Jumat, 23 April 2021

Jumlah Ibu Hamil Meningkat Selama Pandemi, Pemkab Wonogiri Gencar Sosialisasi KB

Angkasanews.id-
Senin, 27 Juli 2020 | 05:53WIB
2 menit baca
Wakil Bupati Wonogiri, Edy Santosa (kanan), tengah meninjau proses pelayanan pemasangan implan di Puskesmas Kecataman Girimarto, Wonogiri, Senin (29/6/2020). (Solopos/M. Aris Munandar)
Wakil Bupati Wonogiri, Edy Santosa (kanan), tengah meninjau proses pelayanan pemasangan implan di Puskesmas Kecataman Girimarto, Wonogiri, Senin (29/6/2020). (Solopos/M. Aris Munandar)
16859678893602362891

Solopos.com, WONOGIRI – Jumlah ibu hamil di Kabupaten Wonogiri meningkat selama pandemi Covid-19. Pemkab Wonogiri lantas menyelenggarakan kegiatan pelayanan Keluarga Berencana (KB) serentak, Senin (29/6/2020).

Kegiatan bertajuk “Sejuta Akseptor” tersebut digelar dalam rangka Hari Keluarga Nasional ke-27. Kegiatan tersebut serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia. Di Wonogiri, kegiatan tersebut dipusatkan di Puskesmas Kecamatan Girimarto. Tetapi setiap Puskesmas yang ada di Wonogiri juga menyelenggarakan kegiatan tersebut.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencna dan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKB Dan P3A), Setyarini, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk menginformasikan kepada masyarakat bahwa pelayanan KB di masa pandemi Covid-19 masih tetap berjalan.

Selama pandemi, menurut dia, sebagian akseptor takut mendatangi pelayanan KB. Mereka takut imunnya turun dan khawatir tertular ketika mengikuti KB. Maka dari itu melalui kegiatan tersebut masyarakat diberi edukasi dan pengertian agar tetap menjalankan KB.

Jumlah Ibu hamil di Wonogiri dari Januari hingga April 2020 tercatat ada 5.103 orang. Tetapi sebagian sudah ada yang melahirkan. Di masa pandemi jumlah ibu hamil rata-rata mencapai 100 orang setiap bulan. Menurut Rini, angka tersebut mengalami peningkatan yang tajam. Biasanya hanya kurang dari 50 orang setiap bulannnya.

Target

Target di Wonogiri pada kegiatan KB serentak tersebut sebanyak 1.628 akseptor. Dengan rincian IUD dan Implan sebanyak 171 akseptor, suntik sebanyak 279 akseptor, pill dan kondom sebanyak 1.178 akseptor. Saat ini di Wonogiri ada 105.873 pasangan yang masih subur atau produktif. Pasangan tersebut menjadi sasaran progam KB.

“Intinya kegiatan ini bertujuan untuk mencegah ledakan penduduk pada 2021. Setiap keluarga harus mengikuti KB atau merencanakan keluarga dengan baik. Hal itu dapat ditempuh dengan cara memperhatikan jarak kelahiran. Sehingga bisa tercipta keluarga yang tangguh dan mengedepankan fungsi keluarga,” kata Rini kepada wartawan di sela-sela acara, Senin.

Wakil Bupati Wonogiri, Edy Santosa, mengatakan lonjakan jumlah ibu hamil di tengah pandemi merupakan fenomena menarik. “Gara-gara pandemi, orang dilarang keluar rumah. Di sisi lain justru ada kenaikan jumlah Ibu hamil,” kata dia di sela-sela kegiatan.

Edy mengingatkan agar pandemi jangan dijadikan alasan untuk lalai terhadap komitmen membangun keluarga berencana menuju keluarga tangguh dan sejahtera. Keluarga berencana, menurut dia, dapat membantu pemerintah dalam memerangi kemiskinan.

Pasangan yang sadar akan pentingnya program KB berarti telah berinvestasi jangka panjang. Hasilnya akan dirasakan beberapa waktu mendatang.

 

Sumber : https://www.solopos.com

Peristiwa

Hukum & Kriminal

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading

Tulis Komentar Anda

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkini Lainnya

BPBD Klaten Gelar Pembekalan Dan Susun Skenario Mitigasi Gempa Bumi

BPBD Klaten Gelar Pembekalan & Susun Skenario Mitigasi Gempa Bumi. : Bertempat di Pendopo Pemkab, Badan…

Imam Sholat Taraweh Positif Covid,Masjid Sementara di Tutup

Imam Sholat Taraweh Positif Covid , Masjid Sementara di Tutup Seorang Imam Shalat Tarawih di Masjid…

Polres Klaten Bagikan Takjil dan Masker Gratis Kepada Masyarakat

Polres Klaten Bagikan Takjil dan Masker Gratis Kepada Masyarakat. Polres Klaten membagikan 950 takjil gratis…

Aparat Gabungan Klaten Gelar Operasi Yustisi Untuk Menekan Kasus Covid

Aparat Gabungan di Klaten Gelar Operasi Yustisia Untuk Menekan Kasus Covid. Personel gabungan dari Polres…

Polres Klaten Miliki Gedung Pelayanan Terppadu Berbasis IT

Polres Klaten Miliki Gedung Pelayanan Terpadu Berbasis IT Polres Klaten kini miliki sebuah bangunan yang…

Kapolda Jateng Mengapresiasi Gedung Layanan Terpadu Berbasis IT Polres Klaten

Kapolda Jateng Mengapresiasi  Gedung Layanan Terpadu Berbasis IT Polres Klaten Kapolda Jateng Irjen Pol Drs…

Tahun 2022 Klaten Memprioritaskan Pembangunan Ekonomi

Tahun 2022 Klaten Memprioritaskan  Pembangunan Ekonomi Bupati Klaten Hj. Sri Mulyani membuka Rapat Koordinasi Dan…

Penerimaan BST Warga Terdampak Covid 19 di 3 Desa di Prambanan Klaten

Penerimaan BST Warga Terdampak Covid di 3 Desa di Prambanan Klaten Sebanyak 371 KK Warga…

BST di Desa Taji Klaten Menurun,Warga Mempertanyakan Kades

BST di Desa Taji Klaten Menurun,Warga Mempertanyakan Kades. KBRN, Klaten :Sebanyak 178  KK  Warga Desa…

Warga Taskombang Klaten Nikmati Air Bersih Program Pamsimas

Warga Taskombang Klaten  Menikmati Air Bersih Program Pamsimas. Kepala Desa Taskombang Kecamatan Manisrenggo Klaten Aris…