Jumat, 23 April 2021

Calon Kepala Desa Glagaharjo Sleman Keluhkan Tertundanya Pelaksanaan Pilkades

Angkasanews.id-
Selasa, 18 Agustus 2020 | 14:45WIB
2 menit baca
CALON KADES SUROTO
16859678893602362891

KBRN.Sleman : Calon Kepala Desa (Kades) Glagaharjo Kecamatan Cangkringan Sleman menyayangkan pelaksanaan Pilkades di Sleman tertunda.

Calon Kades Desa Glagaharjo Suroto mengatakan, kaitannya dengan Pilkades hingga sampai saat ini belum terlaksana yang sudah tertunda ke tiga kalinya. Kami sebagai bakal Calon kepala Desa ya sangat menyayangkan dengan di tundanya kembali dampak Covid 19 yang rencananya  Pilkades akhirnya 31 Agustus 2020 juga tertunda lagi” tandasnya (18/8/20).

Di katakannya namanya Kades menurut warga  penting artinya boleh di katakan pemimpin yang paling tinggi di Pemerintahan Desa karena Kades sangat di perlukan warga masyarakat  seperti kondisi saat ini,meskipun sudah ada PLT Kades menurutnya juga belum bisa maksimal dalam bentuk apapun seperti pelayanan kepada Masyarakat mungkin warga masyarakt kalau di wilayah Glagaharjo identik pelayanan yang tidak harus kekantor dengan kondisi ini sedikit menghambat pelayanan warga masyarakat.

Di jelaskan terkait Pilkades  di tunda ini juga ada banyak Pertanyaan ,utamanya bakal bakal calon yang sampai di tunda 3 kali ada apa Sleman ini karena tahap pertama kurang 4 hari di batalkan karena ada Covid 19 ,yang kedua rencana pada 30 Agustus 2020 juga tidak di laksanakan dan juga ada wacana  katanya pada 20 Desember 2020 ,dengan kondisi ini menurutnya repot artinya ini sudah di bikin  belum secara matang matang karena juga punya hajatan besar yakni kaitannya Pilkada”ungkapnya.

Lebih Lanjut Calon Kades Glagaharjo Suroto mengatakan  terkait tertundanya Pilkades juga tidak bisa berbuat apa apa, adanya juga menerima keputusan tersebut karena Kepala Desanya PLT ,Pemerintah Kabuapten Sleman harus benar benar memantau  di 49 Desa justru dengan di undurnya menimbulkan komflik ke warga masyarakat.

Ia menambahkan Pilkades sampai saat ini juga belum ada kejelasan ,dan pihaknya yakin rencana Pilkades pada 20 Desember 2020 belum final  yang artinya mungkin masih melihat perkembangan covid 19 selesainya kapan belum tahu ,intinya Pemkab Sleman harus ekstra mengawal warga masyaratnya di 49 Desa karena sebelum Pilkades  ada Pilkada kaitannya dengan kerawanan kerawanan potensi konflik ada atau tidak kan harus ada Pemantauan.

Sedangkan  tertundanya Pilkades ini tidak akan berpengaruh dengan pendukungnya karena mencalonkan Kades Kembali atas dasar kehendak warga Masyarakat “pungkasnya. (YN)

Peristiwa

Hukum & Kriminal

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading

Tulis Komentar Anda

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkini Lainnya

BPBD Klaten Gelar Pembekalan Dan Susun Skenario Mitigasi Gempa Bumi

BPBD Klaten Gelar Pembekalan & Susun Skenario Mitigasi Gempa Bumi. : Bertempat di Pendopo Pemkab, Badan…

Imam Sholat Taraweh Positif Covid,Masjid Sementara di Tutup

Imam Sholat Taraweh Positif Covid , Masjid Sementara di Tutup Seorang Imam Shalat Tarawih di Masjid…

Polres Klaten Bagikan Takjil dan Masker Gratis Kepada Masyarakat

Polres Klaten Bagikan Takjil dan Masker Gratis Kepada Masyarakat. Polres Klaten membagikan 950 takjil gratis…

Aparat Gabungan Klaten Gelar Operasi Yustisi Untuk Menekan Kasus Covid

Aparat Gabungan di Klaten Gelar Operasi Yustisia Untuk Menekan Kasus Covid. Personel gabungan dari Polres…

Polres Klaten Miliki Gedung Pelayanan Terppadu Berbasis IT

Polres Klaten Miliki Gedung Pelayanan Terpadu Berbasis IT Polres Klaten kini miliki sebuah bangunan yang…

Kapolda Jateng Mengapresiasi Gedung Layanan Terpadu Berbasis IT Polres Klaten

Kapolda Jateng Mengapresiasi  Gedung Layanan Terpadu Berbasis IT Polres Klaten Kapolda Jateng Irjen Pol Drs…

Tahun 2022 Klaten Memprioritaskan Pembangunan Ekonomi

Tahun 2022 Klaten Memprioritaskan  Pembangunan Ekonomi Bupati Klaten Hj. Sri Mulyani membuka Rapat Koordinasi Dan…

Penerimaan BST Warga Terdampak Covid 19 di 3 Desa di Prambanan Klaten

Penerimaan BST Warga Terdampak Covid di 3 Desa di Prambanan Klaten Sebanyak 371 KK Warga…

BST di Desa Taji Klaten Menurun,Warga Mempertanyakan Kades

BST di Desa Taji Klaten Menurun,Warga Mempertanyakan Kades. KBRN, Klaten :Sebanyak 178  KK  Warga Desa…

Warga Taskombang Klaten Nikmati Air Bersih Program Pamsimas

Warga Taskombang Klaten  Menikmati Air Bersih Program Pamsimas. Kepala Desa Taskombang Kecamatan Manisrenggo Klaten Aris…