Jumat, 22 Januari 2021

Pemuda diharapkan Mampu Tebarkan Narasi Kebangsaan

Angkasanews.id-
Jumat, 4 September 2020 | 14:14WIB
2 menit baca
saat mendaftar di KPU Klaten
saat mendaftar di KPU Klaten
16859678893602362891

Pemuda diharapkan Mampu Tebarkan Narasi Kebangsaan

Nasionalisme tidak bisa dilepaskan dari peranan pemuda. Soekarno, Hatta, Ki Hajar Dewantara, Cipto Mangunkusumo dan masih banyak tokoh pergerakan lain, giat menentang kolonialisme ketika mereka berusia kurang dari 30 tahun.

“Sumpah Pemuda pada tahun 1928 menjadi puncak kesadaran nasionalisme anak muda yang semula bersifat kedaerahan (primordial) menjadi kebangsaan, yang kemudian berbuah pada kemerdekaan. Pencapaian masa pergerakan ini perlu kembali diteladani oleh generasi muda Indonesia saat ini,” tandas Kepala Badan Pembinaan BPIP, Prof. Yudian Wahyudi, saat menjadi pembicara kunci pada acara webinar ‘Muda Merdeka, Bicara Bangsa dan Pancasila’ yang diselenggarakan Senat dan Dewan Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora, UIN Sunan Kalijaga Yogyakkarta, Jumat (4/9/2020).

Kepala BPIP

Di katakan tantangan terhadap kebangsaan tidak berhenti meski sudah merdeka. Ancaman terhadap kesatuan tanah air, bangsa, dan bahasa Indonesia tetap masih ada di antaranya dalam bentuk ancaman militer asing, eksklusivisme beragama, rendahnya literasi media, penyebaran berita hoax, dan kecenderungan masyarakat yang gemar berbicara dalam bahasa asing ketimbang bahasa Indonesia.

Pemuda diharapkan mengembangkan kemampuan dan kecakapan diri agar bisa mengantisipasi ancaman-ancaman kebangsaan tersebut.

“Soekarno muda, Hatta muda, bukan hanya berani. Tetapi mereka juga kelompok intelektual. Pemuda yang andal harus terpelajar dan berkualitas,” ungkapnya

Disisi lain Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Almakin,  mengingatkan untuk mewaspadai kecenderungan generasi muda melupakan warisan kearifan bangsa.

“Jangan sampai seperti Malin Kundang yang melupakan ibunya. Ibu pertiwi dan bahasa Ibu,” katanya

Ia  menegaskan bahwa komitmen pada kebangsaan dan Pancasila tidak semata diukur dari frekuensi berdebat tentang Pancasila, tetapi lebih ditentukan oleh perilaku dan tindakan Pancasilais sehari-hari.

“Gak usah banyak berdekat tentang Pancasila. Jadilah Pancasila,” terangnya.

Mendampingi Rektor, Mochamad Sodik, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISHUM), menegaskan komitmen UIN Sunan Kalijaga pada nilai-nilai kebangsaan dan Pancasila.

“Semoga ke depan kita akan menghasilkan lulusan yang berdaya saing sekaligus berjiwa Pancasila,” urainya

Sementara itu dalam acara Webinar menghadirkan pembicara Dr Ali Imron (Kaprodi Ilmu Al-Qur’an Tafsir), Resti Lutfiani (Gerakan Pembumian Pancasila), dan Ulin Nuha Ahmad (alumni FISHUM).

Kegiatan tersebut diikuti 120 orang dari UIN Sunan Kalijaga dan umum. Untuk mencegah penularan covid-19, mereka yang hadir di gedung FISHUM menaati protokol kesehatan. (YN).

Peristiwa

Hukum & Kriminal

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading

Tulis Komentar Anda

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkini Lainnya

Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo Di Calonkan Sebagai Kapolri PCNU Klaten Mendukung

Komjen Pol Listyo Sigit Prabawo Di Calonkan Sebagai Kapolri PCNU Klaten Mendukung. Penunjukan Komjen Pol…

Meskipun Pandemi Covid 19 PAD Pasar Di Klaten Capai 100 Persen Lebih

  Meskipun Pandemi Covid PAD Pasar Di Klaten Capai 100 Persen Lebih. Target Pendapatan Asli…

Polres Klaten Memberikan Penghargaan Kepada 30 Anggotanya Yang Berprestasi

  Polres Klaten memberikan Penghargaan Kepada 30 Anggotanya Yang Berprestasi. Polres Klaten melaksanakan upacara pemberian…

Warga Desa Sidorejo Klaten Belum Mengungsi Meskipun Di KRB Tiga Merapi,Alasan Guguran Lava Pijar Mengarah Ke Barat

Warga Desa Sidorejo Klaten  Belum Mengungsi Meskipun Di KRB 3  Merapi karena Guguran lava Pijar…

Polres Klaten dan Unsur Terkait Gencar Operasi Yustisi Pendisiplinan Protokol Kesehatan Untuk Cegah Covid 19

Polres Klaten Dan Unsur Terkait Gencar Operasi Yustisi Pendisiplinan Protokol Kesehatan untuk Cegah Covid 19….

Muspika Edarkan Surat Bupati dan Sosialisasi PSBB Untuk Swalayan,Angkringan ,Warung Makan Guna Cegah Covid 19

Muspika, Edarkan Surat Bupati dan Sosialisasi PSBB Bagi Swalayan, Kafe, Warung, Angkringan Untuk Cegah Covid…

Untuk Cegah Covid 19, Swalayan, Angkringan Operasionalnya Di Batasi Hanya Sampai Pukul 19.00 WIB

Untuk Mencegah Covid 19, Swalayan, Angkringan, Warung Makan Operasionalnya di Batasi Hanya Sampai Pukul 19.00.Wib….

Pemdes Tamanmartani Sleman Siap Layani Secara Prima Kepada Masyarakat Dengan Jemput Bola

Pemdes Tamanmartani Sleman Siap Layani secara Prima Kepada Masyarakat Dengan Jemput Bola. Pemerintah Desa Taman…

Anggaran 4,6 Milyar Untuk Bangun Wisata Kuliner Rowo Jombor

Anggaran 4,6 Milyar Untuk Bangun Wisata Kuliner Rowo Jombor. Pembangunan wisata kuliner yang terletak di…

Untuk Meningkatkan Kemampuan Polres Klaten Gelar Latihan Menembak.

Untuk Meningkatkan Kemampuan Polres Klaten Gelar Latihan Menembak. Polres Klaten menggelar latihan menembak bagi anggotanya…