Selasa, 27 Oktober 2020

Viral Pernyataan Gibran 2018 Enggan Masuk Politik: Bukan Bidangnya

Angkasanews.id-
Senin, 27 Juli 2020 | 05:20WIB
3 menit baca
 Postingan Mardigu Wowiek soal Gibran Rakabuming Raka(Istimewa/Instagam/mardiguwp)
Postingan Mardigu Wowiek soal Gibran Rakabuming Raka(Istimewa/Instagam/mardiguwp)
16859678893602362891

Solopos.com, SOLO – Majunya Gibran Rakabuming Raka di Pemilihan Wali Kota Solo rupanya menarik perhatian pengamat geopolitik Mardigu Wowiek Prasantyo. Pria yang akrab disapa Bossman Sontoloyo ini mengunggah tangkapan layar berita tahun 2018 soal pernyataan Gibran yang enggan melangkah ke dunia politik.

Gibran: Kasihan Rakyat Kalau Ada Dinasti Politik” demikian judul berita Kumparan yang diunggah ulang Mardigu di akun Instagramnya. Berita itu terbit pada 11 Maret 2018 saat Gibran belum masuk dalam kontestasi politik.

Dalam berita itu, Gibran diwawancarai usai acara Fun Opening Sang Pisang X Markobar di Jalan Raden Saleh, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (11/3/2018). Saat itu Gibran menyampaikan keengganannya maju ke dunia politik meski ayahnya seorang Presiden. Dia juga menjawab soal politik dinasti.

Gibran mengatakan bapaknya tidak memiliki partai sedangkan politik bukanlah bidang yang selama ini dia geluti. Menurut Gibran, jika anggota keluarganya terlibat politik, maka akan membuat rakyat susah.

Caption Mardigu

Mardigu lantas mengunggah tangkapan layar berita dengan tampilan judul yang cukup menonjol. Mardigu menulis “Ini panggilan rakyat yang di dengar di istana.”

Katanya lagi, Solo perlu pemimpin muda. “Selamat dan sukses.”

Sejak diunggah 18 Juli 2020, gambar ini telah disukai 39.821 akun dan paling ramai dikomentari dibanding unggahan Mardigu sebelum-sebelumnya.

Sejumlah netizen tampak berkomentar sinis, sedangkan beberapa mencoba menerjemahkan maksud dari caption Mardigu.

 

Terlalu sadis sarkasmu…by afghan,” figurap.

Sarkasnya kena!” bimasarap.

2018 ngomong gt,2020 lain lg,ya gitu deh lain dulu lain skrg seperti si nganu ?” iim_dahiman.

Ini sama dgn dilarang mudik tp boleh pulang kampung??” yuniar6181.

Kekuasaan memang memabukkan,” i_am_davidcimot.

Anjay ngomongin diri sendiri,” wn_zahid.

Pernyataan Gibran

Gibran Rakabuming Raka membantah keiikutsertaannya dalam kontestasi Pilkada 2020 disebut sebagai bentuk dinasti politik. Selama ini ada beberapa pihak yang menyebut Gibran aji mumpung lantaran sang ayah menjabat sebagai kepala negara.

Gibran Rakabuming Raka menegaskan majunya dia sebagai bakal calon wali (cawali) kota Solo melalui proses demokrasi bertahap dan berjenjang. Sebagai bakal cawali Solo dirinya bisa mendapatkan rekomendasi atau pun tidak, serta bisa dipilih atau tidak oleh warga.

“Kalau masih ada yang menanyakan, kalau ada yang berprasangka buruk, Gibran anake presiden mesti dinasti poltik. Tolong ditanyakan dinastinya di mana. Wong saya ikut kontestasi bisa menang bisa kalah, bisa dicoblos bisa tidak,” katanya kepada Solopos.com seusai bertemu dengan warga di Lapangan Ngaglik, Mojosongo, Solo, Minggu (5/1/2020).

Gibran Rakabuming Raka mengaku sudah menyiapkan sederet program unggulan pembangunan Solo ke depan yang ditargetkan untuk meningkatkan kesejahteraan warga. Saat ini program unggulan itu sedang disiapkan untuk dipaparkan kepada warga.

“Nanti akan saya paparkan progam unggulan saya, visualnya ada. Silakan nanti dinilai, silakan dibantu juga untuk menyebarkan kepada masyarakat. Mohon doa restu dan dukungan seluruh warga Mojosongo dan Kota Solo,” seru dia.

 

Sumber : https://www.solopos.com

Peristiwa

Hukum & Kriminal

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading

Tulis Komentar Anda

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkini Lainnya

SMP N 2 Manisrenggo Klaten Siap Uji Coba PTM,Jika Ditunjuk Disdik

SMP N 2 Manisrenggo Klaten Siap Uji Coba PTM,Jika Di tunjuk Disdik. SMP Negeri 2…

Humas Polres Klaten Bagikan Nasi Kotak Peringati Hari Jadi Ke 69

Humas Polres Klaten Bagikan Nasi Kotak Peringati Hari Jadi Ke 69 Jajaran Subbag Humas Polres…

Bawaslu Klaten Menilai Pengawasan Partisipasi Masyarakat Dalam Pilkada Masih Rendah

Bawaslu Klaten menilai Pengawasan Partisipasi Masyarakat dalam Pilkada masih Rendah.. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten…

Puluhan Pemuda Gotong Royong buat Akses Jalan Di Tengah Perkampungan

Puluhan Pemuda gotong Royong  buat Akses jalan di Tengah perkampungan, Puluhan Pemuda warga  Dusun Pucung…

PLN Peduli, YBM PT PLN Klaten Salurkan 250 Paket berupa Uang senilai RP 50 juta di Lima Panti Asuhan Yatim di Klaten

PLN Peduli,YBM PT PLN Klaten salurkan 250 paket senilai Rp 50 juta di lima Panti…

Makam Seluas 657 Meter Persegi di Kas Desa Taskombang Manisrenggo Klaten Bakal Di Terjang Jalan Tol Jogja-Solo

Makam Seluas 657 Meter Persegi  di Kas  Desa Taskombang Manisrenggo Klaten Bakal Di Terjang Jalan…

Ratusan KPM PKH di Desa Taskombang Kecamatan Manisrenggo Klaten Terima Bantuan Beras.

Ratusan KPM PKH di Desa Taskombang Kecamatan Manisrenggo Klaten Terima  Bantuan Beras.  Bantuan Sosial Beras…

12 Kaum Difabel Intlektual Desa Kemudo Prambanan Klaten Mendapat Bantuan 24 Ekor Kambing

Sebanyak 12 Kaum Difabel Intlektual Desa Kemudo Prambanan Klaten mendapat bantuan  24 ekor Kambing. Camat…

Bumdes Kemudo Makmur Prambanan Klaten Tetap Berjalan Lancar di tengah Pandemi Covid 19

Bumdes Kemudo Makmur Prambanan Klaten tetap berjalan lancar di tengah Pandemi Covid 19. Pengelolaan Badan…

Deklarasi Bersama,Komitmen Tolak Unjuk Rasa Anarkis Masyarakat Klaten

Deklarasi Bersama,Komitmen Tolak Unjuk Rasa Anarkis Masyarakat Klaten.. Polres Klaten dan berbagai elemen masyarakat Klaten…