Senin, 19 April 2021

Viral Pernyataan Gibran 2018 Enggan Masuk Politik: Bukan Bidangnya

Angkasanews.id-
Senin, 27 Juli 2020 | 05:20WIB
3 menit baca
 Postingan Mardigu Wowiek soal Gibran Rakabuming Raka(Istimewa/Instagam/mardiguwp)
Postingan Mardigu Wowiek soal Gibran Rakabuming Raka(Istimewa/Instagam/mardiguwp)
16859678893602362891

Solopos.com, SOLO – Majunya Gibran Rakabuming Raka di Pemilihan Wali Kota Solo rupanya menarik perhatian pengamat geopolitik Mardigu Wowiek Prasantyo. Pria yang akrab disapa Bossman Sontoloyo ini mengunggah tangkapan layar berita tahun 2018 soal pernyataan Gibran yang enggan melangkah ke dunia politik.

Gibran: Kasihan Rakyat Kalau Ada Dinasti Politik” demikian judul berita Kumparan yang diunggah ulang Mardigu di akun Instagramnya. Berita itu terbit pada 11 Maret 2018 saat Gibran belum masuk dalam kontestasi politik.

Dalam berita itu, Gibran diwawancarai usai acara Fun Opening Sang Pisang X Markobar di Jalan Raden Saleh, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (11/3/2018). Saat itu Gibran menyampaikan keengganannya maju ke dunia politik meski ayahnya seorang Presiden. Dia juga menjawab soal politik dinasti.

Gibran mengatakan bapaknya tidak memiliki partai sedangkan politik bukanlah bidang yang selama ini dia geluti. Menurut Gibran, jika anggota keluarganya terlibat politik, maka akan membuat rakyat susah.

Caption Mardigu

Mardigu lantas mengunggah tangkapan layar berita dengan tampilan judul yang cukup menonjol. Mardigu menulis “Ini panggilan rakyat yang di dengar di istana.”

Katanya lagi, Solo perlu pemimpin muda. “Selamat dan sukses.”

Sejak diunggah 18 Juli 2020, gambar ini telah disukai 39.821 akun dan paling ramai dikomentari dibanding unggahan Mardigu sebelum-sebelumnya.

Sejumlah netizen tampak berkomentar sinis, sedangkan beberapa mencoba menerjemahkan maksud dari caption Mardigu.

 

Terlalu sadis sarkasmu…by afghan,” figurap.

Sarkasnya kena!” bimasarap.

2018 ngomong gt,2020 lain lg,ya gitu deh lain dulu lain skrg seperti si nganu ?” iim_dahiman.

Ini sama dgn dilarang mudik tp boleh pulang kampung??” yuniar6181.

Kekuasaan memang memabukkan,” i_am_davidcimot.

Anjay ngomongin diri sendiri,” wn_zahid.

Pernyataan Gibran

Gibran Rakabuming Raka membantah keiikutsertaannya dalam kontestasi Pilkada 2020 disebut sebagai bentuk dinasti politik. Selama ini ada beberapa pihak yang menyebut Gibran aji mumpung lantaran sang ayah menjabat sebagai kepala negara.

Gibran Rakabuming Raka menegaskan majunya dia sebagai bakal calon wali (cawali) kota Solo melalui proses demokrasi bertahap dan berjenjang. Sebagai bakal cawali Solo dirinya bisa mendapatkan rekomendasi atau pun tidak, serta bisa dipilih atau tidak oleh warga.

“Kalau masih ada yang menanyakan, kalau ada yang berprasangka buruk, Gibran anake presiden mesti dinasti poltik. Tolong ditanyakan dinastinya di mana. Wong saya ikut kontestasi bisa menang bisa kalah, bisa dicoblos bisa tidak,” katanya kepada Solopos.com seusai bertemu dengan warga di Lapangan Ngaglik, Mojosongo, Solo, Minggu (5/1/2020).

Gibran Rakabuming Raka mengaku sudah menyiapkan sederet program unggulan pembangunan Solo ke depan yang ditargetkan untuk meningkatkan kesejahteraan warga. Saat ini program unggulan itu sedang disiapkan untuk dipaparkan kepada warga.

“Nanti akan saya paparkan progam unggulan saya, visualnya ada. Silakan nanti dinilai, silakan dibantu juga untuk menyebarkan kepada masyarakat. Mohon doa restu dan dukungan seluruh warga Mojosongo dan Kota Solo,” seru dia.

 

Sumber : https://www.solopos.com

Peristiwa

Hukum & Kriminal

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading

Tulis Komentar Anda

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkini Lainnya

BST di Desa Taji Klaten Menurun,Warga Mempertanyakan Kades

BST di Desa Taji Klaten Menurun,Warga Mempertanyakan Kades. KBRN, Klaten :Sebanyak 178  KK  Warga Desa…

Warga Taskombang Klaten Nikmati Air Bersih Program Pamsimas

Warga Taskombang Klaten  Menikmati Air Bersih Program Pamsimas. Kepala Desa Taskombang Kecamatan Manisrenggo Klaten Aris…

Warga Terdampak Covid di Desa Kemudo Klaten Terima BST Kemensos

Warga Terdampak Covid di Desa Kemudo Klaten Terima  BST Kemensos. KBRN, Klaten :Sebanyak 147 KK…

Polres Klaten Bagikan 1200 Takjil Gratis di Jalan Raya

Polres Klaten bagikan 1200 Takjil Gratis di Jalan Raya, Polres Klaten membagikan 1200 takjil gratis…

Penerima BST Kemensos Menurun di Desa Tijayan klaten ,di Pertanyakan warga

Penerima BST Kemensos  Menurun di Desa Tijayan Klaten ,Dipertanyakan Warga. Kepala Desa Tijayan Kecamatan Manisrenggo…

Polres Klaten Bantu Sembako Untuk Warga Terdampak Covid 19 di Manisrenggo Klaten

Polres Klaten Bantu  Sembako Untuk Warga Terdampak Covid 19 W di Manisrenggo Klaten Polres Klaten…

Inovasi Layanan Masyarakat Polres Klaten,Program Polisi Masuk Desa

    Inovasi Layanan Masyarakat Polres Klaten,Program Polisi Masuk Desa. KBRN, Klaten : Jajaran Polres…

Harga Sembako di Pasar Tradisional Klaten Masih Normal

Harga Sembako di Pasar Tradisional  Klaten Masih Normal. . KBRN.Klaten :Untuk mengetahui stock barang barang…

Polres Klaten Bagikan Ribuan Takjil Gratis di Jalan Raya

Polres Klaten Bagikan Ribuan Takjil Gratis di Jalan Raya. Kepolisian Resor (Polres) Klaten membagikan ribuan…