Senin, 18 Januari 2021

Jumlah Ibu Hamil Meningkat Selama Pandemi, Pemkab Wonogiri Gencar Sosialisasi KB

Angkasanews.id-
Senin, 27 Juli 2020 | 05:53WIB
2 menit baca
Wakil Bupati Wonogiri, Edy Santosa (kanan), tengah meninjau proses pelayanan pemasangan implan di Puskesmas Kecataman Girimarto, Wonogiri, Senin (29/6/2020). (Solopos/M. Aris Munandar)
Wakil Bupati Wonogiri, Edy Santosa (kanan), tengah meninjau proses pelayanan pemasangan implan di Puskesmas Kecataman Girimarto, Wonogiri, Senin (29/6/2020). (Solopos/M. Aris Munandar)
16859678893602362891

Solopos.com, WONOGIRI – Jumlah ibu hamil di Kabupaten Wonogiri meningkat selama pandemi Covid-19. Pemkab Wonogiri lantas menyelenggarakan kegiatan pelayanan Keluarga Berencana (KB) serentak, Senin (29/6/2020).

Kegiatan bertajuk “Sejuta Akseptor” tersebut digelar dalam rangka Hari Keluarga Nasional ke-27. Kegiatan tersebut serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia. Di Wonogiri, kegiatan tersebut dipusatkan di Puskesmas Kecamatan Girimarto. Tetapi setiap Puskesmas yang ada di Wonogiri juga menyelenggarakan kegiatan tersebut.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencna dan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKB Dan P3A), Setyarini, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk menginformasikan kepada masyarakat bahwa pelayanan KB di masa pandemi Covid-19 masih tetap berjalan.

Selama pandemi, menurut dia, sebagian akseptor takut mendatangi pelayanan KB. Mereka takut imunnya turun dan khawatir tertular ketika mengikuti KB. Maka dari itu melalui kegiatan tersebut masyarakat diberi edukasi dan pengertian agar tetap menjalankan KB.

Jumlah Ibu hamil di Wonogiri dari Januari hingga April 2020 tercatat ada 5.103 orang. Tetapi sebagian sudah ada yang melahirkan. Di masa pandemi jumlah ibu hamil rata-rata mencapai 100 orang setiap bulan. Menurut Rini, angka tersebut mengalami peningkatan yang tajam. Biasanya hanya kurang dari 50 orang setiap bulannnya.

Target

Target di Wonogiri pada kegiatan KB serentak tersebut sebanyak 1.628 akseptor. Dengan rincian IUD dan Implan sebanyak 171 akseptor, suntik sebanyak 279 akseptor, pill dan kondom sebanyak 1.178 akseptor. Saat ini di Wonogiri ada 105.873 pasangan yang masih subur atau produktif. Pasangan tersebut menjadi sasaran progam KB.

“Intinya kegiatan ini bertujuan untuk mencegah ledakan penduduk pada 2021. Setiap keluarga harus mengikuti KB atau merencanakan keluarga dengan baik. Hal itu dapat ditempuh dengan cara memperhatikan jarak kelahiran. Sehingga bisa tercipta keluarga yang tangguh dan mengedepankan fungsi keluarga,” kata Rini kepada wartawan di sela-sela acara, Senin.

Wakil Bupati Wonogiri, Edy Santosa, mengatakan lonjakan jumlah ibu hamil di tengah pandemi merupakan fenomena menarik. “Gara-gara pandemi, orang dilarang keluar rumah. Di sisi lain justru ada kenaikan jumlah Ibu hamil,” kata dia di sela-sela kegiatan.

Edy mengingatkan agar pandemi jangan dijadikan alasan untuk lalai terhadap komitmen membangun keluarga berencana menuju keluarga tangguh dan sejahtera. Keluarga berencana, menurut dia, dapat membantu pemerintah dalam memerangi kemiskinan.

Pasangan yang sadar akan pentingnya program KB berarti telah berinvestasi jangka panjang. Hasilnya akan dirasakan beberapa waktu mendatang.

 

Sumber : https://www.solopos.com

Peristiwa

Hukum & Kriminal

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading

Tulis Komentar Anda

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkini Lainnya

Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo Di Calonkan Sebagai Kapolri PCNU Klaten Mendukung

Komjen Pol Listyo Sigit Prabawo Di Calonkan Sebagai Kapolri PCNU Klaten Mendukung. Penunjukan Komjen Pol…

Meskipun Pandemi Covid 19 PAD Pasar Di Klaten Capai 100 Persen Lebih

  Meskipun Pandemi Covid PAD Pasar Di Klaten Capai 100 Persen Lebih. Target Pendapatan Asli…

Polres Klaten Memberikan Penghargaan Kepada 30 Anggotanya Yang Berprestasi

  Polres Klaten memberikan Penghargaan Kepada 30 Anggotanya Yang Berprestasi. Polres Klaten melaksanakan upacara pemberian…

Warga Desa Sidorejo Klaten Belum Mengungsi Meskipun Di KRB Tiga Merapi,Alasan Guguran Lava Pijar Mengarah Ke Barat

Warga Desa Sidorejo Klaten  Belum Mengungsi Meskipun Di KRB 3  Merapi karena Guguran lava Pijar…

Polres Klaten dan Unsur Terkait Gencar Operasi Yustisi Pendisiplinan Protokol Kesehatan Untuk Cegah Covid 19

Polres Klaten Dan Unsur Terkait Gencar Operasi Yustisi Pendisiplinan Protokol Kesehatan untuk Cegah Covid 19….

Muspika Edarkan Surat Bupati dan Sosialisasi PSBB Untuk Swalayan,Angkringan ,Warung Makan Guna Cegah Covid 19

Muspika, Edarkan Surat Bupati dan Sosialisasi PSBB Bagi Swalayan, Kafe, Warung, Angkringan Untuk Cegah Covid…

Untuk Cegah Covid 19, Swalayan, Angkringan Operasionalnya Di Batasi Hanya Sampai Pukul 19.00 WIB

Untuk Mencegah Covid 19, Swalayan, Angkringan, Warung Makan Operasionalnya di Batasi Hanya Sampai Pukul 19.00.Wib….

Pemdes Tamanmartani Sleman Siap Layani Secara Prima Kepada Masyarakat Dengan Jemput Bola

Pemdes Tamanmartani Sleman Siap Layani secara Prima Kepada Masyarakat Dengan Jemput Bola. Pemerintah Desa Taman…

Anggaran 4,6 Milyar Untuk Bangun Wisata Kuliner Rowo Jombor

Anggaran 4,6 Milyar Untuk Bangun Wisata Kuliner Rowo Jombor. Pembangunan wisata kuliner yang terletak di…

Untuk Meningkatkan Kemampuan Polres Klaten Gelar Latihan Menembak.

Untuk Meningkatkan Kemampuan Polres Klaten Gelar Latihan Menembak. Polres Klaten menggelar latihan menembak bagi anggotanya…