Kamis, 21 Januari 2021

231 Bidang Di Desa Joton, Klaten Terkena Proyek Jalan Tol Jogja-Solo

Angkasanews.id-
Rabu, 19 Agustus 2020 | 15:44WIB
2 menit baca
Ssosialisasi Jalan Tol Jogja-Solo
Ssosialisasi Jalan Tol Jogja-Solo
16859678893602362891

Sebanyak 231 bidang di Desa Joton Kecamatan Jogonalan Klaten terkena proyek jalan Tol Jogja-Solo

Staf PPK jalan Tol Jogja –Solo dari Kementrian PUPR Beni Nadhir mengatakan, ada 231 bidang di desa Joton yang terkena Proyek Jalan Jogja-Solo yakni seperti sawah, rumah  dengan luas 283.527 meter pesergi. Kebutuhan mainroad dan interzinc simpang susun yang menuju ke Prambanan dan Manisrenggo, jadi kebutuhan lahan di Desa Joton lumayan banyak” tandasnya kepada wartawan usai sosialisai jalan tol di auala Desa Joton (19/8/20).

Di katakannya terkait ganti rugi bangunan akan di hitung bagi mereka yang terkena proyek jalan Tol Jogja-Solo. Bangunan yang terkena rumahnya, yang punya usaha, ada tanamannya, listriknya berapa juga akan di hitung dan ada nilai ganti rugi fisik.

Kemudian nilai transaksi masa tunggu setelah terbit penlok tanah mereka dikunci dan tidak boleh ada jual beli itu nanti dia ada nilainya” ungkapnya.

Lebih lanjut Beni mengatakan, warga Desa rata-rata sudah mengetahui terkait adanya Penlok. Setelah melakukan pematokan tanda batas, maka pelaksanaannya dilakukan oleh kantor pertanahan, kemudian diukur dan mengundang warga untuk musyawarah. Bentuk ganti rugi nantinya akan disampaikan yang terkena proyek jalan tol sekian sisa sekian, nilainya berapa pun akan disampaikan kembali.

Wilayah Klaten ada 4 exit yakni Kecamatan Karanganom, Ngawen, Prambanan, Manisrenggo, itu istilah titik keluar masuk 3 simpang susun” katanya.

Sementara itu Kepala desa Joton Aris Gunawan mengatakan, terkait wilayah Desa Joton yang terkena jalan tol Jogja-Solo dengan harapan nantinya ganti untung yang diterima masyarakat akan  sesuai dengan harapan. Karena yang terdampak jalan tol ada sekitar 80 KK dan maunya masyarakat bisa di relokasi di tanah kas Desa, sedangkan terkait ganti untung belum tahu nominalnya berapa karena warganya kalau boleh milih permukimannya lebih baik tidak terkena, karena ini merupakan progam pemerintah mau tidak mau ya harus menerimanya” jelasnya.

Kades Desa Joton, Klaten

 

Disi lain Perangkat Desa Joton Wakijo 55 tahun mengatakan, rumahnya dengan pekarangan miliknya seluas 660 meter warisan dari neneknya  juga terkena jalan Tol Jogja-Solo, ia juga merasa bingung untuk cari gantinya dimana, akan bertempat tinggal dimana nanti karena mencari lahan saat ini juga sulit.

Terkait rumahnya yang terkena Proyek jalan Tol Jogja-Solo tersebut, dengan harapan  mendapatkan untung yang banyak, harapannya tentu di sediakan tempat reloksi paling tidak membuat kita tenang karena kalau beli tanah tidak semudah beli kacang di warung maupun tempe” pungkasnya. (YN)

Peristiwa

Hukum & Kriminal

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading

Tulis Komentar Anda

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkini Lainnya

Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo Di Calonkan Sebagai Kapolri PCNU Klaten Mendukung

Komjen Pol Listyo Sigit Prabawo Di Calonkan Sebagai Kapolri PCNU Klaten Mendukung. Penunjukan Komjen Pol…

Meskipun Pandemi Covid 19 PAD Pasar Di Klaten Capai 100 Persen Lebih

  Meskipun Pandemi Covid PAD Pasar Di Klaten Capai 100 Persen Lebih. Target Pendapatan Asli…

Polres Klaten Memberikan Penghargaan Kepada 30 Anggotanya Yang Berprestasi

  Polres Klaten memberikan Penghargaan Kepada 30 Anggotanya Yang Berprestasi. Polres Klaten melaksanakan upacara pemberian…

Warga Desa Sidorejo Klaten Belum Mengungsi Meskipun Di KRB Tiga Merapi,Alasan Guguran Lava Pijar Mengarah Ke Barat

Warga Desa Sidorejo Klaten  Belum Mengungsi Meskipun Di KRB 3  Merapi karena Guguran lava Pijar…

Polres Klaten dan Unsur Terkait Gencar Operasi Yustisi Pendisiplinan Protokol Kesehatan Untuk Cegah Covid 19

Polres Klaten Dan Unsur Terkait Gencar Operasi Yustisi Pendisiplinan Protokol Kesehatan untuk Cegah Covid 19….

Muspika Edarkan Surat Bupati dan Sosialisasi PSBB Untuk Swalayan,Angkringan ,Warung Makan Guna Cegah Covid 19

Muspika, Edarkan Surat Bupati dan Sosialisasi PSBB Bagi Swalayan, Kafe, Warung, Angkringan Untuk Cegah Covid…

Untuk Cegah Covid 19, Swalayan, Angkringan Operasionalnya Di Batasi Hanya Sampai Pukul 19.00 WIB

Untuk Mencegah Covid 19, Swalayan, Angkringan, Warung Makan Operasionalnya di Batasi Hanya Sampai Pukul 19.00.Wib….

Pemdes Tamanmartani Sleman Siap Layani Secara Prima Kepada Masyarakat Dengan Jemput Bola

Pemdes Tamanmartani Sleman Siap Layani secara Prima Kepada Masyarakat Dengan Jemput Bola. Pemerintah Desa Taman…

Anggaran 4,6 Milyar Untuk Bangun Wisata Kuliner Rowo Jombor

Anggaran 4,6 Milyar Untuk Bangun Wisata Kuliner Rowo Jombor. Pembangunan wisata kuliner yang terletak di…

Untuk Meningkatkan Kemampuan Polres Klaten Gelar Latihan Menembak.

Untuk Meningkatkan Kemampuan Polres Klaten Gelar Latihan Menembak. Polres Klaten menggelar latihan menembak bagi anggotanya…