Rabu, 27 Januari 2021

Awas! Buang Sampah Sembarangan di Wisata Kemuning Karanganyar, Sanksi Sosial Menanti

Angkasanews.id-
Senin, 27 Juli 2020 | 05:31WIB
2 menit baca
Warga Desa Kemuning bersama Komunitas Peduli Kemuning (KPK) bekerja bakti membersihkan sampah setiap hari Minggu. (Istimewa/Dokumentasi KPK)
Warga Desa Kemuning bersama Komunitas Peduli Kemuning (KPK) bekerja bakti membersihkan sampah setiap hari Minggu. (Istimewa/Dokumentasi KPK)
16859678893602362891

Solopos.com, KARANGANYAR–Warga di kawasan wisata Desa Kemuning bersama Komunitas Peduli Kemuning (KPK) mengusulkan sanksi sosial bagi pengunjung yang nekat membuang sampah sembarangan.

Usulan itu muncul dari keprihatinan warga Kemuning dan KPK melihat sampah berserakan di sepanjang jalan, selokan, dan area objek wisata di kawasan wisata Desa Kemuning.

Mereka menyebut sampah itu berasal dari pengunjung, pedagang, warga, dan pengelola wisata yang kurang peduli terhadap lingkungan. Mereka membuang sampah tidak pada tempatnya.

Warga bersama komunitas berupaya membersihkan sampah sekaligus mengedukasi masyarakat, pelaku usaha, dan pengunjung atau wisatawan. Salah satu caranya, mereka rutin memungut sampah setiap Minggu pada jam-jam padat pengunjung di Kemuning.

Aktivitas itu sudah dilakukan sejak awal Juli. Cara lain, mereka memasang banner di sejumlah lokasi strategis.

“Kami dapat bantuan banner. Kami buat tulisan imbauan agar tidak membuang sampah sembarangan. Silakan menikmati keindahan Kemuning tapi jangan meninggalkan sampah sembarangan. Dipasang di 20 lokasi, seperti sepanjang jalan menuju objek wisata dan lokasi menongkrong,” jelas anggota KPK, Bayu Widhi Prabowo, saat berbincang dengan Solopos.com, Senin (20/7/2020).

Tidak ingin berhenti sampai di situ, Widhi berencana mengusulkan kepada pemerintah desa untuk membuat sanksi sosial bagi masyatakat yang nekat membuang sampah sembarangan.

Tong Sampah

“Harapan kami dari pemerintah desa atau kecamatan mau membuat sanksi sosial untuk masyarakat yang nekat membuang sampah sembarangan,” ujar dia.

Dia juga berharap pemerintah desa maupun kecamatan menyediakan tempat sampah di sejumlah lokasi yang sering dijadikan tempat menongkrong. Menurutnya, tempat sampah sudah disediakan di lokasi objek wisata dan sekitar Terminal Wisata Ngargoyoso.

“Maunya kami di sepanjang jalan itu ada tong sampah. Atau di lokasi tertentu yang sering dijadikan tempat menongkrong,” ujar dia.

 

Sumber : https://www.solopos.com

Peristiwa

Hukum & Kriminal

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading

Tulis Komentar Anda

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkini Lainnya

Polres Klaten Ungkap Sindikat Penipuan Jual Beli Kendaraan Online

Polres Klaten Ungkap Sindikat Penipuan Jual Beli Kendaraan Online. Aparat gabungan dari Polsek Jatinom dan…

Polres Klaten Ringkus Dua Tersangka Pencuri Laptop Dan Handphone

Polres Klaten Ringkus Dua Tersangka  Pencuri Laptop dan Handphone. WNF  (27), warga Desa Koripan, Kecamatan…

1.200 Kader Fatayat NU Klaten Siap Jadi Satgas Protokol Kesehatan Dalam Keluarga

1.200 Kader Fatayat NU Klaten Siap Jadi Satgas Protokol Kesehatan Dalam Keluarga. Menyikapi kondisi penambahan…

Pemkab Klaten Menetapkan Enam Prioritas Pembangunan 2022

Pemkab Klaten Menetapkan Enam Prioritas Pembangunan 2022, Pemerintah Kabupaten Klaten mulai ancang-ancang dalam prioritas pembangunan…

Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo Di Calonkan Sebagai Kapolri PCNU Klaten Mendukung

Komjen Pol Listyo Sigit Prabawo Di Calonkan Sebagai Kapolri PCNU Klaten Mendukung. Penunjukan Komjen Pol…

Meskipun Pandemi Covid 19 PAD Pasar Di Klaten Capai 100 Persen Lebih

  Meskipun Pandemi Covid PAD Pasar Di Klaten Capai 100 Persen Lebih. Target Pendapatan Asli…

Polres Klaten Memberikan Penghargaan Kepada 30 Anggotanya Yang Berprestasi

  Polres Klaten memberikan Penghargaan Kepada 30 Anggotanya Yang Berprestasi. Polres Klaten melaksanakan upacara pemberian…

Warga Desa Sidorejo Klaten Belum Mengungsi Meskipun Di KRB Tiga Merapi,Alasan Guguran Lava Pijar Mengarah Ke Barat

Warga Desa Sidorejo Klaten  Belum Mengungsi Meskipun Di KRB 3  Merapi karena Guguran lava Pijar…

Polres Klaten dan Unsur Terkait Gencar Operasi Yustisi Pendisiplinan Protokol Kesehatan Untuk Cegah Covid 19

Polres Klaten Dan Unsur Terkait Gencar Operasi Yustisi Pendisiplinan Protokol Kesehatan untuk Cegah Covid 19….

Muspika Edarkan Surat Bupati dan Sosialisasi PSBB Untuk Swalayan,Angkringan ,Warung Makan Guna Cegah Covid 19

Muspika, Edarkan Surat Bupati dan Sosialisasi PSBB Bagi Swalayan, Kafe, Warung, Angkringan Untuk Cegah Covid…