Selasa, 20 Oktober 2020

Urutan Waktu Peristiwa Pembunuhan Caleg Golkar Sragen di Wonogiri

Angkasanews.id-
Senin, 27 Juli 2020 | 03:57WIB
3 menit baca
Terdakwa pembunuhan Sugimin, Nurhati, berjalan menuju sel tahanan seusai menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Wonogiri, Rabu (14/8/2019). (Solopos/Rudi Hartono)
Terdakwa pembunuhan Sugimin, Nurhati, berjalan menuju sel tahanan seusai menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Wonogiri, Rabu (14/8/2019). (Solopos/Rudi Hartono)
16859678893602362891

Solopos.com, WONOGIRI — Kasus pembunuhan calon anggota legislatif (caleg) DPRD Sragen dari Partai Golkar Sragen Sugimin sudah memasuki persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Wonogiri.

Untuk mengingatkan kembali mengenai kasus ini, berikut kronologi berdasarkan urutan waktu kejadian pembunuhan menggunakan racun tikus yang berlatar hubungan asmara antara dua orang yang sama-sama sudah berkeluarga itu.

Kronologi ini diperoleh Solopos.com dari materi dakwaan yang dibacakan jaksa penuntut umum (JPU) dalam persidangan, Rabu.

3 April 2019

Sugimin yang telah menjalin hubungan asmara dengan Nurhayati, warga Purwosari, Wonogiri, datang ke rumah Nurhayati di Perum Purwosari Asri sambil marah-marah dan meminta uang Rp10 juta kepada istri sirinya itu. Sugimin juga meminta Nurhayati menyiapkan 15.000 amplop yang masing-masing berisi yang Rp50.000 atau totalnya Rp750 juta.

Saat itu Sugimin sampai memukul kepala Nurhayati menggunakan ponsel karena Nurhayati tak mau memenuhi permintaannya. Sugimin dan Nurhayati diketahui kerap cekcok. Sugimin sudah berkali-kali minta uang kepada Nurhayati dan tak jarang kerap disertai ancaman.

Termasuk saat meminta uang Rp750 juta untuk keperluan pencalegan itu, Sugimin mengancam akan menculik anak Nurhayati jika permintaannya tak dipenuhi. Setelah kejadian itu Nurhayati merencanakan pembunuhan.

7 April 2019

Nurhayati bercerita kepada suaminya soal Sugimin yang meminta uang kepadanya serta ancaman akan menculik anaknya. Nurhayati berkata kepada suaminya Sugimin tidak akan berhenti kecuali dia dihabisi.

10 April 2019

Sugimin datang lagi ke rumah Nurhayati di Perum Purwosari Asri, Wonogiri, dengan keluhan sakit perut. Saat itu, Nurhayati yang sudah berniat menghabisi nyawa Sugimin mendapat ide meracuni Sugimin.

Saat Sugimin pergi lagi entah ke mana beberapa saat kemudian, Nurhayati dengan diantar suaminya, Nurwanto, membeli dua kapsul dan empat sachet racun tikus.

11 April 2019

Sugimin datang lagi ke rumah Nurhayati dan masih mengeluhkan sakit perut. Nurhayati kemudian membawa Sugimin ke RS Marga Husada Wonogiri menggunakan mobil. Dalam perjalanan menuju rumah sakit itu, Nurhayati memberi Sugimin kapsul yang sudah diberi racun tikus. Sugimin dirawat di RS Marga Husada selama dua hari.

13 April 2019

Sugimin keluar dari RS Marga Husada dan dibawa pulang ke rumah Nurhayati. Sampai di rumah, suami Nurhayati, Nurwanto, menasihati istrinya agar Sugimin diantar pulang saja ke Sragen. Sekitar pukul 13.00 WIB, Nurhayati kemudian mengantar Sugimin ke Sragen. Di tengah perjalanan, Sugimin sakit lagi dan kemudian dibawa ke RS dr. Oen Solo, Sukoharjo.

15 April 2019

Sugimin membaik setelah dirawat di RS dr. Oen Solo Baru. Awalnya Sugimin meminta diantar pulang ke Sragen. Namun dengan berbagai pertimbangan dan saran Nurhayati, Sugimin akhirnya mau diajak ke rumah Nurhayati di Purwosari, Wonogiri.

