Selasa, 20 Oktober 2020

Pasangan suami istri usia 75 tahun di Desa Sumberharjo Sleman di karuniai anak yang pertama

Angkasanews.id-
Kamis, 27 Agustus 2020 | 14:17WIB
2 menit baca
foto mangku bayi
16859678893602362891

Pasangan suami istri usianya 75 di Desa Sumberharjo Sleman di karuniai anak yang  pertama .

Meski usianya  sudah tidak muda lagi. Pasangan suami istri Suharman (75) dan Paryanti (44) warga Grogol Wetan sumberharjo, Prambanan Sleman  dikaruniai seorang anak pertama. 

Suharman bersama istrinya kepada wartawan Kamis (27/8/20)menceritakan kisah bahagianya tersebut. Bahkan ia tidak menyangka akan dikaruniai anak oleh Alloh SWT meski usianya sudah tidak muda lagi. 

Menurutnya, pasangan yang baru setahun menikah itu langsung mendapat anak pertama yang lahir pada 24 Juni 2020 lalu. Bayi laki-laki yang dilahirkan di RSUD Prambanan Sleman  oleh Suharman diberi nama Herlambang Prastowo. 

“Her artinya air, lambang artinya simbol sedangkan Prastowo artinya prahara. Saya berharap, dengan adanya wabah Covid 19 di negara ini semoga segera hilang, maka dari itu  saya namakan Herlambang Prastowo,” tandasnya

Setelah sebelumnya gagal dipernikahan keduanya, Suharman lantas mempersunting Paryanti. Dua bulan menikah, secara tidak sengaja istrinya memeriksakan kesehatanya karena mempunyai penyakit sesak nafas. 

Di jelaskan Saat diperiksa, ternyata dokter rumah sakit mengatakan kalau Paryanti sedang mengandung. Sontak kabar tersebut membuat keduanya berbahagia, setelah menunggu 9 bulan, akhirnya bayi dilahirkan secara normal. 

“Bayi saya lahir secara normal, dengan berat badan 2,9 kilogram. Saya sangat bahagia sekali, doa saya dikabulkan Alloh SWT dengan memberikan anak,” ungkapnya  

Lebih lanjut Suharman mengatakan  setiap harinya dirinya  bekerja sebagai petani pisang ini, saat persalinan istrinya ia hanya mempunyai uang Rp 300 ribu. Padahal biaya yang dibutuhkan untuk membayar persalinan anknya sekitar Rp 5.13000. 

“Saat itu saya tidak punya uang yang cukup. Tapi alhamdulillah banya dermawan dan masyarakat yang membantu saya untuk membayar biaya di rumah sakit,” katanya. 

Saat ini hari-hari pasangan suami istri ini penuh kebahagiaan dengan kelahiran anak pertama mereka. Namun karena ASI ibunya sudah tidak keluar, si bayi terpaksa harus diberikan susu formula sebagai pengganti ASI. 

“Anak saya di berikan susu formula, karena ASI ibunya tidak tidak keluar. Setiap hari saya bertani pisang kalau istri tidak bekerja, tapi dulu bekerja di sarung tangan,” ucap  kakek yang lahir tahun 1945, sebelum kemerdekaan ini. 

Meski kesulitan ekonomi, banyak warga sipil berganti datang untuk memberikan bantuan kepada pasangan ini. Seperti yang dilakukan pararelawan Tirto Rescue Berbah, yang memberikan bantuan perlengkapan bayi dan sembako. 

Sementara itu relawan Kecamatan Berbah Wahyudi mengatakan “Kami mendapat informasi dari tenan-teman relawan, kalau ada ada kakek yang tidak bekerja punya anak kecil. Makanya kita langsung koordinasi dan memberikan bantuan,” 

Ia berharap bantuan yang diberikan dari relawan  bisa bermanfaat pada pasangan suami istri ini. “Antar sesama harus saling tolong-menolong, semoga ini bisa bermanfaat,” pungkasnya. (yn)

Peristiwa

Hukum & Kriminal

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading

Tulis Komentar Anda

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkini Lainnya

Bumdes Kemudo Makmur Prambanan Klaten Tetap Berjalan Lancar di tengah Pandemi Covid 19

Bumdes Kemudo Makmur Prambanan Klaten tetap berjalan lancar di tengah Pandemi Covid 19. Pengelolaan Badan…

Deklarasi Bersama,Komitmen Tolak Unjuk Rasa Anarkis Masyarakat Klaten

Deklarasi Bersama,Komitmen Tolak Unjuk Rasa Anarkis Masyarakat Klaten.. Polres Klaten dan berbagai elemen masyarakat Klaten…

Pemdes Kebonalas Manisrenggo Klaten Bangun Kantor Desa Baru Senilai Rp 700 Juta.

Pemerintah Desa Kebonalas Kecamatan Manisrenggo Klaten Bangun Kantor Desa baru dengan anggaran senilai RP 700…

Ribuan KK di Kecamatan Manisrenggo Klaten yang terdampak Covid 19 mendapat Bantuan Paket Sembako

Ribuan KK di Kecamatan Manisrenggo Klaten yang terdampak Covid 19 mendapat Bantuan Paket Sembako. KBRN,…

Budidaya Maggot Di Desa Joho Prambanan Klaten Akan Menggandeng Perguruan Tinggi.

Budidaya Maggot Di Desa Joho Prambanan Klaten Akan Menggandeng Perguruan Tinggi. Kepala Desa Joho Sulis…

Pengembang Siapkan Ratusan Rumah Untuk Warga Klaten Yang Terdampak Pembangunan Proyek Jalan Tol Jogja-Solo

Pengembang siapkan Ratusan Rumah untuk warga Klaten yang terdampak Pembangunan Proyek Jalan Tol Jogja-Solo. Unit…

Uji Coba PTM Di SMP N 1 Karangdowo Klaten Tahap Pertama Hingga Ke Empat Berjalan Lancar.

Uji Coba PTM Di SMP N 1 Karangdowo Klaten Tahap Pertama  Hingga Tahap Ke Empat …

Dampak Covid 19, PBB di Kecamatan Karangdowo Klaten baru Capai 75 %

Dampak Covid 19 PBB di Kecamatan Karangdowo Klaten Baru capai 75 %. Akibat Covid-19 pendapatan…

5 SMP N di Klaten Uji Coba PTM berjalan baik dan Lancar

5 SMP N di Klaten Uji Coba  PTM hari pertama  berjalan baik dan Lancar. Kepala…

Kesadaran Warga Kemalang Klaten Cukup Tinggi, PBB Bisa Capai 98 % Meskipun Covid 19

Kesadaran Warga Kemalang Klaten Cukup Tinggi, PBB bisa Capai 98 persen meskipun Covid 19.  …