Jumat, 23 April 2021

Pasangan suami istri usia 75 tahun di Desa Sumberharjo Sleman di karuniai anak yang pertama

Angkasanews.id-
Kamis, 27 Agustus 2020 | 14:17WIB
2 menit baca
foto mangku bayi
16859678893602362891

Pasangan suami istri usianya 75 di Desa Sumberharjo Sleman di karuniai anak yang  pertama .

Meski usianya  sudah tidak muda lagi. Pasangan suami istri Suharman (75) dan Paryanti (44) warga Grogol Wetan sumberharjo, Prambanan Sleman  dikaruniai seorang anak pertama. 

Suharman bersama istrinya kepada wartawan Kamis (27/8/20)menceritakan kisah bahagianya tersebut. Bahkan ia tidak menyangka akan dikaruniai anak oleh Alloh SWT meski usianya sudah tidak muda lagi. 

Menurutnya, pasangan yang baru setahun menikah itu langsung mendapat anak pertama yang lahir pada 24 Juni 2020 lalu. Bayi laki-laki yang dilahirkan di RSUD Prambanan Sleman  oleh Suharman diberi nama Herlambang Prastowo. 

“Her artinya air, lambang artinya simbol sedangkan Prastowo artinya prahara. Saya berharap, dengan adanya wabah Covid 19 di negara ini semoga segera hilang, maka dari itu  saya namakan Herlambang Prastowo,” tandasnya

Setelah sebelumnya gagal dipernikahan keduanya, Suharman lantas mempersunting Paryanti. Dua bulan menikah, secara tidak sengaja istrinya memeriksakan kesehatanya karena mempunyai penyakit sesak nafas. 

Di jelaskan Saat diperiksa, ternyata dokter rumah sakit mengatakan kalau Paryanti sedang mengandung. Sontak kabar tersebut membuat keduanya berbahagia, setelah menunggu 9 bulan, akhirnya bayi dilahirkan secara normal. 

“Bayi saya lahir secara normal, dengan berat badan 2,9 kilogram. Saya sangat bahagia sekali, doa saya dikabulkan Alloh SWT dengan memberikan anak,” ungkapnya  

Lebih lanjut Suharman mengatakan  setiap harinya dirinya  bekerja sebagai petani pisang ini, saat persalinan istrinya ia hanya mempunyai uang Rp 300 ribu. Padahal biaya yang dibutuhkan untuk membayar persalinan anknya sekitar Rp 5.13000. 

“Saat itu saya tidak punya uang yang cukup. Tapi alhamdulillah banya dermawan dan masyarakat yang membantu saya untuk membayar biaya di rumah sakit,” katanya. 

Saat ini hari-hari pasangan suami istri ini penuh kebahagiaan dengan kelahiran anak pertama mereka. Namun karena ASI ibunya sudah tidak keluar, si bayi terpaksa harus diberikan susu formula sebagai pengganti ASI. 

“Anak saya di berikan susu formula, karena ASI ibunya tidak tidak keluar. Setiap hari saya bertani pisang kalau istri tidak bekerja, tapi dulu bekerja di sarung tangan,” ucap  kakek yang lahir tahun 1945, sebelum kemerdekaan ini. 

Meski kesulitan ekonomi, banyak warga sipil berganti datang untuk memberikan bantuan kepada pasangan ini. Seperti yang dilakukan pararelawan Tirto Rescue Berbah, yang memberikan bantuan perlengkapan bayi dan sembako. 

Sementara itu relawan Kecamatan Berbah Wahyudi mengatakan “Kami mendapat informasi dari tenan-teman relawan, kalau ada ada kakek yang tidak bekerja punya anak kecil. Makanya kita langsung koordinasi dan memberikan bantuan,” 

Ia berharap bantuan yang diberikan dari relawan  bisa bermanfaat pada pasangan suami istri ini. “Antar sesama harus saling tolong-menolong, semoga ini bisa bermanfaat,” pungkasnya. (yn)

Peristiwa

Hukum & Kriminal

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading

Tulis Komentar Anda

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkini Lainnya

BPBD Klaten Gelar Pembekalan Dan Susun Skenario Mitigasi Gempa Bumi

BPBD Klaten Gelar Pembekalan & Susun Skenario Mitigasi Gempa Bumi. : Bertempat di Pendopo Pemkab, Badan…

Imam Sholat Taraweh Positif Covid,Masjid Sementara di Tutup

Imam Sholat Taraweh Positif Covid , Masjid Sementara di Tutup Seorang Imam Shalat Tarawih di Masjid…

Polres Klaten Bagikan Takjil dan Masker Gratis Kepada Masyarakat

Polres Klaten Bagikan Takjil dan Masker Gratis Kepada Masyarakat. Polres Klaten membagikan 950 takjil gratis…

Aparat Gabungan Klaten Gelar Operasi Yustisi Untuk Menekan Kasus Covid

Aparat Gabungan di Klaten Gelar Operasi Yustisia Untuk Menekan Kasus Covid. Personel gabungan dari Polres…

Polres Klaten Miliki Gedung Pelayanan Terppadu Berbasis IT

Polres Klaten Miliki Gedung Pelayanan Terpadu Berbasis IT Polres Klaten kini miliki sebuah bangunan yang…

Kapolda Jateng Mengapresiasi Gedung Layanan Terpadu Berbasis IT Polres Klaten

Kapolda Jateng Mengapresiasi  Gedung Layanan Terpadu Berbasis IT Polres Klaten Kapolda Jateng Irjen Pol Drs…

Tahun 2022 Klaten Memprioritaskan Pembangunan Ekonomi

Tahun 2022 Klaten Memprioritaskan  Pembangunan Ekonomi Bupati Klaten Hj. Sri Mulyani membuka Rapat Koordinasi Dan…

Penerimaan BST Warga Terdampak Covid 19 di 3 Desa di Prambanan Klaten

Penerimaan BST Warga Terdampak Covid di 3 Desa di Prambanan Klaten Sebanyak 371 KK Warga…

BST di Desa Taji Klaten Menurun,Warga Mempertanyakan Kades

BST di Desa Taji Klaten Menurun,Warga Mempertanyakan Kades. KBRN, Klaten :Sebanyak 178  KK  Warga Desa…

Warga Taskombang Klaten Nikmati Air Bersih Program Pamsimas

Warga Taskombang Klaten  Menikmati Air Bersih Program Pamsimas. Kepala Desa Taskombang Kecamatan Manisrenggo Klaten Aris…