru capai 75 %. Akibat Covid-19 pendapatan…

5 SMP N di Klaten Uji Coba PTM berjalan baik dan Lancar

5 SMP N di Klaten Uji Coba  PTM hari pertama  berjalan baik dan Lancar. Kepala…

Kesadaran Warga Kemalang Klaten Cukup Tinggi, PBB Bisa Capai 98 % Meskipun Covid 19

Kesadaran Warga Kemalang Klaten Cukup Tinggi, PBB bisa Capai 98 persen meskipun Covid 19.  …