Jumat, 23 April 2021

Delapan Desa di Kecamatan Jogonalan Klaten bakal di Terjang Pembangunan Jalan Tol Jogja -Solo

Angkasanews.id-
Jumat, 14 Agustus 2020 | 12:58WIB
2 menit baca
Camat Jogonalan, Klaten
Camat Jogonalan, Klaten
16859678893602362891

Delapan Desa di Kecamatan Jogonalan Klaten bakal di terjang Jalan Tol Jogja -Solo

Camat Jogonalan Klaten Sutopo Mengatakan, di Kecamatan Jogonalan ada 18 Desa dan dari jumlah 18  Desa tersebut sebanyak 8 Desa akan terkena proyek pembangunan Jalan tol Jogja-Solo. 8 Desa tersebut yakni Desa Wonoboyo, Somopuro,Tangkisan, Dompyongan, Joton, Tambakan, Prawatan dan Desa Granting, sedangkan tempat-tempat yang terkena Proyek jalan Tol Jogja-Solo seperti pekarangan, sawah, Sekolah Dasar, Masjid, Kas Desa, sungai juga tempat Wisata” tandasnya jumat (14/8/20).

Ia menghimbau kepada warga  yg terdampak Proyek Pembanguanan jalan Tol Jogja-solo untuk bisa menerima akan hal tersebut karena merupakan program dari pemerintah pusat sehingga apapun warga yg terkena dampak jalan tol ini harus bisa ikhlas.

Untuk  menghindari calo-calo tanah yang datang ke kelurahan sampai saat ini memang belum ada dan semoga saja tidak ada. Ia berharap kepada warga yang terdampak Jalan Tol untuk mengikuti ketentuan dan aturan dari Pemerintah karena sumber informasi yang pertama dari provinsi, Kabupaten, Kecamatan dan Desa. Maka dari itu bila ada orang-orang yang tidak bertanggung jawab tidak usah di layani” ungkapnya.

Lebih lanjut Camat Jogonalan Sutopo mengatakan, kepada warga yang lahannya terkena proyek jalan tol untuk tidak perlu dijual terlebih dahulu dan tidak perlu tergesa-gesa, nanti saya kira pemerintah sudah memperhitungkan beserta kemudian nanti imbalan, gantinya akan lebih tinggi.

Ia menambahkan  untuk sosialisasi pada tahap pertama di wilayah Kecamatan Jogonalan akan di laksanakan pada tanggal 19 Agustus 2020, warga yang  terkena dampak jalan Tol Jogja- Solo diharapkan untuk  ikut menghadiri sosialisasi tersebut. Sosialisasi akan dihadiri oleh tim dari Kabupaten, tim dari Provinsi dan warga bisa menanyakan apa saja seperti terkait ganti rugi dan lainnya.

Sementara itu kepala Desa Dompyongan Surono mengatakan, di Wilayahnya yang terdampak proyek jalan tol Jogja-Solo kurang lebih 20 hektare, meliputi tanah pertanian dan pemukiman, Sekolah SD, tempat Makam dan juga tanah kas Desa

Tanggapan warga yang terkena dampak jalan tol ini khususnya warga dompyongan yaitu memberikan pemahaman kepada masyarakat kalau jalan tol ini adalah program pemerintah negara. Sehingga disampaikan bisa atau tidak bisa harus ikut karena sesuai dengan pasal 32 di UUD 45 yang berisi tanah dan isi kekayaan alam adalah dikekola oleh pemerintah untuk kesejahteraan masyarakatnya.

Kalau Warga Dompyongan  ya alhamdulillah sampai detik ini tidak ada keluhan, ya memang kalau ditanya antara memilih terkena atau tidak ya jawabannya memilih tidak terkena jadi tidak perlu cari tempat lain” pungkasnya. (YN)

Peristiwa

Hukum & Kriminal

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading

Tulis Komentar Anda

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkini Lainnya

BPBD Klaten Gelar Pembekalan Dan Susun Skenario Mitigasi Gempa Bumi

BPBD Klaten Gelar Pembekalan & Susun Skenario Mitigasi Gempa Bumi. : Bertempat di Pendopo Pemkab, Badan…

Imam Sholat Taraweh Positif Covid,Masjid Sementara di Tutup

Imam Sholat Taraweh Positif Covid , Masjid Sementara di Tutup Seorang Imam Shalat Tarawih di Masjid…

Polres Klaten Bagikan Takjil dan Masker Gratis Kepada Masyarakat

Polres Klaten Bagikan Takjil dan Masker Gratis Kepada Masyarakat. Polres Klaten membagikan 950 takjil gratis…

Aparat Gabungan Klaten Gelar Operasi Yustisi Untuk Menekan Kasus Covid

Aparat Gabungan di Klaten Gelar Operasi Yustisia Untuk Menekan Kasus Covid. Personel gabungan dari Polres…

Polres Klaten Miliki Gedung Pelayanan Terppadu Berbasis IT

Polres Klaten Miliki Gedung Pelayanan Terpadu Berbasis IT Polres Klaten kini miliki sebuah bangunan yang…

Kapolda Jateng Mengapresiasi Gedung Layanan Terpadu Berbasis IT Polres Klaten

Kapolda Jateng Mengapresiasi  Gedung Layanan Terpadu Berbasis IT Polres Klaten Kapolda Jateng Irjen Pol Drs…

Tahun 2022 Klaten Memprioritaskan Pembangunan Ekonomi

Tahun 2022 Klaten Memprioritaskan  Pembangunan Ekonomi Bupati Klaten Hj. Sri Mulyani membuka Rapat Koordinasi Dan…

Penerimaan BST Warga Terdampak Covid 19 di 3 Desa di Prambanan Klaten

Penerimaan BST Warga Terdampak Covid di 3 Desa di Prambanan Klaten Sebanyak 371 KK Warga…

BST di Desa Taji Klaten Menurun,Warga Mempertanyakan Kades

BST di Desa Taji Klaten Menurun,Warga Mempertanyakan Kades. KBRN, Klaten :Sebanyak 178  KK  Warga Desa…

Warga Taskombang Klaten Nikmati Air Bersih Program Pamsimas

Warga Taskombang Klaten  Menikmati Air Bersih Program Pamsimas. Kepala Desa Taskombang Kecamatan Manisrenggo Klaten Aris…