Sabtu, 24 Juli 2021

Delapan Desa di Kecamatan Jogonalan Klaten bakal di Terjang Pembangunan Jalan Tol Jogja -Solo

Angkasanews.id-
Jumat, 14 Agustus 2020 | 12:58WIB
2 menit baca
Camat Jogonalan, Klaten
Camat Jogonalan, Klaten
16859678893602362891

Delapan Desa di Kecamatan Jogonalan Klaten bakal di terjang Jalan Tol Jogja -Solo

Camat Jogonalan Klaten Sutopo Mengatakan, di Kecamatan Jogonalan ada 18 Desa dan dari jumlah 18  Desa tersebut sebanyak 8 Desa akan terkena proyek pembangunan Jalan tol Jogja-Solo. 8 Desa tersebut yakni Desa Wonoboyo, Somopuro,Tangkisan, Dompyongan, Joton, Tambakan, Prawatan dan Desa Granting, sedangkan tempat-tempat yang terkena Proyek jalan Tol Jogja-Solo seperti pekarangan, sawah, Sekolah Dasar, Masjid, Kas Desa, sungai juga tempat Wisata” tandasnya jumat (14/8/20).

Ia menghimbau kepada warga  yg terdampak Proyek Pembanguanan jalan Tol Jogja-solo untuk bisa menerima akan hal tersebut karena merupakan program dari pemerintah pusat sehingga apapun warga yg terkena dampak jalan tol ini harus bisa ikhlas.

Untuk  menghindari calo-calo tanah yang datang ke kelurahan sampai saat ini memang belum ada dan semoga saja tidak ada. Ia berharap kepada warga yang terdampak Jalan Tol untuk mengikuti ketentuan dan aturan dari Pemerintah karena sumber informasi yang pertama dari provinsi, Kabupaten, Kecamatan dan Desa. Maka dari itu bila ada orang-orang yang tidak bertanggung jawab tidak usah di layani” ungkapnya.

Lebih lanjut Camat Jogonalan Sutopo mengatakan, kepada warga yang lahannya terkena proyek jalan tol untuk tidak perlu dijual terlebih dahulu dan tidak perlu tergesa-gesa, nanti saya kira pemerintah sudah memperhitungkan beserta kemudian nanti imbalan, gantinya akan lebih tinggi.

Ia menambahkan  untuk sosialisasi pada tahap pertama di wilayah Kecamatan Jogonalan akan di laksanakan pada tanggal 19 Agustus 2020, warga yang  terkena dampak jalan Tol Jogja- Solo diharapkan untuk  ikut menghadiri sosialisasi tersebut. Sosialisasi akan dihadiri oleh tim dari Kabupaten, tim dari Provinsi dan warga bisa menanyakan apa saja seperti terkait ganti rugi dan lainnya.

Sementara itu kepala Desa Dompyongan Surono mengatakan, di Wilayahnya yang terdampak proyek jalan tol Jogja-Solo kurang lebih 20 hektare, meliputi tanah pertanian dan pemukiman, Sekolah SD, tempat Makam dan juga tanah kas Desa

Tanggapan warga yang terkena dampak jalan tol ini khususnya warga dompyongan yaitu memberikan pemahaman kepada masyarakat kalau jalan tol ini adalah program pemerintah negara. Sehingga disampaikan bisa atau tidak bisa harus ikut karena sesuai dengan pasal 32 di UUD 45 yang berisi tanah dan isi kekayaan alam adalah dikekola oleh pemerintah untuk kesejahteraan masyarakatnya.

Kalau Warga Dompyongan  ya alhamdulillah sampai detik ini tidak ada keluhan, ya memang kalau ditanya antara memilih terkena atau tidak ya jawabannya memilih tidak terkena jadi tidak perlu cari tempat lain” pungkasnya. (YN)

Peristiwa

Hukum & Kriminal

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading

Tulis Komentar Anda

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkini Lainnya

SMP N 2 Karangnongko di Lereng Merapi Gelar MPLS Secara Online Berjalan Lancar

SMP N 2 Karangnongko di Lereng Merapi Gelar MPLS Secara Online Berjalan Lancar Kepala Sekolah…

SMP N 2 Manisrenggo Klaten Gelar MPLS Secara Online

SMP Negeri 2 Manisrenggo Klaten Gelar MPLS Secara Online SMP N 2 Manisrenggo Klaten Jawa…

Kabar Gembira,Pemkab Klaten Membuka 154 Lowongan CPNS

Kabar Gembira, Pemkab Klaten Membuka 154 Lowongan CPNS. Ada kabar gembira bagi masyarakat Klaten, khususnya…

Tekan Covid 19,Polres Klaten Gelar Operasi Yustisi Prokes dan Patroli Penertiban Warung

Tekan Covid 19,Polres Klaten Gelar Operasi Yustisi Prokes dan Patroli Penertiban Warung Saat ini PPKM…

Pemcam Manisrenggo Klaten Lengkapi Sarana dan Prasarana Tempat Isolasi Terpusat Pasien Covid 19

Pemcam Manisrenggo Klaten Lengkapi Sarana dan Prasarana tempat Isolasi Terpusat pasien Covid 19   KBRN;Klaten…

Cegah Kasus Covid 19,Candi Borobudur Ditutup Sementara

Cegah Kasus Covid 19, Candi Borobudur Ditutup Sementara PT  Taman  Wisata  Candi  Borobudur,  Prambanan  & …

Aparat Gabungan di Klaten Tutup Warung dan Tempat Usaha Yang Buka di Atas Pukul 21.00 Wib

Aparat Gabungan di Klaten Tutup Warung dan Tempat Usaha yang Buka di Atas pukul 21.00…

Kasus Covid 19 di Klaten Menggila Musda KAHMI Dipersingkat

Kasus Covid 19 di Klaten Menggila, Musda KAHMI Dipersingkat Karena Kabupaten Klaten kini sedang zona…

TNI dan Rakyat Gotong Royong Pengecoran Jalan Desa

TNI dan Rakyat Gotong Royong  Pengecoran Jalan Desa TNI dan rakyat yang tergabung dalam TMMD…

Ribuan Warga Jadi Sasaran ,Serbuan Vaksinasi di Klaten

Ribuan Warga Jadi Sasaran ‘Serbuan Vaksinasi’ di Klaten Polres Klaten bersama Kodim dan Pemkab Klaten…