Jumat, 23 April 2021

KPU Wonogiri Gandeng Influencer untuk Sosialisasikan Pilkada

Angkasanews.id-
Senin, 27 Juli 2020 | 05:54WIB
2 menit baca
 Ilustrasi Pilkada (JIBI/Antara)
Ilustrasi Pilkada (JIBI/Antara)
16859678893602362891

Solopos.com, WONOGIRI — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wonogiri menargetkan partisipasi pemilih pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati atau Pilkada Wonogiri 2020 mencapai 77,5 persen.

Ketua KPU Wonogiri, Toto Sihsetyo Adi, mengatakan untuk memenuhi target tersebut KPU Wonogiri telah menyiapkan kebijakan dan langkah strategis pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 9 Desember 2020 mendatang.

Tentunya kebijakan tersebut disesuaikan dengan kondisi pandemi Covid-19.

KPU Wonogiri akan menggandeng media partner dan influencer untuk melakukan beberapa kegiatan sekaligus sosialisasi Pilkada. Kegiatan yang dimaksud yakni debat terbuka antarkandidat melalui televisi, konser secara online atau melalui aplikasi zoom, dan lain sebagainya.

“KPU tidak mungkin sosialisasi secara langsung kepada masyarakat di tengah pandemi. Kami meyakini cara-cara tersebut lebih efektif untuk melakukan sosialisasi di saat kondisi seperti ini,” kata dia kepada wartawan di Kantor KPU Wonogiri, Senin (22/6/2020).

Ia mengatakan KPU Wonogiri juga akan melakukan sosialisasi dengan cara woro-woro menggunakan mobil dan pengeras suara di perdesaan layaknya sosialisasi Covid-19 yang sudah berjalan di Wonogiri.

Selain itu KPU juga akan menginstruksikan seluruh jajaran atau struktur pemerintahan hingga tingkat bahwa yakni Ketua Rukun Tetangga agar turut mensosialisasikan pelaksanaan Pilkada.

“Dengan berbagai upaya tersebut, kami berharap masyarakat mengetahui tahapan pelaksanaan pilkada. Sehingga partisipasi pemilih sesuai target meski dalam suasana pandemi,” ujar dia.

Anggaran Pilkada 2020 di Wonogiri, menurut dia, sebesar Rp29,3 miliar. Dengan jumlah tersebut KPU bisa melakukan efisiensi anggaran sebesar Rp2,3 miliar.

Disisi lain penyelenggaraan pilkada di masa pandemi membutuhkan penambahan dana karena ada beberapa hal yang harus dipenuhi, seperti penambahan tempat pemungutan suara (TPS) dan kebutuhan alat perlindungan diri.

Kepadatan Pemilih

Dari 1.919 TPS Pilkada yang sudah direncanakan, saat ini ada penambahan 101 TPS. Sehingga jumlah keseluruhan menjadi 2.020 TPS. Penambahan TPS dalam rangka mengurai kepadatan pemilih.

Sehingga jumlah petugas dan peralatan di TPS juga bertambah. Dana yang dibutuhkan untuk penambahan tersebut sebesar Rp400 juta lebih. Anggaran diambilakan dari dana efisiensi yang berjumlah Rp2,3 miliar, sehingga masih tersisa Rp1,9 miliar.

Kebutuhan APD, lanjut dia, diperuntukkan untuk petugas dan pemilih. Anggaran yang dibutuhkan KPU untuk keperluan tersebut mencapai Rp7,7 miliar. Sisa dana efisiensi sebesar Rp1,9 miliar dialihkan ke anggaran kebutuhan APD.

Sehingga, masih terjadi kekurangan anggaran sekitar Rp5,7 miliar. Kekurangan anggaran untuk APD dimintakan Anggaran Pendapatan Belanja Nasional melalui DIPA KPU pusat.

“Kami berharap pengadaan APD dilakukan oleh pemerintah atau gugus tugas, kami tinggal terima barang. Karena yang mengetahui kriteria, standar dan pengadaan APD yakni gugus tugas,” ujar Toto.

 

Sumber  : https://www.solopos.com

Peristiwa

Hukum & Kriminal

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading

Tulis Komentar Anda

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkini Lainnya

BPBD Klaten Gelar Pembekalan Dan Susun Skenario Mitigasi Gempa Bumi

BPBD Klaten Gelar Pembekalan & Susun Skenario Mitigasi Gempa Bumi. : Bertempat di Pendopo Pemkab, Badan…

Imam Sholat Taraweh Positif Covid,Masjid Sementara di Tutup

Imam Sholat Taraweh Positif Covid , Masjid Sementara di Tutup Seorang Imam Shalat Tarawih di Masjid…

Polres Klaten Bagikan Takjil dan Masker Gratis Kepada Masyarakat

Polres Klaten Bagikan Takjil dan Masker Gratis Kepada Masyarakat. Polres Klaten membagikan 950 takjil gratis…

Aparat Gabungan Klaten Gelar Operasi Yustisi Untuk Menekan Kasus Covid

Aparat Gabungan di Klaten Gelar Operasi Yustisia Untuk Menekan Kasus Covid. Personel gabungan dari Polres…

Polres Klaten Miliki Gedung Pelayanan Terppadu Berbasis IT

Polres Klaten Miliki Gedung Pelayanan Terpadu Berbasis IT Polres Klaten kini miliki sebuah bangunan yang…

Kapolda Jateng Mengapresiasi Gedung Layanan Terpadu Berbasis IT Polres Klaten

Kapolda Jateng Mengapresiasi  Gedung Layanan Terpadu Berbasis IT Polres Klaten Kapolda Jateng Irjen Pol Drs…

Tahun 2022 Klaten Memprioritaskan Pembangunan Ekonomi

Tahun 2022 Klaten Memprioritaskan  Pembangunan Ekonomi Bupati Klaten Hj. Sri Mulyani membuka Rapat Koordinasi Dan…

Penerimaan BST Warga Terdampak Covid 19 di 3 Desa di Prambanan Klaten

Penerimaan BST Warga Terdampak Covid di 3 Desa di Prambanan Klaten Sebanyak 371 KK Warga…

BST di Desa Taji Klaten Menurun,Warga Mempertanyakan Kades

BST di Desa Taji Klaten Menurun,Warga Mempertanyakan Kades. KBRN, Klaten :Sebanyak 178  KK  Warga Desa…

Warga Taskombang Klaten Nikmati Air Bersih Program Pamsimas

Warga Taskombang Klaten  Menikmati Air Bersih Program Pamsimas. Kepala Desa Taskombang Kecamatan Manisrenggo Klaten Aris…