Selasa, 20 Oktober 2020

2 Partai Belum Tentukan Sikap Politik di Pilkada Sukoharjo, Tunggu Apa?

Angkasanews.id-
Senin, 27 Juli 2020 | 05:18WIB
2 menit baca
 Ilustrasi pemilu/pilkada. (Solopos/dok)
Ilustrasi pemilu/pilkada. (Solopos/dok)
16859678893602362891

Solopos.com, SUKOHARJO – Menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) Sukoharjo yang diagendakan 9 Desember 2020, sebanyak dua partai politik (parpol) hingga kini belum menentukan sikap politik.

Kedua partai itu yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Demokrat yang masih menunggu instruksi pengurus partai di pusat dalam menghadapi Pilkada Sukoharjo.

Kontestasi politik Pilkada Sukoharjo dipastikan hanya diikuti dua pasangan calon bupati-wakil bupati (cabup-cawabup). Pasangan Joko “Paloma” Santosa-Wiwaha Aji Santosa (Joswi) dan pasangan Etik Rahayu-Agus Santosa (EA) bakal bertarung sengit memperebutkan suara terbanyak saat pelaksanaan pemungutan suara.

Dari delapan partai di parlemen, enam partai di antaranya telah menentukan arah politik dalam Pilkada Sukoharjo. PDIP sebagai partai yang meraih kursi terbanyak di parlemen telah menerbitkan rekomendasi untuk pasangan Etik Suryani-Agus Santosa (EA).

Partai berlambang banteng moncong putih itu kemungkinan besar mempertahankan koalisi dengan Partai Golkar.

Sementara pasangan Joko “Paloma” Santosa-Wiwaha Aji Santosa (Joswi) telah mengantongi rekomendasi dari tiga partai yakni Partai Gerindra, PAN, dan PKS. Belum lama ini, Partai Nasdem merapat ke gerbong Joswi setelah menggelar rapat pleno internal partai.

Artinya, tinggal dua partai yang belum menentukan sikap politik apakah bergabung ke gerbong pasangan EA atau Joswi.

“Bola liar ada di struktural DPP PKB untuk menentukan sikap politik dalam pilkada. Kami sudah merampungkan mekanisme partai di daerah termasuk memaparkan dua pasangan calon yang bertarung dalam pilkada,” kata Ketua DPC PKB Sukoharjo, Syarif Hidayatullah, Sabtu (25/7/2020).

Menentukan Sikap Politik

Syarif telah memaparkan profil dan rekam jejak pasangan EA dan Joswi saat bertemu struktural DPW PKB Jawa Tengah pada beberapa pekan lalu. Hal itu sebagai referensi DPP PKB saat melakukan kajian secara mendalam untuk menentukan sikap politik.

“Masih ada waktu satu bulan sebelum pendaftaran bakal pasangan cabup-cawabup ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sukoharjo pada 4 September. Kami masih menunggu instruksi resmi dari DPP PKB,” ujar dia.

Saat sarasehan dan tasyakuran hari lahir PKB, Syarif meminta agar para kader partai bersabar menunggu instruksi resmi dari DPP PKB.

Senada diungkapkan Ketua DPC Partai Demokrat Sukoharjo, Sugeng Purwoko. Sugeng masih menunggu instruksi DPP Partai Demokrat dalam perhelatan politik lima tahunan di Sukoharjo.

Sugeng menyadari Partai Demokrat hanya memiliki satu kursi di DPRD Sukoharjo sehingga tak ingin jemawa dalam menentukan sikap politik.

“Kami masih menunggu instruksi DPP Partai Demokrat dalam pilkada,” ujar dia.

 

Sumber : https://www.solopos.com

Peristiwa

Hukum & Kriminal

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading

Tulis Komentar Anda

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkini Lainnya

Bumdes Kemudo Makmur Prambanan Klaten Tetap Berjalan Lancar di tengah Pandemi Covid 19

Bumdes Kemudo Makmur Prambanan Klaten tetap berjalan lancar di tengah Pandemi Covid 19. Pengelolaan Badan…

Deklarasi Bersama,Komitmen Tolak Unjuk Rasa Anarkis Masyarakat Klaten

Deklarasi Bersama,Komitmen Tolak Unjuk Rasa Anarkis Masyarakat Klaten.. Polres Klaten dan berbagai elemen masyarakat Klaten…

Pemdes Kebonalas Manisrenggo Klaten Bangun Kantor Desa Baru Senilai Rp 700 Juta.

Pemerintah Desa Kebonalas Kecamatan Manisrenggo Klaten Bangun Kantor Desa baru dengan anggaran senilai RP 700…

Ribuan KK di Kecamatan Manisrenggo Klaten yang terdampak Covid 19 mendapat Bantuan Paket Sembako

Ribuan KK di Kecamatan Manisrenggo Klaten yang terdampak Covid 19 mendapat Bantuan Paket Sembako. KBRN,…

Budidaya Maggot Di Desa Joho Prambanan Klaten Akan Menggandeng Perguruan Tinggi.

Budidaya Maggot Di Desa Joho Prambanan Klaten Akan Menggandeng Perguruan Tinggi. Kepala Desa Joho Sulis…

Pengembang Siapkan Ratusan Rumah Untuk Warga Klaten Yang Terdampak Pembangunan Proyek Jalan Tol Jogja-Solo

Pengembang siapkan Ratusan Rumah untuk warga Klaten yang terdampak Pembangunan Proyek Jalan Tol Jogja-Solo. Unit…

Uji Coba PTM Di SMP N 1 Karangdowo Klaten Tahap Pertama Hingga Ke Empat Berjalan Lancar.

Uji Coba PTM Di SMP N 1 Karangdowo Klaten Tahap Pertama  Hingga Tahap Ke Empat …

Dampak Covid 19, PBB di Kecamatan Karangdowo Klaten baru Capai 75 %

Dampak Covid 19 PBB di Kecamatan Karangdowo Klaten Baru capai 75 %. Akibat Covid-19 pendapatan…

5 SMP N di Klaten Uji Coba PTM berjalan baik dan Lancar

5 SMP N di Klaten Uji Coba  PTM hari pertama  berjalan baik dan Lancar. Kepala…

Kesadaran Warga Kemalang Klaten Cukup Tinggi, PBB Bisa Capai 98 % Meskipun Covid 19

Kesadaran Warga Kemalang Klaten Cukup Tinggi, PBB bisa Capai 98 persen meskipun Covid 19.  …