Jumat, 23 April 2021

231 Bidang Di Desa Joton, Klaten Terkena Proyek Jalan Tol Jogja-Solo

Angkasanews.id-
Rabu, 19 Agustus 2020 | 15:44WIB
2 menit baca
Ssosialisasi Jalan Tol Jogja-Solo
Ssosialisasi Jalan Tol Jogja-Solo
16859678893602362891

Sebanyak 231 bidang di Desa Joton Kecamatan Jogonalan Klaten terkena proyek jalan Tol Jogja-Solo

Staf PPK jalan Tol Jogja –Solo dari Kementrian PUPR Beni Nadhir mengatakan, ada 231 bidang di desa Joton yang terkena Proyek Jalan Jogja-Solo yakni seperti sawah, rumah  dengan luas 283.527 meter pesergi. Kebutuhan mainroad dan interzinc simpang susun yang menuju ke Prambanan dan Manisrenggo, jadi kebutuhan lahan di Desa Joton lumayan banyak” tandasnya kepada wartawan usai sosialisai jalan tol di auala Desa Joton (19/8/20).

Di katakannya terkait ganti rugi bangunan akan di hitung bagi mereka yang terkena proyek jalan Tol Jogja-Solo. Bangunan yang terkena rumahnya, yang punya usaha, ada tanamannya, listriknya berapa juga akan di hitung dan ada nilai ganti rugi fisik.

Kemudian nilai transaksi masa tunggu setelah terbit penlok tanah mereka dikunci dan tidak boleh ada jual beli itu nanti dia ada nilainya” ungkapnya.

Lebih lanjut Beni mengatakan, warga Desa rata-rata sudah mengetahui terkait adanya Penlok. Setelah melakukan pematokan tanda batas, maka pelaksanaannya dilakukan oleh kantor pertanahan, kemudian diukur dan mengundang warga untuk musyawarah. Bentuk ganti rugi nantinya akan disampaikan yang terkena proyek jalan tol sekian sisa sekian, nilainya berapa pun akan disampaikan kembali.

Wilayah Klaten ada 4 exit yakni Kecamatan Karanganom, Ngawen, Prambanan, Manisrenggo, itu istilah titik keluar masuk 3 simpang susun” katanya.

Sementara itu Kepala desa Joton Aris Gunawan mengatakan, terkait wilayah Desa Joton yang terkena jalan tol Jogja-Solo dengan harapan nantinya ganti untung yang diterima masyarakat akan  sesuai dengan harapan. Karena yang terdampak jalan tol ada sekitar 80 KK dan maunya masyarakat bisa di relokasi di tanah kas Desa, sedangkan terkait ganti untung belum tahu nominalnya berapa karena warganya kalau boleh milih permukimannya lebih baik tidak terkena, karena ini merupakan progam pemerintah mau tidak mau ya harus menerimanya” jelasnya.

Kades Desa Joton, Klaten

 

Disi lain Perangkat Desa Joton Wakijo 55 tahun mengatakan, rumahnya dengan pekarangan miliknya seluas 660 meter warisan dari neneknya  juga terkena jalan Tol Jogja-Solo, ia juga merasa bingung untuk cari gantinya dimana, akan bertempat tinggal dimana nanti karena mencari lahan saat ini juga sulit.

Terkait rumahnya yang terkena Proyek jalan Tol Jogja-Solo tersebut, dengan harapan  mendapatkan untung yang banyak, harapannya tentu di sediakan tempat reloksi paling tidak membuat kita tenang karena kalau beli tanah tidak semudah beli kacang di warung maupun tempe” pungkasnya. (YN)

Peristiwa

Hukum & Kriminal

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading

Tulis Komentar Anda

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkini Lainnya

BPBD Klaten Gelar Pembekalan Dan Susun Skenario Mitigasi Gempa Bumi

BPBD Klaten Gelar Pembekalan & Susun Skenario Mitigasi Gempa Bumi. : Bertempat di Pendopo Pemkab, Badan…

Imam Sholat Taraweh Positif Covid,Masjid Sementara di Tutup

Imam Sholat Taraweh Positif Covid , Masjid Sementara di Tutup Seorang Imam Shalat Tarawih di Masjid…

Polres Klaten Bagikan Takjil dan Masker Gratis Kepada Masyarakat

Polres Klaten Bagikan Takjil dan Masker Gratis Kepada Masyarakat. Polres Klaten membagikan 950 takjil gratis…

Aparat Gabungan Klaten Gelar Operasi Yustisi Untuk Menekan Kasus Covid

Aparat Gabungan di Klaten Gelar Operasi Yustisia Untuk Menekan Kasus Covid. Personel gabungan dari Polres…

Polres Klaten Miliki Gedung Pelayanan Terppadu Berbasis IT

Polres Klaten Miliki Gedung Pelayanan Terpadu Berbasis IT Polres Klaten kini miliki sebuah bangunan yang…

Kapolda Jateng Mengapresiasi Gedung Layanan Terpadu Berbasis IT Polres Klaten

Kapolda Jateng Mengapresiasi  Gedung Layanan Terpadu Berbasis IT Polres Klaten Kapolda Jateng Irjen Pol Drs…

Tahun 2022 Klaten Memprioritaskan Pembangunan Ekonomi

Tahun 2022 Klaten Memprioritaskan  Pembangunan Ekonomi Bupati Klaten Hj. Sri Mulyani membuka Rapat Koordinasi Dan…

Penerimaan BST Warga Terdampak Covid 19 di 3 Desa di Prambanan Klaten

Penerimaan BST Warga Terdampak Covid di 3 Desa di Prambanan Klaten Sebanyak 371 KK Warga…

BST di Desa Taji Klaten Menurun,Warga Mempertanyakan Kades

BST di Desa Taji Klaten Menurun,Warga Mempertanyakan Kades. KBRN, Klaten :Sebanyak 178  KK  Warga Desa…

Warga Taskombang Klaten Nikmati Air Bersih Program Pamsimas

Warga Taskombang Klaten  Menikmati Air Bersih Program Pamsimas. Kepala Desa Taskombang Kecamatan Manisrenggo Klaten Aris…