Sabtu, 24 Juli 2021

1.300-An Keluarga di Solo Batal Dapat Bantuan Sosial Tunai Dari Kemensos

Angkasanews.id-
Senin, 27 Juli 2020 | 05:49WIB
2 menit baca
 Ilustrasi warga mencairkan BST. Anggaran BST berasal dari dana pemulihan ekonomi nasional. (Candra Mantovani/Solopos)
Ilustrasi warga mencairkan BST. Anggaran BST berasal dari dana pemulihan ekonomi nasional. (Candra Mantovani/Solopos)
16859678893602362891

Solopos.com, SOLO — Sedikitnya 1.300 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kota Solo dicoret dari daftar penerima bantuan sosial tunai atau BST Kementerian Sosial (Kemensos).

Pencoretan itu lantaran KPM tersebut sudah terdaftar pada program bantuan sosial (bansos) lain, sudah meninggal dunia, domisili tidak sesuai KTP, hingga merasa sudah mampu.

Kepala Kantor Pos Besar Kota Solo, Elan Pramudiansyah, mengatakan jumlah penerima bantuan bagi warga terdampak pandemi Covid-19 itu kemungkinan masih bisa bertambah. Validasi lapangan masih berlangsung.

Data 1.300-an KPM yang dicoret dari daftar penerima bantuan dari Kemensos itu merupakan hasil penyisiran di 35 dari 54 kelurahan di Kota Solo. Sementara validasi data mulai dari tingkat RT/RW, kelurahan, hingga Dinas Sosial (Dinsos) masih berlangsung.

“Data dari Dinsos kemudian diserahkan kepada Kementerian Sosial, baru data diupdate kepada kami, lalu tinggal menyalurkan,” kata dia saat dihubungi Solopos.com, Rabu (1/7/2020).

Elan mengatakan pada tahap kedua, total penerima BST mencapai 58.288 KPM. Jumlah itu naik sekitar 13.700 KPM dibanding penyaluran tahap pertama.

Data susulan penerima bantuan itu berasal dari usulan Pemerintah Kota Solo dan telah diverifikasi Kemensos. Penyaluran melalui penjadwalan bergelombang di kantor kelurahan sudah selesai pekan lalu.

Jika Tak Diambil Hangus

Mereka yang belum mengambil BST di kelurahan diminta datang langsung ke kantor pos besar. “Data susulan yang masuk tahap kedua bisa mengambil jatah tahap satunya langsung. Jadi tidak menerima Rp600.000 saja, tapi Rp1,2 juta,” jelas Elan.

Batas waktu pengambilan bantuan itu sampai pekan pertama bulan ini. Sesudahnya jika tidak diambil akan hangus meskipun nanti bisa mengajukan kembali melalui kelurahan dan Dinsos.

Pencairan dana bantuan dari Kemensos tahap I dan II di Kota Solo baru terserap sekitar 90 persen. Sejumlah permasalahan menghambat pencairan salah satunya penerima BST berada di daerah lain. Penerima tidak bisa pulang di tengah pembatasan sosial.

Selain itu, ada pula KPM yang sudah meninggal dunia. “Dia ber-KTP Solo, tapi tinggal bersama keluarganya di luar kota. Banyak kasus seperti itu,” tutupnya.

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, mengatakan KPM penerima BST adalah mereka yang terdampak Pandemi Covid-19. Syaratnya mereka tidak terdaftar sebagai penerima bansos lain dari pemerintah pusat.

Bansos pusat tersebut di antaranya Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako, Paket Sembako, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) lain, hingga Kartu Prakerja.

Di samping itu, apabila mereka juga terdaftar sebagai penerima bansos sembako Pemkot, maka harus memilih salah satu.

 

Sumber : https://www.solopos.com

Peristiwa

Hukum & Kriminal

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading

Tulis Komentar Anda

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkini Lainnya

SMP N 2 Karangnongko di Lereng Merapi Gelar MPLS Secara Online Berjalan Lancar

SMP N 2 Karangnongko di Lereng Merapi Gelar MPLS Secara Online Berjalan Lancar Kepala Sekolah…

SMP N 2 Manisrenggo Klaten Gelar MPLS Secara Online

SMP Negeri 2 Manisrenggo Klaten Gelar MPLS Secara Online SMP N 2 Manisrenggo Klaten Jawa…

Kabar Gembira,Pemkab Klaten Membuka 154 Lowongan CPNS

Kabar Gembira, Pemkab Klaten Membuka 154 Lowongan CPNS. Ada kabar gembira bagi masyarakat Klaten, khususnya…

Tekan Covid 19,Polres Klaten Gelar Operasi Yustisi Prokes dan Patroli Penertiban Warung

Tekan Covid 19,Polres Klaten Gelar Operasi Yustisi Prokes dan Patroli Penertiban Warung Saat ini PPKM…

Pemcam Manisrenggo Klaten Lengkapi Sarana dan Prasarana Tempat Isolasi Terpusat Pasien Covid 19

Pemcam Manisrenggo Klaten Lengkapi Sarana dan Prasarana tempat Isolasi Terpusat pasien Covid 19   KBRN;Klaten…

Cegah Kasus Covid 19,Candi Borobudur Ditutup Sementara

Cegah Kasus Covid 19, Candi Borobudur Ditutup Sementara PT  Taman  Wisata  Candi  Borobudur,  Prambanan  & …

Aparat Gabungan di Klaten Tutup Warung dan Tempat Usaha Yang Buka di Atas Pukul 21.00 Wib

Aparat Gabungan di Klaten Tutup Warung dan Tempat Usaha yang Buka di Atas pukul 21.00…

Kasus Covid 19 di Klaten Menggila Musda KAHMI Dipersingkat

Kasus Covid 19 di Klaten Menggila, Musda KAHMI Dipersingkat Karena Kabupaten Klaten kini sedang zona…

TNI dan Rakyat Gotong Royong Pengecoran Jalan Desa

TNI dan Rakyat Gotong Royong  Pengecoran Jalan Desa TNI dan rakyat yang tergabung dalam TMMD…

Ribuan Warga Jadi Sasaran ,Serbuan Vaksinasi di Klaten

Ribuan Warga Jadi Sasaran ‘Serbuan Vaksinasi’ di Klaten Polres Klaten bersama Kodim dan Pemkab Klaten…