Dalam perjalanan kembali ke Wonogiri, Nurhayati kembali memberikan racun tikus kepada Sugimin. Racun tikus itu merupakan hasil racikan Nurwanto yang sebelumnya sudah dipesan oleh Nurhayati agar disiapkan.

Malam harinya, Nurhayati membawa Sugimin ke rumah saudaranya di Giriwoyo menggunakan taksi online. Dalam perjalanan, Nurhayati kembali memberi Sugimin dua butir kapsul berisi racun tikus. Sesampainya di Giriwoyo Sugimin langsung sesak napas dan mulutnya mengeluarkan busa.

Nurhayati kemudian membawa Sugimin kembali ke Wonogiri. Dia meminta ayah dan suaminya untuk menjemput ke Giriwoyo karena taksi online yang dipesan sudah pergi. Nurhayati meminta ayahnya mengarang cerita menemukan Sugimin dalam keadaan sakit di kios dekat SMPN 1 Wonogiri di Giritirto, Wonogiri kota.

16 April 2019

Nurhayati bersama ayah dan suaminya membawa Sugimin ke UGD RSUD dr. Soediran Mangun Sumarmo Wonogiri pada dini hari. Sugimin dinyatakan meninggal dunia beberapa saat kemudian.

 

Sumber : https://www.solopos.com

Peristiwa

Hukum & Kriminal

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading

Tulis Komentar Anda

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkini Lainnya

Bumdes Kemudo Makmur Prambanan Klaten Tetap Berjalan Lancar di tengah Pandemi Covid 19

Bumdes Kemudo Makmur Prambanan Klaten tetap berjalan lancar di tengah Pandemi Covid 19. Pengelolaan Badan…

Deklarasi Bersama,Komitmen Tolak Unjuk Rasa Anarkis Masyarakat Klaten

Deklarasi Bersama,Komitmen Tolak Unjuk Rasa Anarkis Masyarakat Klaten.. Polres Klaten dan berbagai elemen masyarakat Klaten…

Pemdes Kebonalas Manisrenggo Klaten Bangun Kantor Desa Baru Senilai Rp 700 Juta.

Pemerintah Desa Kebonalas Kecamatan Manisrenggo Klaten Bangun Kantor Desa baru dengan anggaran senilai RP 700…

Ribuan KK di Kecamatan Manisrenggo Klaten yang terdampak Covid 19 mendapat Bantuan Paket Sembako

Ribuan KK di Kecamatan Manisrenggo Klaten yang terdampak Covid 19 mendapat Bantuan Paket Sembako. KBRN,…

Budidaya Maggot Di Desa Joho Prambanan Klaten Akan Menggandeng Perguruan Tinggi.

Budidaya Maggot Di Desa Joho Prambanan Klaten Akan Menggandeng Perguruan Tinggi. Kepala Desa Joho Sulis…

Pengembang Siapkan Ratusan Rumah Untuk Warga Klaten Yang Terdampak Pembangunan Proyek Jalan Tol Jogja-Solo

Pengembang siapkan Ratusan Rumah untuk warga Klaten yang terdampak Pembangunan Proyek Jalan Tol Jogja-Solo. Unit…

Uji Coba PTM Di SMP N 1 Karangdowo Klaten Tahap Pertama Hingga Ke Empat Berjalan Lancar.

Uji Coba PTM Di SMP N 1 Karangdowo Klaten Tahap Pertama  Hingga Tahap Ke Empat …

Dampak Covid 19, PBB di Kecamatan Karangdowo Klaten baru Capai 75 %

Dampak Covid 19 PBB di Kecamatan Karangdowo Klaten Baru capai 75 %. Akibat Covid-19 pendapatan…

5 SMP N di Klaten Uji Coba PTM berjalan baik dan Lancar

5 SMP N di Klaten Uji Coba  PTM hari pertama  berjalan baik dan Lancar. Kepala…

Kesadaran Warga Kemalang Klaten Cukup Tinggi, PBB Bisa Capai 98 % Meskipun Covid 19

Kesadaran Warga Kemalang Klaten Cukup Tinggi, PBB bisa Capai 98 persen meskipun Covid 19.  …