Jumat, 30 Oktober 2020

Pemuda diharapkan Mampu Tebarkan Narasi Kebangsaan

Angkasanews.id-
Jumat, 4 September 2020 | 14:14WIB
2 menit baca
saat mendaftar di KPU Klaten
saat mendaftar di KPU Klaten
16859678893602362891

Pemuda diharapkan Mampu Tebarkan Narasi Kebangsaan

Nasionalisme tidak bisa dilepaskan dari peranan pemuda. Soekarno, Hatta, Ki Hajar Dewantara, Cipto Mangunkusumo dan masih banyak tokoh pergerakan lain, giat menentang kolonialisme ketika mereka berusia kurang dari 30 tahun.

“Sumpah Pemuda pada tahun 1928 menjadi puncak kesadaran nasionalisme anak muda yang semula bersifat kedaerahan (primordial) menjadi kebangsaan, yang kemudian berbuah pada kemerdekaan. Pencapaian masa pergerakan ini perlu kembali diteladani oleh generasi muda Indonesia saat ini,” tandas Kepala Badan Pembinaan BPIP, Prof. Yudian Wahyudi, saat menjadi pembicara kunci pada acara webinar ‘Muda Merdeka, Bicara Bangsa dan Pancasila’ yang diselenggarakan Senat dan Dewan Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora, UIN Sunan Kalijaga Yogyakkarta, Jumat (4/9/2020).

Kepala BPIP

Di katakan tantangan terhadap kebangsaan tidak berhenti meski sudah merdeka. Ancaman terhadap kesatuan tanah air, bangsa, dan bahasa Indonesia tetap masih ada di antaranya dalam bentuk ancaman militer asing, eksklusivisme beragama, rendahnya literasi media, penyebaran berita hoax, dan kecenderungan masyarakat yang gemar berbicara dalam bahasa asing ketimbang bahasa Indonesia.

Pemuda diharapkan mengembangkan kemampuan dan kecakapan diri agar bisa mengantisipasi ancaman-ancaman kebangsaan tersebut.

“Soekarno muda, Hatta muda, bukan hanya berani. Tetapi mereka juga kelompok intelektual. Pemuda yang andal harus terpelajar dan berkualitas,” ungkapnya

Disisi lain Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Almakin,  mengingatkan untuk mewaspadai kecenderungan generasi muda melupakan warisan kearifan bangsa.

“Jangan sampai seperti Malin Kundang yang melupakan ibunya. Ibu pertiwi dan bahasa Ibu,” katanya

Ia  menegaskan bahwa komitmen pada kebangsaan dan Pancasila tidak semata diukur dari frekuensi berdebat tentang Pancasila, tetapi lebih ditentukan oleh perilaku dan tindakan Pancasilais sehari-hari.

“Gak usah banyak berdekat tentang Pancasila. Jadilah Pancasila,” terangnya.

Mendampingi Rektor, Mochamad Sodik, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISHUM), menegaskan komitmen UIN Sunan Kalijaga pada nilai-nilai kebangsaan dan Pancasila.

“Semoga ke depan kita akan menghasilkan lulusan yang berdaya saing sekaligus berjiwa Pancasila,” urainya

Sementara itu dalam acara Webinar menghadirkan pembicara Dr Ali Imron (Kaprodi Ilmu Al-Qur’an Tafsir), Resti Lutfiani (Gerakan Pembumian Pancasila), dan Ulin Nuha Ahmad (alumni FISHUM).

Kegiatan tersebut diikuti 120 orang dari UIN Sunan Kalijaga dan umum. Untuk mencegah penularan covid-19, mereka yang hadir di gedung FISHUM menaati protokol kesehatan. (YN).

Peristiwa

Hukum & Kriminal

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading

Tulis Komentar Anda

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkini Lainnya

Pjs Bupati Klaten Tinjau 5 Obyek Wisata air di Klaten

Pjs Bupati Klaten Cek 5 Obyek Wisata di Klaten. Lima obyek wisata yang di tinjau…

Peringati Maulud Nabi 1442 H warga Lereng Gunung Merapi Desa Kepuharjo Cangkringan Sleman Gelar Kenduri Bersama

Peringati Maulud Nabi 1442 H warga Lereng Gunung Merapi Desa Kepuharjo Cangkringan Sleman gelar Kenduri…

SMP N 2 Manisrenggo Klaten Siap Uji Coba PTM,Jika Ditunjuk Disdik

SMP N 2 Manisrenggo Klaten Siap Uji Coba PTM,Jika Di tunjuk Disdik. SMP Negeri 2…

Humas Polres Klaten Bagikan Nasi Kotak Peringati Hari Jadi Ke 69

Humas Polres Klaten Bagikan Nasi Kotak Peringati Hari Jadi Ke 69 Jajaran Subbag Humas Polres…

Bawaslu Klaten Menilai Pengawasan Partisipasi Masyarakat Dalam Pilkada Masih Rendah

Bawaslu Klaten menilai Pengawasan Partisipasi Masyarakat dalam Pilkada masih Rendah.. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten…

Puluhan Pemuda Gotong Royong buat Akses Jalan Di Tengah Perkampungan

Puluhan Pemuda gotong Royong  buat Akses jalan di Tengah perkampungan, Puluhan Pemuda warga  Dusun Pucung…

PLN Peduli, YBM PT PLN Klaten Salurkan 250 Paket berupa Uang senilai RP 50 juta di Lima Panti Asuhan Yatim di Klaten

PLN Peduli,YBM PT PLN Klaten salurkan 250 paket senilai Rp 50 juta di lima Panti…

Makam Seluas 657 Meter Persegi di Kas Desa Taskombang Manisrenggo Klaten Bakal Di Terjang Jalan Tol Jogja-Solo

Makam Seluas 657 Meter Persegi  di Kas  Desa Taskombang Manisrenggo Klaten Bakal Di Terjang Jalan…

Ratusan KPM PKH di Desa Taskombang Kecamatan Manisrenggo Klaten Terima Bantuan Beras.

Ratusan KPM PKH di Desa Taskombang Kecamatan Manisrenggo Klaten Terima  Bantuan Beras.  Bantuan Sosial Beras…

12 Kaum Difabel Intlektual Desa Kemudo Prambanan Klaten Mendapat Bantuan 24 Ekor Kambing

Sebanyak 12 Kaum Difabel Intlektual Desa Kemudo Prambanan Klaten mendapat bantuan  24 ekor Kambing. Camat…