Selasa, 20 Oktober 2020

Perbup New Normal Sragen Terbit, Atur 7 Sektor hingga Sanksi Sosial

Angkasanews.id-
Senin, 27 Juli 2020 | 05:51WIB
2 menit baca
Bupati Sragen Yuni Sukowati menyerahkan surat keterangan sembuh dari Covid-19 kepada perwakilan pasien sembuh saat melepas mereka di halaman Technopark Ganesha Sukowati Sragen, Jumat (22/5/2020). (Solopos/Tri Rahayu)
Bupati Sragen Yuni Sukowati menyerahkan surat keterangan sembuh dari Covid-19 kepada perwakilan pasien sembuh saat melepas mereka di halaman Technopark Ganesha Sukowati Sragen, Jumat (22/5/2020). (Solopos/Tri Rahayu)
16859678893602362891

Solopos.com, SRAGEN — Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) tentang penerapan new normal, Selasa (30/6/2020).

Perbup tersebut No. 33/2020 tentang Penerapan Tatanan Kehidupan Normal Baru untuk Mewujudkan Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19 di Kabupaten Sragen.

Perbup new normal mengatur protokol kesehatan untuk tujuh sektor beserta sanksinya, berupa teguran lisan, teguran tertulis, dan pembinaan pekerjaan sosial sesuai dengan kasusnya.

Ketujuh sektor yang diatur dalam Perbup itu terdiri atas sektor perekonomian, sosial, kesehatan, transportasi, ruang publik, pariwisata, dan keagamaan.

Setiap warga Sragen diwajibkan mengikuti penerapan tatanan kehidupan normal baru (new normal) untuk mewujudkan, mempertahankan, dan meningkatkan derajat kesehatan serta kehidupan sosial ekonomi.

“Perbup itu memang kami keluarkan. Kami akan lihat masyarakat supaya bisa mematuhi dan membaca benar Perbup tersebut,” ujar Yuni saat ditemui wartawan di Sukodono, Sragen, Selasa (30/6/2020).

“Kami berharap masyarakat benar-benar menerapkan new normal dengan benar. Untuk pengawasannya, nanti ada tim gabungan untuk patroli yang dikoordinasi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sragen bersama TNI, Polri, dan instansi terkait lainnya,” tambah dia.

Yuni, sapaan Bupati, optimistis penerbitan Perbup yang dibarengi dengan pencabutan status kejadian luar biasa (KLB) Covid-19 itu tidak akan berdampak pada meningkatnya angka kasus positif di Sragen.

“Tidak berdampak lah tetapi kami harus tetap waspada. Kalau masyarakat patuh [protokol kesehatan] maka kasus Covid-19 bisa dikendalikan dengan baik,” ujarnya.

Yuni menerangkan dalam sepekan terakhir tidak ada peningkatan kasus yang signifikan tetapi angka kasus sembuh justru lebih banyak dan kasus meninggal dunia hanya satu orang.

Rapid Test Massal

Yuni yakin dengan perkembangan kasus Covid-19 yang terus menurun maka Sragen yang sekarang zona kuning segera menuju zona hijau.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen, Sri Subekti, mengatakan rapid test massal sudah bergerak di 20 kecamatan dan Kecamatan Mondokan menjadi kecamatan ke-20 yang disasar tim DKK Sragen, Selasa.

Bekti, sapaan akrabnya, mengatakan rapid test massal di Mondokan menyasar 262 orang dan hasilnya semua non reaktif.

“Total sasaran rapid test massal sekarang sebanyak 5.727 orang. Selain rapid test, DKK juga melakukan swab test terhadap tujuh orang penghuni ruang karantina mandiri di Technopark Sragen plus satu orang yang melakukan rapid test mandiri asal Sambungmacan, Sragen,” katanya.

 

Sumber : https://www.solopos.com

Peristiwa

Hukum & Kriminal

Langganan Konten

Berlangganan buletin kami untuk mendapatkan berita terbaru, berita populer, dan pembaruan eksklusif.

Loading

Tulis Komentar Anda

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkini Lainnya

Bumdes Kemudo Makmur Prambanan Klaten Tetap Berjalan Lancar di tengah Pandemi Covid 19

Bumdes Kemudo Makmur Prambanan Klaten tetap berjalan lancar di tengah Pandemi Covid 19. Pengelolaan Badan…

Deklarasi Bersama,Komitmen Tolak Unjuk Rasa Anarkis Masyarakat Klaten

Deklarasi Bersama,Komitmen Tolak Unjuk Rasa Anarkis Masyarakat Klaten.. Polres Klaten dan berbagai elemen masyarakat Klaten…

Pemdes Kebonalas Manisrenggo Klaten Bangun Kantor Desa Baru Senilai Rp 700 Juta.

Pemerintah Desa Kebonalas Kecamatan Manisrenggo Klaten Bangun Kantor Desa baru dengan anggaran senilai RP 700…

Ribuan KK di Kecamatan Manisrenggo Klaten yang terdampak Covid 19 mendapat Bantuan Paket Sembako

Ribuan KK di Kecamatan Manisrenggo Klaten yang terdampak Covid 19 mendapat Bantuan Paket Sembako. KBRN,…

Budidaya Maggot Di Desa Joho Prambanan Klaten Akan Menggandeng Perguruan Tinggi.

Budidaya Maggot Di Desa Joho Prambanan Klaten Akan Menggandeng Perguruan Tinggi. Kepala Desa Joho Sulis…

Pengembang Siapkan Ratusan Rumah Untuk Warga Klaten Yang Terdampak Pembangunan Proyek Jalan Tol Jogja-Solo

Pengembang siapkan Ratusan Rumah untuk warga Klaten yang terdampak Pembangunan Proyek Jalan Tol Jogja-Solo. Unit…

Uji Coba PTM Di SMP N 1 Karangdowo Klaten Tahap Pertama Hingga Ke Empat Berjalan Lancar.

Uji Coba PTM Di SMP N 1 Karangdowo Klaten Tahap Pertama  Hingga Tahap Ke Empat …

Dampak Covid 19, PBB di Kecamatan Karangdowo Klaten baru Capai 75 %

Dampak Covid 19 PBB di Kecamatan Karangdowo Klaten Baru capai 75 %. Akibat Covid-19 pendapatan…

5 SMP N di Klaten Uji Coba PTM berjalan baik dan Lancar

5 SMP N di Klaten Uji Coba  PTM hari pertama  berjalan baik dan Lancar. Kepala…

Kesadaran Warga Kemalang Klaten Cukup Tinggi, PBB Bisa Capai 98 % Meskipun Covid 19

Kesadaran Warga Kemalang Klaten Cukup Tinggi, PBB bisa Capai 98 persen meskipun Covid 19.  …