Sabtu, 24 Juli 2021

Awas! Buang Sampah Sembarangan di Wisata Kemuning Karanganyar, Sanksi Sosial Menanti

Angkasanews.id-
Senin, 27 Juli 2020 | 05:31WIB
2 menit baca
Warga Desa Kemuning bersama Komunitas Peduli Kemuning (KPK) bekerja bakti membersihkan sampah setiap hari Minggu. (Istimewa/Dokumentasi KPK)
Warga Desa Kemuning bersama Komunitas Peduli Kemuning (KPK) bekerja bakti membersihkan sampah setiap hari Minggu. (Istimewa/Dokumentasi KPK)
16859678893602362891

Solopos.com, KARANGANYAR–Warga di kawasan wisata Desa Kemuning bersama Komunitas Peduli Kemuning (KPK) mengusulkan sanksi sosial bagi pengunjung yang nekat membuang sampah sembarangan.

Usulan itu muncul dari keprihatinan warga Kemuning dan KPK melihat sampah berserakan di sepanjang jalan, selokan, dan area objek wisata di kawasan wisata Desa Kemuning.

Mereka menyebut sampah itu berasal dari pengunjung, pedagang, warga, dan pengelola wisata yang kurang peduli terhadap lingkungan. Mereka membuang sampah tidak pada tempatnya.

Warga bersama komunitas berupaya membersihkan sampah sekaligus mengedukasi masyarakat, pelaku usaha, dan pengunjung atau wisatawan. Salah satu caranya, mereka rutin memungut sampah setiap Minggu pada jam-jam padat pengunjung di Kemuning.

Aktivitas itu sudah dilakukan sejak awal Juli. Cara lain, mereka memasang banner di sejumlah lokasi strategis.

“Kami dapat bantuan banner. Kami buat tulisan imbauan agar tidak membuang sampah sembarangan. Silakan menikmati keindahan Kemuning tapi jangan meninggalkan sampah sembarangan. Dipasang di 20 lokasi, seperti sepanjang jalan menuju objek wisata dan lokasi menongkrong,” jelas anggota KPK, Bayu Widhi Prabowo, saat berbincang dengan Solopos.com, Senin (20/7/2020).

Tidak ingin berhenti sampai di situ, Widhi berencana mengusulkan kepada pemerintah desa untuk membuat sanksi sosial bagi masyatakat yang nekat membuang sampah sembarangan.

Tong Sampah

“Harapan kami dari pemerintah desa atau kecamatan mau membuat sanksi sosial untuk masyarakat yang nekat membuang sampah sembarangan,” ujar dia.

Dia juga berharap pemerintah desa maupun kecamatan menyediakan tempat sampah di sejumlah lokasi yang sering dijadikan tempat menongkrong. Menurutnya, tempat sampah sudah disediakan di lokasi objek wisata dan sekitar Terminal Wisata Ngargoyoso.

“Maunya kami di sepanjang jalan itu ada tong sampah. Atau di lokasi tertentu yang sering dijadikan tempat menongkrong,” ujar dia.

 

Sumber : https://www.solopos.com

Peristiwa

Hukum & Kriminal

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading

Tulis Komentar Anda

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkini Lainnya

SMP N 2 Karangnongko di Lereng Merapi Gelar MPLS Secara Online Berjalan Lancar

SMP N 2 Karangnongko di Lereng Merapi Gelar MPLS Secara Online Berjalan Lancar Kepala Sekolah…

SMP N 2 Manisrenggo Klaten Gelar MPLS Secara Online

SMP Negeri 2 Manisrenggo Klaten Gelar MPLS Secara Online SMP N 2 Manisrenggo Klaten Jawa…

Kabar Gembira,Pemkab Klaten Membuka 154 Lowongan CPNS

Kabar Gembira, Pemkab Klaten Membuka 154 Lowongan CPNS. Ada kabar gembira bagi masyarakat Klaten, khususnya…

Tekan Covid 19,Polres Klaten Gelar Operasi Yustisi Prokes dan Patroli Penertiban Warung

Tekan Covid 19,Polres Klaten Gelar Operasi Yustisi Prokes dan Patroli Penertiban Warung Saat ini PPKM…

Pemcam Manisrenggo Klaten Lengkapi Sarana dan Prasarana Tempat Isolasi Terpusat Pasien Covid 19

Pemcam Manisrenggo Klaten Lengkapi Sarana dan Prasarana tempat Isolasi Terpusat pasien Covid 19   KBRN;Klaten…

Cegah Kasus Covid 19,Candi Borobudur Ditutup Sementara

Cegah Kasus Covid 19, Candi Borobudur Ditutup Sementara PT  Taman  Wisata  Candi  Borobudur,  Prambanan  & …

Aparat Gabungan di Klaten Tutup Warung dan Tempat Usaha Yang Buka di Atas Pukul 21.00 Wib

Aparat Gabungan di Klaten Tutup Warung dan Tempat Usaha yang Buka di Atas pukul 21.00…

Kasus Covid 19 di Klaten Menggila Musda KAHMI Dipersingkat

Kasus Covid 19 di Klaten Menggila, Musda KAHMI Dipersingkat Karena Kabupaten Klaten kini sedang zona…

TNI dan Rakyat Gotong Royong Pengecoran Jalan Desa

TNI dan Rakyat Gotong Royong  Pengecoran Jalan Desa TNI dan rakyat yang tergabung dalam TMMD…

Ribuan Warga Jadi Sasaran ,Serbuan Vaksinasi di Klaten

Ribuan Warga Jadi Sasaran ‘Serbuan Vaksinasi’ di Klaten Polres Klaten bersama Kodim dan Pemkab Klaten…