Selasa, 27 Oktober 2020

Klepon Tidak Islami Viral, Politikus Senior PKS: Mirip Propaganda PKI

Angkasanews.id-
Senin, 27 Juli 2020 | 05:22WIB
2 menit baca
Foto viral klepon tidak Islami. (Istimewa)
Foto viral klepon tidak Islami. (Istimewa)
16859678893602362891

Solopos.com, SOLO – Dua politikus senior Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid dan Tifatul Sembiring turut mengomentari fenomena “Klepon Tidak Islami”. Keduanya menyebut fenomena yang berawal dari gambar meme tersebut adalah fitnah.

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) menyarankan pihak yang menganggap Kue Klepon tidak Islami lebih giat mengaji dan memperpanyak wisata kuliner. “Tiba-tiba ”klepon” dan tidak Islami?! Ngaji lagi yuk, juga wisata kulinernya diperbanyak,” kicau HNW menggunakan akun Twitter @hnurwahid, Selasa (21/7/2020).

HNW menyatakan bahwa Kue Klepon merupakan makanan tradisional yang digemarinya. Bahkan, lanjutnya, ketika rapat mingguan pimpinan PKS, Kue Klepon menjadi hidangan yang selalu ada. “Klepon itu manis & gurih, malah bisa jadi gambaran Islam yang manis & gurih,” tuturnya.

Menurutnya, bergulirnya isu Kue Klepon tidak Islami merupakan propaganda untuk mengalihkan isu krusial di Indonesia. Selain itu, dia menilai isu Kue Klepon tidak Islami cenderung memecah belah bangsa. “Jadi? Lagi ada skenario pengalihan isu? Atau adu domba?,” pungkasnya.

Kata Tifatul Sembiring

Tifatul Sembiring sedikit berbeda dari HNW. Tifatul mengatakan kehebohan klepon yang dianggap bukan jajanan islami mirip seperti propaganda Partai Komunis Indonesia (PKI).

Melalui akun Twitter-nya @tifsembiring, politikus yang gemar membuat pernyataan kntroversial itu menduga isu klepon bukan jajanan islami sengaja dibuat untuk memojokkan ulama dan umat muslim.

Dilihat modusnya, isu “Klepon Islami” itu persis cara propaganda PKI memojokkan Islam dan ulama dari zaman baheula,” kata @tifsembiring via Twitter.

Menurutnya, cara kerja yang demikian mirip dengan propaganda PKI di masa lalu. Ia menilai ada oknum yang sengaja menggiring isu tersebut seolah dibuat oleh umat muslim.

Seolah konten dibuat kalangan Islam, padahal pihak komunis yang memproduksinya agar bisa mengolok, mem-bully Islam dan ulama. Gampang dibaca. Setuju, lur?” lanjutnya.

Cuitan itu pun segera mengundang reaksi beragam dari warganet. Melalui kolom reply, warganet mulai mengeluarkan berbagai pendapat terkait cuitan Tifatul.

 

Sumber  : https://www.solopos.com

Peristiwa

Hukum & Kriminal

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading

Tulis Komentar Anda

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkini Lainnya

SMP N 2 Manisrenggo Klaten Siap Uji Coba PTM,Jika Ditunjuk Disdik

SMP N 2 Manisrenggo Klaten Siap Uji Coba PTM,Jika Di tunjuk Disdik. SMP Negeri 2…

Humas Polres Klaten Bagikan Nasi Kotak Peringati Hari Jadi Ke 69

Humas Polres Klaten Bagikan Nasi Kotak Peringati Hari Jadi Ke 69 Jajaran Subbag Humas Polres…

Bawaslu Klaten Menilai Pengawasan Partisipasi Masyarakat Dalam Pilkada Masih Rendah

Bawaslu Klaten menilai Pengawasan Partisipasi Masyarakat dalam Pilkada masih Rendah.. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten…

Puluhan Pemuda Gotong Royong buat Akses Jalan Di Tengah Perkampungan

Puluhan Pemuda gotong Royong  buat Akses jalan di Tengah perkampungan, Puluhan Pemuda warga  Dusun Pucung…

PLN Peduli, YBM PT PLN Klaten Salurkan 250 Paket berupa Uang senilai RP 50 juta di Lima Panti Asuhan Yatim di Klaten

PLN Peduli,YBM PT PLN Klaten salurkan 250 paket senilai Rp 50 juta di lima Panti…

Makam Seluas 657 Meter Persegi di Kas Desa Taskombang Manisrenggo Klaten Bakal Di Terjang Jalan Tol Jogja-Solo

Makam Seluas 657 Meter Persegi  di Kas  Desa Taskombang Manisrenggo Klaten Bakal Di Terjang Jalan…

Ratusan KPM PKH di Desa Taskombang Kecamatan Manisrenggo Klaten Terima Bantuan Beras.

Ratusan KPM PKH di Desa Taskombang Kecamatan Manisrenggo Klaten Terima  Bantuan Beras.  Bantuan Sosial Beras…

12 Kaum Difabel Intlektual Desa Kemudo Prambanan Klaten Mendapat Bantuan 24 Ekor Kambing

Sebanyak 12 Kaum Difabel Intlektual Desa Kemudo Prambanan Klaten mendapat bantuan  24 ekor Kambing. Camat…

Bumdes Kemudo Makmur Prambanan Klaten Tetap Berjalan Lancar di tengah Pandemi Covid 19

Bumdes Kemudo Makmur Prambanan Klaten tetap berjalan lancar di tengah Pandemi Covid 19. Pengelolaan Badan…

Deklarasi Bersama,Komitmen Tolak Unjuk Rasa Anarkis Masyarakat Klaten

Deklarasi Bersama,Komitmen Tolak Unjuk Rasa Anarkis Masyarakat Klaten.. Polres Klaten dan berbagai elemen masyarakat Klaten…